Konten dari Pengguna

Judi Online: “Sekali Lagi Pasti Menang", Kaya dengan Cepat?

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Muhammad Afandi Abroor tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Judi Online yang Marak di Masyarakat

Judi online merupakan aktivitas taruhan yang dilakukan melalui situs web atau aplikasi dengan mempertaruhkan sejumlah uang untuk memperoleh keuntungan. Dalam beberapa tahun terakhir, fenomena judi online semakin mudah ditemukan di tengah masyarakat. Akses yang semakin mudah melalui perangkat digital membuat aktivitas tersebut dapat dilakukan kapan saja dan dari mana saja. Di balik iming-iming keuntungan yang cepat, judi online dapat membawa berbagai dampak, mulai dari masalah ekonomi hingga persoalan psikologis.

seseorang sedang bermain judi online melalui hand phone. Sumber: Ilustrasi dibuat menggunakan AI melalui ChatGPT (OpenAI)
zoom-in-whitePerbesar
seseorang sedang bermain judi online melalui hand phone. Sumber: Ilustrasi dibuat menggunakan AI melalui ChatGPT (OpenAI)

Dampak Judi Online Terhadap Psikologis

Salah satu dampak negatif judi online adalah kurangnya kontrol emosi pada seseorang yang sudah mengalami kecanduan. Ketika seseorang memenangkan taruhan, kemenangan tersebut dapat meningkatkan rasa penasaran dan mendorongnya untuk terus bermain. Setelah mengalami kekalahan, keinginan untuk mendapatkan kembali uang yang hilang dapat membuat seseorang kembali melakukan taruhan.

Ilustrasi Pemuda Menjual Barang Pribadi Untuk Bermain Judi Online. Sumber: Ilustrasi dibuat menggunakan AI melalui ChatGPT (OpenAI)

Kondisi tersebut dapat membuat pemain semakin sulit mengendalikan diri. Mereka mungkin terus berharap mendapatkan kemenangan meskipun sudah mengalami kekalahan berulang. Akibatnya, seseorang dapat mengambil keputusan yang merugikan, seperti menggunakan uang untuk kembali bermain atau menjual barang pribadi demi mendapatkan modal taruhan.

Hal ini dapat menimbulkan rasa penasaran sehingga pemain terus berharap mendapatkan kemenangan. Dalam psikologi, pola berpikir seperti menganggap bahwa setelah mengalami kekalahan berulang, percobaan berikutnya pasti akan menghasilkan kemenangan dikenal sebagai gambler’s fallacy atau kekeliruan penjudi. Pola pikir tersebut dapat membuat seseorang terus melakukan taruhan meskipun sudah mengalami kerugian.

Apakah Bisa Kaya Cepat Dari Judi Online?

Sayangnya orang-orang banyak yang menjadikan judi online sebagai alat pengganda uang instan, dan mudah meraup keuntungan, namun faktanya semua sistem telah diatur oleh bandar sehingga mendapatkan kekayaan instan dari judol sangatlah tidak mungkin karena semua pertaruhan yang sudah dirancang tidak akan memberikan keuntungan bagi pemain, melainkan skema yang sudah dibuat untuk menguntungkan bandar itu sendiri.