Konten dari Pengguna

Gone Girl (2014) : Jebakan Manis The Amazing Amy

Lyra Arthitha Nazwa

Lyra Arthitha Nazwa

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Sebelas Maret

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Lyra Arthitha Nazwa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sumber Foto : Dokumentasi Pribadi
zoom-in-whitePerbesar
Sumber Foto : Dokumentasi Pribadi

Identitas Film

Judul Film : Gone Girl

Sutradara : David Fincher

Penulis : Gillian Flynn

Produser : Arnon Milchan, Joshua Donen, Reese Witherspoon, Cean Chaffin

Genre : Thriller, Misteri, Drama Psikologis

Produksi : 20th Century Fox, Regency Enterprises dan TSG Entertaiment

Tahun Tayang : 2014

Durasi : 149 menit

Negara : Amerika Serikat

Pemeran Utama : Rosamund Pike (Amy Dunne) dan Ben Affleck (Nick Dunne)

Film bergenre drama/crime thriller ini diadaptasi dari novel berjudul sama hasil karya Gillian Flynn. Menceritakan kisah pencarian orang yang berpura-pura hilang yang dengan sengaja memberikan clue yang tersusun rapi agar terlihat terjadi secara natural.

Film ini bermulai dari momen Anniversary yang ditunggu-tunggu oleh pasangan mulai dari menyiapkan hadiah dan rencana yang romantis untuk mengenangnya. Momen itu tak terkecuali dilakukan oleh Amy Dunne (Rosamund Pike) dan Nick Dunne (Ben Affleck) yang menuju anniversary pernikahan yang ke-5. Namun, tahun ini perayaannya terasa sangat berbeda. Momen ini justru berubah menjadi konflik bagi pasangan ini. Amy Dunne yang dikenal sebagai The Amazing Amy melalui karya bukunya sering membuat teka-teki dalam hidupnya dengan bahasa yang puitis dan sengaja membawa Nick Dunne masuk mengikuti alur dan berusaha memecahkan teka-teki yang diberikan Amy Dunne.

Kali ini, Nick Dunne terseret jauh dalam kasus hilangnya Amy Dunne secara mendadak pada anniversary pernikahannya ke-5 dengan sorotan media yang begitu besar. Nick Dunne yang narsistik menjadi tersangka utama atas hilangnya Amy Dunne yang misterius karena semua bukti lokasi mengarah padanya. Padahal Nick sendiri yang melaporkan ke polisi terkait hilangnya istrinya tersebut.

Resensi

Film ini menyajikan adegan awal yang dikemas dengan nuansa teka-teki dan sepi sehingga menarik perhatian penonton untuk fokus mengartikan dari setiap adegan yang muncul. Film ini menggabungkan 3 alur utama mulai dari sudut pandang Nick yang melakukan pencarian Amy, Kilas balik rencana Amy melalui buku harian miliknya, dan kejadian yang dialami Amy. Sudut pandang ini secara tidak langsung menciptakan persepsi penonton dimana disetiap tokoh dibuat untuk tidak sepenuhnya dapat dipercaya.

Film ini menggambarkan permainan halus yang menguji pemahaman dari setiap adegan yang ditampilkan melalui voice over Amy seperti mendongeng dengan intonasi memikat yang dibuat untuk terlihat depresi. Namun, kesan tersebut berganti terdengar seperti manipulatif seiring berjalannya alur cerita. Pengambilan adegan yang menunjukan adanya unsur thriller psikologis yang membawa penonton masuk dan memahami perspektif Amy dengan tingkahnya yang manipulatif dan Nick yang terlihat tenang-tenang saja.

Sinematografi yang disusun juga memberikan dukungan dalam penciptaan atsmosfer yang tegang dan mencekam. Film ini juga menyinggung peran media yang dapat mempengaruhi hingga membentuk opini yang sebenarnya belum tentu benar. Menurut saya karakter utama dalam film ini hampir pemain utama tidak ada yang benar-benar protagonis. Dari karakter yang memiliki masalah psikologis dan plot yang tak terduga, film ini menjadi tontonan yang memuaskan. The Amazing Amy.

Kesimpulan

Gone Girl menurut saya merupakan film thriller psikologis yang menarik karena setiap karakter yang memiliki ciri khasnya sendiri. Nick sang narsastik, Amy yang memunculkan sisi psikopatnya, dan ada juga detektif sang pragmatis. Film ini mengajak penonton untuk berspekulasi terhadap kebenaran yang terjadi dengan pertimbangan pada fakta dan latar belakang konflik tersebut. Dalam film ini juga melihat betapa besarnya peran media terkait citra publik seseorang.

Pengambilan adegan dalam film ini sangat dipikirkan untuk memberikan suasana yang dingin. Penggunaan voice over Amy yang sangat menggoda dan karismatik menambah suasana penuh teka-teki antara kebenaran dan rencana yang diluar nalar. Ending film ini menurut saya menggantung karena tidak ada dari salah satu pemain yang "menang" dalam konflik ini. Film ini tidak terlalu banyak membahas terkait teori psikologis secara langsung tetapi, sangat bisa diterima penonton melalui pesan psikologis tersirat yang diciptakannya.

Rating : 8,4/10