Konten dari Pengguna

Solusi Sampah Plastik

Made Budi Yasa

Made Budi Yasa

THK Globe THK Gene THK Edu THK Green Card Taru Hijau Komunitas Teras Hijau Komunitas Tukad Hijau Komunitas Tirta Hijau Komunitas Tihing Hijau Komunitas Taru Husada Komunitas Tabungan Hona Kona Pojok Kona Kona

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Made Budi Yasa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salah satu solusi jika kita peduli terhadap lingkungan bersama-sama. Buka link di bawah ini solusi penanggulangan sampah plastik dengan batakorec

https://www.facebook.com/groups/576775449349274/permalink/591629214530564/

Larangan Impor Sampah oleh China Bikin Negara Maju Kebingungan

Minggu, 22 April 2018 | 13:30 WIB

Australia telah menginvestasikan puluhan juta dollar untuk membantu dewan lokal menangani krisis limbah.

Inggris, AS, Australia, dan Jepang, yang selama ini mengandalkan China untuk menangani sampah mereka, harus memutar otak guna mengatasi permasalahan daur ulang sampah.

Sementara, lembaga daur ulang di AS memperingatkan bahwa penerapan larangan impor sampah oleh China bakal menganggu rantai pasokan global.

Selain itu, larangan tersebut juga menyebabkan produsen lebih memilih menggunakan bahan baru, ketimbang yang didaur ulang.

Institute of Scrap Recycling Industries mencatatkan, 31 persen ekspor komoditas sampah AS dikirim ke China sepanjang 2017.

Sementara Inggris, hampir semua sampah plastiknya dikirim ke China dan Hong Kong untuk diproses.

Kebijakan penutupan impor sampah membuat beberapa negara, termasuk Inggris, memberlakukan pajak pada barang plastik untuk mengurangi penggunaannya.

Pemerintah Inggris juga akan melarang peredaran sejumlah produk plastik sekali pakai seperti sedotan, pengaduk, dan cotton buds. Wacana pelarangan produk plastik sekali pakai ini rencananya akan diberlakukan akhir tahun.

Kepala eksekutif Asosiasi Daur Ulang di Inggris, Simon Ellin, mengatakan, negaranya tidak akan lagi dapat mengirim bahan daur ulang berkualitas rendah ke China. Ini berarti industri daur ulang Inggris harus mulai berubah.

"Beberapa bahan bermutu rendah, terutama plastik, yang dikumpulkan di tepi jalan di Inggris telah terbukti lebih sulit untuk dipindahkan, karena tidak ada pasar untuk memindahkan semua bahan ini," katanya

https://internasional.kompas.com/read/2018/04/22/13300001/larangan-impor-sampah-oleh-china-bikin-nega