Matematika di Balik Pemantik Api Tradisional

Penulis Buku Matematika, pemerhati pendidikan Matematika, Dosen Pembantu di Universitas Ottow Geisler Papua.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Loami Gobai tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pernah tidak kita berpikir bahwa dari sepotong kayu dan api kecil kita sebenarnya bisa belajar matematika?
Awalnya saya juga melihat membuat api dengan cara tradisional hanya sebagai sebuah keterampilan sederhana. Ada kayu, ada gerakan yang dilakukan berulang-ulang, kemudian muncul bara dan akhirnya menjadi api. Sederhana sekali kelihatannya.
Tapi ketika saya mulai memperhatikannya lebih jauh, ternyata di dalam proses itu ada banyak hal yang berhubungan dengan matematika. Ada pola gerakan, ada sudut, ada waktu, ada ukuran, bahkan ada hubungan antara satu hal dengan hal lainnya.
Misalnya, semakin cepat atau semakin lama suatu gerakan dilakukan, hasilnya bisa berbeda. Begitu juga dengan ukuran dan posisi kayu. Dari situ saya mulai berpikir, ternyata matematika tidak selalu harus kita temukan di buku, di papan tulis, atau dalam rumus yang panjang.
Matematika ternyata ada di sekitar kita.
Kalau kita melihatnya dari pendekatan etnomatematika, budaya yang selama ini mungkin kita anggap hanya sebagai warisan dari orang-orang terdahulu ternyata bisa menjadi sumber pengetahuan yang menarik. Dari cara membuat api, membuat noken, menganyam, mengukur, sampai berbagai aktivitas sehari-hari, semuanya bisa kita amati dan kita hubungkan dengan konsep matematika.
Jadi, menurut saya, belajar matematika tidak selalu harus dimulai dari angka.
Kadang-kadang, kita bisa memulainya dari sesuatu yang sangat sederhana: sepotong kayu, sebuah gerakan, sebuah pola, dan sebuah api kecil yang menyala.
Api itu memang hanya memberikan cahaya dan panas. Tetapi kalau kita mau memperhatikannya lebih dalam, api kecil itu juga seperti menerangi cara kita melihat bahwa matematika sebenarnya hidup di tengah-tengah masyarakat.
Dan mungkin, di situlah menariknya matematika: ia tidak selalu bersembunyi di balik angka, tetapi sering kali hadir dalam kehidupan kita tanpa kita sadari.
