• 0

USER STORY

Pantai Rajegwesi: Cantik Tapi Tak Dilirik

Pantai Rajegwesi: Cantik Tapi Tak Dilirik


Pantai Rajegwesi, ini berada di Dusun Rajegwesi Desa Kandangan, Banyuwangi. Dari pusat kota sekitar 75 Km arah ke selatan. Jalur menuju ke sana, sama dengan jalur bila mau ke Teluk Hijau. Atau bisa di tempuh dengan sekoci melalui pantai Pulau Merah, yang namanya sudah terkenal lebih dulu. Pantai cantik ini pernah diterjang tsunami pada 1993 silam, namun kecantikannya tak banyak berubah.
Pantai yang juga teluk, ini hanya akan sedikit ramai saat akhir pekan saja. Atau disaat musim liburan. Meski tak kalah cantik dengan pantai tetangganya, yaitu pantai Pulau Merah, pantai Teluk Hijau dan pantai Sukomade, sepertinya pantai bersejarah ini tak dilirik. Padahal, wisatawan yang akan ke pantai Teluk Hijau wajib melintasi pantai ini.

Nama pantai Rajegwesi erat dengan sejarah masa pendudukan Jepang. Pada masa itu, sekitar 100 meter menjorok ke laut banyak ditemukan tiang-tiang yang tegak berdiri dipasang secara zig-zag dan berlapis (orang Jawa menyebut Untu Walang). Tiang-tiang ini ternyata benteng pertahanan yang dibangun Jepang, untuk menyulitkan kapal penyusup milik musuh. Kini, tiang-tiang kayu besi yang disebut warga setempat Rajegwesi banyak hilang dijarah. Dan tersisa namanya saja.

Pantai Rajegwesi juga menjadi tempat pendaratan puluhan kapal ikan milik nelayan setempat. Selain menangkap ikan, nelayan juga membuka jasa antar bagi wisatawan yang hendak ke pantai Teluk Hijau melalui laut. Namun jarang ada wisatawan domestik yang tahu, bila pantai Rajegwesi juga salah satu tempat wisata.

Mungkin saja para wisatawan beranggapan, pantai Rajegwesi adalah pantai nelayan. Padahal bila mau sedikit berjalan kaki menyusuri pantainya, wisatawan bisa menjumpai titik-titik pantai Rajegwesi yang cantik yang berlatar belakang perbukitan. Dimana, perbukitan itu sendiri terdapat bungker pengintaian peninggalan Jepang. Yang disebut warga setempat sebagai goa Jepang.

Selain bisa bermain air di bibir pantainya, pengunjung juga bisa bersantai dengan membakar ikan laut segar yang dibeli dari nelayan setempat. Pantai yang berbatasan dengan kawasan Taman Nasional Meru Betiri, ini juga sebagai tempat pelaksanaan tradisi petik laut kaum nelayan setempat. Konon, pantai ini juga kerap dikunjungi penguasa laut selatan, Nyi Roro Kidul.

TravelBanyuwangikumparan Getaway

500

Baca Lainnya