Konten dari Pengguna

Sampah Plastik di Lingkungan Perlu Dikurangi

Lovely Nahda Yusar Azzahra

Lovely Nahda Yusar Azzahra

Pelajar di SMK TELKOM PURWOKERTO

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Lovely Nahda Yusar Azzahra tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mengapa Sampah Plastik Perlu Dikurangi dalam Kehidupan Sehari-hari?

Sampah plastik merupakan salah satu masalah lingkungan yang sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Hampir setiap hari kita menggunakan plastik, mulai dari bungkus makanan, botol minuman, sampai kantong belanja. Plastik memang praktis dan mudah digunakan, tetapi banyak orang masih membuangnya sembarangan setelah dipakai. Akibatnya, sampah plastik semakin menumpuk dan lingkungan menjadi kotor. Menurut saya, masalah ini perlu diperhatikan karena dapat berdampak pada kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya.

Menurut saya, penggunaan plastik sekali pakai perlu dikurangi karena dapat menimbulkan pencemaran lingkungan dan menambah masalah sampah. Kita tidak harus berhenti menggunakan plastik sepenuhnya, tetapi perlu lebih bijak dalam memilih barang yang digunakan sehari-hari.

Sampah Plastik Dapat Mencemari Lingkungan

Menurut saya, sampah plastik dapat mencemari lingkungan karena masih banyak orang yang membuang plastik sembarangan. Plastik yang dibuang di tanah atau sungai dapat menumpuk dan mengganggu kebersihan lingkungan. Berdasarkan artikel Everything you need to know about plastic pollution dari United Nations Environment Programme (UNEP), manusia menghasilkan lebih dari 430 juta ton plastik setiap tahun dan sebagian besar produk plastik tersebut digunakan dalam waktu singkat sebelum menjadi sampah. Data ini menunjukkan bahwa penggunaan plastik yang berlebihan dapat memperbesar masalah pencemaran lingkungan.

Foto ilustrasi pencemaran sampah plastik di sungai. Sumber: dibuat menggunakan AI ChatGPT, 2026.

Sampah Plastik Dapat Membahayakan Makhluk Hidup

Menurut saya, sampah plastik juga dapat membahayakan makhluk hidup karena hewan bisa memakan plastik atau terjerat oleh sampah yang ada di lingkungan. Dalam artikel UNEP yang sama, dijelaskan bahwa pencemaran plastik dapat memberikan dampak buruk terhadap kehidupan laut dan kesehatan manusia. Hal ini menunjukkan bahwa sampah plastik bukan hanya membuat lingkungan kotor, tetapi juga dapat mengganggu kehidupan makhluk hidup.

Foto ilustrasi penyu laut yang terdampak pencemaran plastik. Sumber: dibuat menggunakan AI ChatGPT, 2026.

Penggunaan Plastik Sekali Pakai Perlu Dikurangi

Menurut saya, penggunaan plastik sekali pakai perlu dikurangi karena banyak plastik hanya digunakan sebentar lalu dibuang. Jika kebiasaan ini terus dilakukan, jumlah sampah plastik akan semakin banyak. UNEP menyarankan agar masyarakat menghindari plastik sekali pakai jika memungkinkan dan menggunakan kembali barang yang masih bisa dipakai. Menurut saya, saran tersebut bisa diterapkan dengan membawa tas belanja sendiri, menggunakan botol minum yang dapat dipakai berulang kali, dan mengurangi penggunaan kantong plastik.

Foto ilustrasi penggunaan barang yang dapat digunakan kembali untuk mengurangi plastik sekali pakai. Sumber: dibuat menggunakan AI ChatGPT, 2026.

Penutup

Dari ketiga alasan tersebut, saya berpendapat bahwa penggunaan plastik sekali pakai perlu dikurangi. Sampah plastik dapat mencemari lingkungan, membahayakan makhluk hidup, dan menambah masalah sampah yang sulit ditangani. Oleh karena itu, kita perlu mulai mengubah kebiasaan dari hal kecil, seperti mengurangi penggunaan kantong plastik dan membawa barang yang dapat digunakan kembali. Dengan begitu, kita dapat ikut menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat.