Konten dari Pengguna

KKN UNNES GIAT 13 Kenalkan Spray Anti Nyamuk Sereh kepada Warga Desa Tegalwaton

M Hariyadi

M Hariyadi

Mahasiswa fakultas hukum di Universitas Negeri Semarang yang tertarik pada isu hukum dan penulisan hukum.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari M Hariyadi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Program kerja mahasiswa UNNES menghadirkan inovasi spray anti nyamuk sereh Tegalwaton sebagai produk ramah lingkungan yang bermanfaat bagi warga dan peluang pengembangan UMKM lokal.

Pemaparan Program kerja Mahasiswa bersama anggota posyandu ILP
zoom-in-whitePerbesar
Pemaparan Program kerja Mahasiswa bersama anggota posyandu ILP

Kab. Semarang - Sabtu, 22 November 2025 Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) melalui Program Kerja (Proker) Giat 13 kembali menghadirkan inovasi bermanfaat bagi masyarakat di Desa Tegalwaton . Salah satu kegiatan unggulan tahun ini adalah pembuatan spray anti nyamuk berbahan dasar sereh sebagai upaya preventif untuk menekan risiko penyakit yang ditularkan oleh nyamuk, seperti DBD dan chikungunya.

Pelaksanaan kegiatan dimulai dengan sosialisasi kepada ibu-ibu kader posyandu ILP Tegalwaton mengenai bahaya nyamuk dan pentingnya penggunaan pengusir alami yang ramah lingkungan. Mahasiswa kemudian memberikan pelatihan langsung mengenai cara meracik spray anti nyamuk dari sereh, mulai dari proses ekstraksi, peracikan bahan tambahan yang aman bagi kulit, hingga teknik pengemasan yang higienis. Masyarakat, terutama ibu-ibu kader posyandu, tampak antusias mengikuti setiap tahapan karena bahan-bahan yang digunakan mudah diperoleh dan biayanya sangat terjangkau.

Program ini memiliki tujuan utama untuk memberikan alternatif pengusir nyamuk yang alami, aman, dan bebas bahan kimia berbahaya, sekaligus membuka peluang usaha baru bagi warga. Dengan memanfaatkan tanaman sereh yang tumbuh subur di wilayah Tegalwaton, masyarakat tidak hanya dapat melindungi keluarga dari gigitan nyamuk, tetapi juga berpotensi mengembangkan produk ini menjadi komoditas UMKM yang bernilai ekonomi. Harapannya, kegiatan ini mampu menciptakan kesadaran kolektif untuk hidup sehat, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan berbasis potensi lokal.

Sebagai penutup, mahasiswa UNNES berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat Desa Tegalwaton dalam pengembangan produk ramah lingkungan seperti spray anti nyamuk sereh ini. Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti hanya pada pelatihan, namun dapat menjadi gerakan berkelanjutan yang memberi dampak nyata bagi kesehatan dan perekonomian desa. Melalui sinergi antara mahasiswa dan masyarakat, Desa Tegalwaton diharapkan mampu menjadi contoh desa yang inovatif, sehat, dan mandiri.

#KKNUNNES

#MEMBANGUNINDONESIADARIDESA

#GIAT13UNNES