Pemanfaatan Limbah Cair Tahu menjadi Pupuk Organik Cair (POC)

Dosen Teknologi Industri Pertanian Unand
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Lisa Rahayu tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cair Tahu Menjadi Pupuk Organik Cair (POC)
Tahu merupakan salah satu makanan yang digemari masyarakat. Pada umumnya proses produksi tahu dihasilkan oleh industri rumahan. Industri tahu sebagai pengolah kedelai menjadi produk tahu tentunya memiliki hasil samping berupa limbah cair dan limbah padat. Limbah cair yang dihasilkan berasal dari proses pencucian kedelai, perendaman kedelai serta pencetakan tahu. Sedangkan limbah padat berasal dari kulit kedelai dan ampas tahu.
Limbah cair tahu harus diolah terlebih dahulu sebelum dibuang ke sungai supaya tidak mencemari air sungai. Namun karena kurangnya pemahaman terkait dalam pengelolaan limbah cair tahu ini, limbah tersebut langsung dibuang ke sungai tanpa ada penanganan terlebih dahulu. Padahal limbah ini mengandung bahan organik yang dapat mencemari perairan dan merusak biota yang hidup diperairan tersebut. Apabila hal ini terjadi terus menerus maka akan berakibat tidak baik untuk makhluk hidup yang ada disekitar.
Oleh karena itu diperlukan perhatian yang lebih terhadap pengelolaan limbah cair tahu untuk mencegah terjadinya pencemaran pada perairan/ sungai.
Pupuk organik cair sebagai solusi
Pupuk organik cair merupakan larutan hasil dari pembusukan bahan-bahan organik yang berasal dari sisa tanaman dan kotoran hewan yang kandungan unsur haranya lebih dari satu unsur. Pupuk organik cair ini bisa dibuat dari limbah cair tahu yang diolah. Adapun menurut Amalia, dkk (2022), tahapan dalam pembuatan pupuk organik cair dari limbah cair tahu yaitu:
1. Dimasukkan 18 liter limbah cair tahu kedalam ember/tong/wadah
2. Ditambahkan 120 ml activator EM4
3. Ditambahkan larutan gula merah 600 ml (gula merah yang sudah dilarutkan)
4. Dilakukan pengadukan dengan pengaduk kayu hingga tercampur rata
5. Ditutup rapat wadah tersebut agar terjadi proses fermentasi secara anaerob dan dibuat lubang untuk menyalurkan gas kedalam botol plastic berisi sedikit air
6. Larutan pupuk dibiarkan selama 15 hari kemudian siap untuk digunakan
Dengan melakukan pengolahan limbah cair tahu menjadi pupuk organik cair ini diharapkan menjadi salah satu solusi dari pengelolaan limbah cair yang dihasilkan dari industri tahu. Sehingga dapat mengurangi terjadinya pencemaran pada perairan disekitar industri tersebut dan juga menghasilkan produk yang bermanfaat bagi pertanian.
