Konten dari Pengguna

Kenapa Jurusan Sistem Informasi Mulai 'Hilangnya' di Kampus Global

sumber: Dok. Pribadi
zoom-in-whitePerbesar
sumber: Dok. Pribadi

Pernah dengar gosip kalau jurusan Sistem Informasi (SI) di kampus-kampus luar negeri mulai digusur dan punah? Buat kamu yang saat ini sedang berjuang di jurusan SI, tahan dulu kepanikannya. Realitanya sama sekali tidak seperti yang kamu bayangkan: bidang ilmunya tidak pernah hilang, mereka cuma sedang melakukan Extreme Makeover.

Kampus-kampus top di AS, Inggris, hingga Australia sadar betul soal ini. Agar tetap dilirik calon mahasiswa dan dilirik recruiter perusahaan raksasa, mereka memoles ulang bungkus jurusan SI menjadi nama-nama yang jauh lebih trendy dan langsung ke sasaran

Berikut adalah contoh beberapa bentuk dan nama barunya:

1. Business Analytics: Mengubah mata kuliah analisis sistem biasa menjadi pengolahan Big Data untuk strategi bisnis.

2. Digital Business & Innovation: Memfokuskan ilmu manajemen IT ke ekosistem startup dan teknologi masa depan.

3. Tech Enterprise Architecture & AI: Menggabungkan jembatan bisnis-IT dengan ekosistem Kecerdasan Buatan (AI).

Bukan Dihapus, Tapi 'Ganti Wujud'

1. Lompatan Teknologi AI dan Low-Code

Dahulu, perusahaan butuh System Analyst untuk merancang arsitektur sistem dari nol. Sekarang, hadirnya platform low-code/no-code dan Generative AI membuat proses pembuatan aplikasi atau sistem sederhana bisa dilakukan langsung oleh tim bisnis tanpa butuh banyak perantara teknis.

2. Kebutuhan Industri yang Bergeser ke Data

Perusahaan saat ini tidak cuma butuh orang yang jago mengelola basis data (database) tradisional. Industri mencari talenta yang mampu mengolah big data, membaca tren bisnis lewat algoritma, dan memanfaatkan AI untuk efisiensi operasional.

3. Efisiensi Kurikulum Kampus

Banyak kampus global menggabungkan departemen SI di bawah Fakultas Bisnis dengan Fakultas Ilmu Komputer untuk menghindari materi yang tumpang tindih (overlap) dan menyajikan kurikulum yang lebih ringkas namun modern.

Bagaimana Nasib Mahasiswa SI di Indonesia?

Lantas, apakah mahasiswa SI di Indonesia harus panik? Tentu tidak. Di Indonesia, gelar dan lulusan Sistem Informasi masih sangat diminati dan dicari oleh berbagai industri, mulai dari perbankan, startup, hingga instansi pemerintah. Namun, fenomena global ini harus jadi peringatan (warning sign) bagi kita semua.

Lulusan SI tidak bisa lagi hanya mengandalkan materi kuliah konvensional seperti pemodelan proses bisnis atau analisis sistem standar.

Agar tetap relevan di pasar kerja global maupun lokal, anak SI zaman sekarang wajib upskilling di tiga bidang utama: analisis data (data analytics), pemahaman dasar machine learning/AI, dan arsitektur cloud.

Kesimpulan

Jurusan Sistem Informasi tidak mati, melainkan sedang beradaptasi dengan laju teknologi yang makin kencang. Tren 'hilangnya' nama jurusan SI di luar negeri justru menjadi cermin bahwa dunia digital menuntut adaptasi cepat.

Jadi buat kamu anak SI, tidak perlu menyesal atau berkecil hati.

Kuncinya cuma satu: jangan pernah berhenti memperbarui skill di luar kelas!