Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.96.0
Konten dari Pengguna
Objek Wisata Budaya Ikonik Kota Bima tepian Air: Museum Asi Mbojo
26 Mei 2024 1:55 WIB
·
waktu baca 3 menitTulisan dari M Aziz Setiawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
ADVERTISEMENT
Salah satu daerah yang menyimpan keanekaragaman cagar budaya suku Dompu, Mbojo, Donggo ialah Kota Bima tepian air. Selain destinasi wisata Pantai serta rentetan pulau yang tersebar di teluk bima, Kota Bima mempunyai wisata budaya ikonik yang terdapat pada situs peninggalan kesultanan kerajaan Bima bertempat di Paruga, Kecamatan Rasanae Barat, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, (23/05/2024)
Istana Kesultanan Bima adalah salah satu saksi sejarah bagaimana perkembangan bima pada masa lampau dengan berbagai macam dan momen-momen sakral dilakukan disana. kesultanan Bima diahlifungsikan menjadi salah satu museum yang ada di Bima sebagai bentuk melestarikan serta minat masyarakat mengenai situs peninggalan yang ada di museum asi mbojo.
ADVERTISEMENT
Koleksi yang terdapat di museum asi mbojo seperti peninggalan benda bersejarah pada masa pemerintahan Kesultanan Bima dan berbagai aksesoris serta pakaian adat khas suku Mbojo. gaya bangunan museum asi mbojo menyerupai perpaduan antara istana nusantara dan gaya klasik eropa sehingga pondasi utama museum merupakan istana kayu.
berbagai jenis khas kerajaan serta peninggalan kerajaan bima masih tersusun rapih di museum asi mbojo, salah satunya adalah perangkat kebesaran sultan seperti mahkota biasanya masyarakat disana menyebut "songko masa" yang artinya songko emas yang dilapisi emas serta intan permata merupakan simbol seorang raja mempunyai kejantanan serta keberanian dalam mengayomi masyarakatnya.
Selain itu museum Asi Mbojo terdapat bilik atau kamar para tamu kerajaan yang berkunjung ke istana kerajaan. salah satunya adalah kamar mendiang bapak proklamasi indonesia yaitu Ir.soekarno pada tanggal 30 November 1950. terdapat juga kain-kain tradisional suku mbojo seperti "Tembe nggoli" sarung khas Bima.
ADVERTISEMENT
terdapat pula benda-benda pusaka upacara daur hidup atau ritual kerajaan seperti parang "La Nggunti Rante" ini dipercaya memilki kekuatan jika digunakan dalam keadaan mendesak. benda benda pusaka kerajaan bima dipercaya masih mempunyai daya mistis yang besar hingga sekarang.
Dengan merogoh kocek senilai Rp.15,000 rupiah kita sudah bisa berkunjung ke museum asi mbojo sudah termasuk biaya tarif parkir kendaraan kita bisa menikmati dan belajar bagaimana perkembangan bima secara historis. komplek museum asi mbojo juga menjadi saksi sejarah kerajaan dimana terdapat berbagai peninggalan yaitu lapangan "serasuba", masjid sultan salahudin dimana fungsinya dipergunakan sebagai media raja untuk berinteraksi dengan rakyat serta menggelar uparara adat maupun upacara kebesaran.
Saat ini museum asi mbojo tidak hanya sebagai museum namun digunakan dalam berbagai kesempatan untuk acara-acara besar seperti upacara adat dan festival-festival kebudayaan warisan kerajaan bima seperti festival rimpu dan acara kebesaran lainnya.
ADVERTISEMENT
Hal ini menjadikan salah satu objek wisata budaya ikonik Kota Bima tepian air, sehingga masyarakat khususnya generasi muda dapat melihat kilas balik perabadan sebuah daerah pesisir indonesia bagian timur berkembang hingga saat ini. sehingga masyarakat mampu melestarikan dan menambah minat akan objek wisata berbasis budaya, dengan adanya Museum Asi Mbojo ini diharapkan pemerintah maupun masyarakat mempunyai andil dalam menjaga kelestariaan budaya suku Mbojo-Dompu yang kian dimakan zaman di era transformasi digital yang begitu cepat.