Penerapan Produksi Bersih Pada Industri Tahu

Dosen Teknologi Industri Pertanian Unand
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Lisa Rahayu tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Tahu merupakan salah satu makanan yang digemari oleh masyarakat Indonesia. Hingga saat ini industri pembuatan tahu kebanyakan termasuk kedalam industri skala rumah tangga yang proses produksinya masih dilakukan secara tradisional. Dalam proses produksi tahu biasanya akan menyisakan limbah padat serta limbah cair. Apabila limbah tersebut tidak dilakukan penanganan dengan baik maka akan mengakibatkan terjadinya pencemaran pada lingkungan.

Saat ini, industri tahu menghadapi tantangan yaitu bagaimana menjalankan proses produksi dengan efesien dan ramah lingkungan. Dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat akan isu lingkungan dan kesehatan, maka salah satu konsep yang dapat diterapkan pada industri ini adalah konsep produksi bersih atau clean production.
Apa itu Produksi Bersih?
Produksi bersih merupakan konsep pendekatan yang mengutamakan efisiensi penggunaan sumberdaya dan pengurangan dampak negatif yang dihasilkan terhadap lingkungan. Dalam hal ini berarti, bagaimana caranya agar mengoptimalkan proses produksi tahu untuk mengurangi limbah serta emisi yang dihasilkan.
Langkah Strategis Penerapan Produksi Bersih pada Industri Tahu
Berikut ini beberapa langkah strategis yang dapat dilakukan untuk menerapkan konsep produksi bersih pada industri tahu, yaitu:
Pengelolaan bahan baku. Penggunaan bahan baku yang berkualitas tinggi, seperti pemilihan kedelai sebagai bahan baku yang disertai dengan pemrosesan yang efisien dapat meningkatkan kualitas tahu serta mengurangi sisa produk yang terbuang (limbah).
Penggunaan teknologi yang ramah lingkungan. Penerapan teknologi yang hemat energi serta air dapat mengurangi dampak lingkungan, seperti pada proses pemasakan yang lebih efisien dan sistem pengolahan limbah yang baik merupakan konsep yang dapat diterapkan pada industri tahu.
Pengelolaan limbah. Pengelolaan limbah pada industri tahu akan dapat mengurangi pencemaran yang terjadi di lingkungan sekitar. Misalnya limbah padat yang dihasilkan dapat diolah menjadi pakan ternak, sedangkan limbah cair dapat diolah menjadi pupuk cair ataupun dikelola dengan cara lain.
Pendidikan dan pelatihan. Perlunya edukasi dan pelatihan bagi pelaku usaha industri tahu terkait penerapan konsep produksi bersih.
Dengan menerapkan konsep produksi bersih, industri tahu tidak hanya berkontribusi pada lingkungan seperti pengurangan limbah dan emisi, akan tetapi juga dapat meningkatkan kualitas produk, efisiensi sumberdaya serta meningkatkan daya saing produk yang dihasilkan.
