Tanam Kacang Tanah, Kolaborasi UNNES Giat 12 bersama Petani Desa Bogorejo

Mahasiswa jurusan Ekonomi Pembangunan di Universitas Negeri Semarang
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Madina Angelia Zahwa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Penguatan Ketahanan Pangan Desa Bogorejo, Japah oleh Mahasiswa UNNES Giat 12

Mendukung komitmen program ketahanan pangan yang digemborkan Ngopeni Jawa tengah, Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang tergabung dalam kelompok Giat 12 menggandeng Poktan atau kelompok tani Desa Bogorejo, Kecamatan Japah, Kabupaten Blora, untuk bergerak melaksanakan kegiatan menanam kacang tanah di lahan produktif pertanian milik petani.
Aksi ini dilaksanakan pada kamis, 24 juli 2025 yang merupakan sebuah langkah nyata kepedulian mahasiswa terhadap kemandirian pangan masyarakat desa. Melalui penanaman kacang tanah serta bekerja sama langsung dengan kelompok tani, mahasiswa ikut serta dalam memanfaatkan lahan pertanian yang ada secara optimal.
Proses penanaman dilakukan secara bertahap, diawali dengan pengolahan atau penggemboran lahan tanah yang sebelumnya telah dikerjakan. Lalu, menyiapkan benih kacang tanah yang telah melewati tahap perendaman semalaman dan diberi obat insektisida untuk mencegah serangan hama sebelum ditaman di lahan. Kegiatan ini berlangsung di lahan perkebunan dengan luas sekitar satu hektare dan menggunakan benih kacang siap tanam sebanyak 150 kg.
Penanaman ini dilakukan secara gotong royong bersama kelompok tani setempat. Selain meningkatkan poduktivitas pertanian, kegiatan ini juga menjadi ruang interaksi sosial yang menjadi sarana tukar pengalaman antara generasi muda dengan pelaku tani Desa Bogorejo. Melalui kebersamaan di lahan pertanian, mahasiswa UNNES Giat 12 turut mempelajari cara bercocok tanam yang selama ini dilakukan oleh petani, sementara itu petani juga mendapat masukan baru mengenai metode pertanian yang lebih inovatif dari mahasiswa.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa UNNES Giat 12 berharap dapat memberi sebuah kontribusi yang nyata dalam memperkuat ketahanan pangan bagi masyarakat Desa Bogorejo. Penanaman kacang tanah bukan hanya menjadi sebuah upaya peningkatan hasil pertanian, tetapi juga simbol kebersamaan dan langkah awal menuju kemandirian pangan desa yang berkelanjutan.
