Pelukan Maya dengan Vidu AI: Solusi untuk Mengobati Rindu pada yang Telah Tiada

Mahasiswa Universitas Catur Insan Cendekia (CIC) Cirebon.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Lusiana tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Teknologi kini memungkinkan kita menciptakan momen yang sebelumnya hanya ada dalam imajinasi kita. Salah satu tren terbaru yang sedang viral di TikTok adalah video pelukan yang dibuat menggunakan aplikasi Vidu AI Studio.
Dengan aplikasi ini, dua foto dapat diubah menjadi sebuah video yang menggambarkan pelukan, memberikan kesan kehangatan yang nyata. Tren ini menarik banyak perhatian, terutama bagi mereka yang ingin mengenang kembali momen berkumpul kembali dengan orang tercinta.
Dalam tren ini, banyak pembuat konten menggunakan foto mereka bersama almarhum orang tua atau orang tercinta, kemudian mengubahnya menjadi video pelukan. Bagi kebanyakan orang, tren ini lebih dari sekedar mode, ini adalah simbol pelipur lara yang membantu mereka merasa dekat dengan orang yang mereka cintai, meski terpisah oleh jarak dan waktu.
Lantas, bagaimana cara membuat video pelukan yang viral di TikTok? Anda tidak perlu mengeluarkan biaya besar karena Vidu AI Studio menawarkan fitur ini secara gratis dan dapat diakses langsung dari ponsel.
Namun, sering kali pengguna menemui kendala saat menggunakan aplikasi ini. Pesan kesalahan yang berbunyi "Batas tugas terlampaui. Maaf, Produk ini sangat populer, dan beban server telah mencapai batas. Anda dapat mencoba lagi nanti atau meningkatkan ke versi prioritas tinggi. Namun, Anda tidak perlu terburu-buru untuk memutakhirkan ke akun premium.
Cara membuat video pelukan menggunakan Vidu AI Studio
Berikut langkah sederhana membuat video pelukan menggunakan Vidu AI Studio:
Buka Google Chrome: Langkah pertama adalah membuka aplikasi browser Google Chrome di ponsel Anda.
Cari Vidu Studio dan pilih: Masukkan "Vidu Studio" di kolom pencarian dan pilih situs yang relevan.
Ubah ke mode desktop: Setelah masuk ke Vidu Studio, ubah pengaturan tampilan ke mode desktop untuk pengoperasian yang lebih mudah.
Masuk dengan akun Google Anda: Masuk ke akun Vidu AI Studio Anda dengan akun Google Anda.
Pilih menu: Setelah berhasil login, klik ikon tiga garis di pojok kanan atas layar untuk membuka menu.
Pengaturan tampilan seluler atau desktop: Jika Anda menggunakan iPhone (iOS), Anda dapat beralih ke mode tampilan seluler terlebih dahulu. Bagi pengguna Android, Anda dapat melanjutkan ke langkah berikutnya sekarang.
Pilih 2 foto: Pilih dua foto untuk digabungkan menjadi video dan letakkan foto secara berdampingan.
Tulis deskripsi: Tulis deskripsi singkat pada kolom yang tersedia, misalnya “Peluk seseorang”.
Klik Buat: Setelah itu, klik tombol Buat untuk memulai proses pembuatan video.
Tunggu Hingga Proses Selesai: Tunggu beberapa saat hingga proses pengeditan video selesai. Anda akan melihat status “In Queue” yang menandakan bahwa video Anda sedang dalam antrian.
Unduh Video: Setelah video selesai diproses, Anda dapat mengunduhnya ke perangkat Anda.
Vidu AI Studio menawarkan versi premium bagi mereka yang menginginkan akses layanan tanpa batas, dengan langganan mulai dari US$7,99 per bulan atau sekitar Rp123.055. Meskipun demikian, menggunakan versi gratis sudah cukup untuk mencoba tren ini, meskipun Anda mungkin harus menunggu.
Mengapa tren ini begitu populer?
Alasan utama tren ini menjadi begitu populer adalah kemampuannya membantu mengatasi kerinduan. Kehilangan orang yang dicintai adalah pengalaman yang sangat emosional, dan teknologi ini memberikan kesempatan bagi mereka yang merindukan orang yang mereka cintai untuk menghidupkan kembali momen-momen intim tersebut.
Tidak ada yang bisa menggantikan pelukan fisik, namun video yang dibuat dengan kecerdasan buatan ini dapat mewakili harapan, cinta, dan kenangan di hati. Tren ini tidak hanya menarik bagi mereka yang kehilangan orang yang dicintai, namun juga bagi mereka yang terpisah karena pekerjaan, pendidikan atau alasan lainnya.
Teknologi AI memungkinkan kita menciptakan momen keakraban seolah-olah kita berada di tempat yang sama, meski dalam bentuk digital.
Sentuhan emosional di era digital
Mengikuti tren video yang menggunakan AI lebih dari sekadar mengikuti tren, ini adalah cara untuk merayakan cinta, kenangan, dan hubungan abadi. Itu adalah ungkapan kerinduan yang mendalam dan salah satu cara menyembuhkan hati yang rindu akan pelukan orang-orang tercinta, entah mereka jauh atau tak lagi hadir secara fisik, namun jiwa selalu hadir.
Kedepannya, kita berharap teknologi ini akan terus berkembang sehingga memberikan kita lebih banyak kesempatan untuk merasakan kehadiran orang-orang tercinta dengan cara yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya.
Di dunia di mana hubungan antar manusia sering kali terputus oleh jarak, waktu, atau kehilangan, teknologi AI menawarkan alternatif yang memberi kita ruang untuk terus mengingat dan mencintai orang-orang yang memperkaya kita dengan cara yang unik dan bermakna.
Lusiana, mahasiswi Universitas Catur Insan Cendekia Cirebon.
