Konten dari Pengguna

Panglima TNI: Kumparan Harus Menjadi Media Terdepan dalam Menangkal Proxy War

Lutfan Dharmawan

Lutfan Dharmawan

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Lutfan Dharmawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Panglima TNI: Kumparan Harus Menjadi Media Terdepan dalam Menangkal Proxy War
zoom-in-whitePerbesar

Perkembangan teknologi informasi menjadikan setiap orang dapat mengakses informasi dengan sangat mudah. Salah satunya melalui media sosial. Media sosial saat ini sering digunakan oleh berbagai kalangan masyarakat baik tua maupun muda. Kondisi ini tentunya dapat bermanfaat apabila digunakan dengan baik, tetapi bagaimana bila ada pihak yang menyalahgunakannya?

Selasa (14/11) kumparan (kumparan.com), mengundang Panglima TNI Gatot Nurmantyo sebagai salah satu pembicara dalam acara Onboarding Batch 2.

Panglima menyampaikan bahwa saat ini ancaman terbesar bagi Indonesia adalah Proxy War.

Sedikit informasi Proxy War adalah kondisi dimana salah satu pihak menggunakan pihak ketiga yg dikendalikan dalam perang cyber.

Contohnya menggunakan masyarakat untuk menyebar informasi provokatif dan sebagainya.

Menurut Panglima, karena salah informasi bisa menyebabkan konflik di masyarakat.

"Ada banyak kasus informasi yang tidak divalidasi kemudian menjadi sumber bahan pembicaraan di masyarakat, padahal informasinya belum tentu benar," kata panglima.

Panglima pun menyinggung soal peran kumparan sebagai salah satu media harus bisa menjadi bagian dalam menangkal Proxy War.

"Peran kumparan sebagai media harus bisa mengantisipasi hoax dan menjadi sumber pemberitaan yang valid," ujarnya.

TNI sendiri memiliki divisi penerangan untuk menyampaikan informasi yang valid bagi masyarakat.

"Saat ini tanggung jawab TNI bukan lagi melaporkan kepada pimpinan, tapi terhadap masyarakat juga", tutupnya.