Mahasiswa S2 Unpam Edukasi Bahaya Penipuan Digital dan Perlindungan Data Pribadi

Software Engineer - Mahasiswa S2 Teknik Informatika Universitas Pamulang - Calon Dosen - Fokus Frontend Development dan Machine Learning
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari M Iqbal Kurniawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Mahasiswa Magister Teknik Informatika Universitas Pamulang mengedukasi mahasiswa STIE Hidayatullah Depok tentang bahaya penipuan digital, pentingnya menjaga data pribadi, serta keamanan beraktivitas di internet

Depok – Pesan singkat berisi hadiah, tautan mencurigakan, hingga permintaan kode OTP masih menjadi modus penipuan digital yang perlu diwaspadai. Untuk meningkatkan kesadaran terhadap ancaman tersebut, mahasiswa Magister Teknik Informatika Universitas Pamulang (Unpam) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bagi mahasiswa STIE Hidayatullah Depok.
Kegiatan bertema “Edukasi Perlindungan Data Pribadi dan Keamanan Digital bagi Mahasiswa STIE Hidayatullah Depok” ini membahas cara mengenali penipuan digital serta langkah sederhana untuk menjaga keamanan informasi pribadi.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan penjelasan mengenai ciri-ciri SMS penipuan, seperti tautan yang tidak jelas sumbernya, informasi hadiah yang tidak masuk akal, dan pesan yang mendesak penerima untuk memberikan data tertentu.
Peserta juga diingatkan agar tidak sembarangan membagikan kata sandi, kode OTP, data identitas, maupun informasi keuangan. Sebelum mengeklik tautan atau mengunduh berkas, pengguna perlu memastikan sumber informasi tersebut dapat dipercaya.
Mahasiswa Diajak Lebih Waspada terhadap Penipuan Digital
Salah satu peserta, Sulesti Nurhidayah, mahasiswi STIE Hidayatullah Depok, mengaku mendapatkan pemahaman baru setelah mengikuti edukasi tersebut.
“Setelah mendapatkan edukasi mengenai pentingnya melindungi data pribadi, saya jadi lebih aware dan berhati-hati untuk tidak percaya pada SMS atau chat yang mencantumkan link URL yang tidak jelas. Karena jika asal memasukkan data pribadi, bisa jadi saya menjadi korban orang tidak bertanggung jawab,” ujar Sulesti Nurhidayah.
Pengalaman tersebut menunjukkan pentingnya edukasi keamanan digital agar pengguna lebih berhati-hati ketika menerima pesan dan mengakses tautan di internet.
Perlindungan data pribadi tidak hanya bergantung pada teknologi keamanan yang digunakan, tetapi juga pada kebiasaan pengguna dalam memeriksa informasi dan menjaga kerahasiaan akun.
Perkuat Kerja Sama Universitas Pamulang dan STIE Hidayatullah
Selain edukasi keamanan digital, kegiatan PKM ini juga menjadi momentum penguatan hubungan antara Universitas Pamulang dan STIE Hidayatullah Depok melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) sebagai bentuk kerja sama antar lembaga.
Rangkaian kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan program Pascasarjana Universitas Pamulang kepada mahasiswa dan lingkungan akademik STIE Hidayatullah Depok sebagai salah satu pilihan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang magister.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga data pribadi dalam aktivitas sehari-hari. Kebiasaan sederhana, seperti memeriksa sumber pesan, menghindari tautan mencurigakan, dan tidak membagikan kode OTP, dapat membantu mengurangi risiko penipuan digital.
