Konten dari Pengguna

Infrastruktur Baru di Kota Cimahi Memudahkan Laju Perekonomian

maharani diva

maharani diva

Mahasiswa Jurusan Digital Public Relations Telkom University

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari maharani diva tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Underpass Sriwijaya Kota Cimahi - Sumber Gambar : Dokumen Pribadi
zoom-in-whitePerbesar
Underpass Sriwijaya Kota Cimahi - Sumber Gambar : Dokumen Pribadi

Kota Cimahi merupakah salah satu kota yang berada di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Kota Cimahi memiliki julukan sebagai “Kota Hijau” atau “Kota Tentara” karena terdapat banyak pusat Pendidikan untuk tentara dan markas-markas tentara yang jumlahnya cukup banyak. Cimahi memiliki tiga kecamatan yaitu Cimahi Selatan, Cimahi Tengah dan Cimahi Utara.

Belakangan ini Cimahi menjadikan pembangunan infrastruktur menjadi prioritas, pembangunan infrastruktur seperti jalan, taman dan perbaikan rumah tidak layak huni. Infrastruktur adalah seluruh prasarana dasar baik itu fisik maupun sosial seperti bangunan dan jalan yang diperlukan dalam kehidupan aktivitas masyarakat.

Pembangunan area Underpass Sriwijaya Kota Cimahi telah diresmikan pada Selasa, 22 Februari 2022 di Jalan Dustira, Kota Cimahi oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Jalan tersebut menghubungkan antara Jalan Dustira dan Jalan Sriwijaya sepanjang 600 meter yang dibangun di bawah lintasan rel kereta api Stasiun Cimahi. Underpass Sriwijaya menjadi sejarah baru karena merupakan Underpass pertama di Kota Cimahi.

Dengan adanya pembangunan jalan tersebut berdampak pada perubahan sosial di kehidupan masyarakat Kota Cimahi. Perubahan Sosial sendiri merupakan segala bentuk perubahan pada Lembaga sosial dalam suatu masyarakat. Perubahan dapat berupa lingkungan hidup seperti struktural, norma, interaksi sosial bahkan kemajuan teknologi.

Dalam melakukan sebuah riset perubahan sosial penulis menggunakan pendekatan partisipatif yang memiliki asumsi bahwa masyarakat sebagai penerima informasi memiliki kemampuan untuk membangun dirinya dan lingkungannya dengan segala potensi yang ada baik aspek ekonomi, sosial budaya, maupun politik. Tujuan dari sebuah riset ini yaitu penulis ingin mengetahui dan menggali lebih dalam terkait perubahan sosial yang terjadi di Kota Cimahi. Penulis menggunakan paradigma komunikasi dalam pembangunan yaitu paradigma pembangunan dalam menulis artikel.

Seperti yang kita ketahui bahwa infrastruktur Cimahi akhir-akhir ini mengalami perubahan selain dari pembangunan jalan, pemerintah Kota Cimahi juga membangun taman-taman baru. Taman kota yang menarik untuk dikunjungi oleh masyarakat dengan lokasi yang sangat strategis. Salah satunya yaitu Taman Sriwijaya yang berjarak kurang lebih 500 meter dari Underpass Sriwijaya. Taman ini berbentuk segitiga yang dihiasi oleh tumbuhan reremputan hijau dan beberapa pohon disisi kanan dan kirinya. Taman Sriwijaya terletak dipusat kota berdekatan dengan Cimahi Mall. Hampir setiap taman yang berada di Cimahi memiliki keunikan atau daya tarik sendiri yaitu dimana terdapat sebuah Tank yang sengaja diletakkan di taman. Tank tersebut menjadi ciri khas khusus dimana Kota Cimahi disebut sebagai kota hijau karena banyaknya Kawasan militer terutama di daerah Sriwijaya. Taman Sriwijaya ini lebih dikenal oleh masyarakat Cimahi sebagai Taman Tank. Pembangunan ruko-ruko yang tersusun rapih di daerah pusat kota dekat dengan Cimahi Mall, Taman Sriwijaya dan Underpass Sriwijaya menarik daya tarik sendiri. Ruko tersebut dapat digunakan untuk tempat berbisnis seperti pakaian dan kuliner.

Dapat ditarik kesimpulan bahwa dengan adanya pembangunan Underpass Sriwijaya ini penulis melihat terciptanya sebuah perubahan sosial yaitu berkurangnya kemacetan di Kota Cimahi terutama di jam-jam yang rawan mengalami kemacetan. Saat ini jalan Kota Cimahi juga terpantau lancar terutama di Jalan Sriwijaya. Karena, underpass tersebut dibangun dengan dua jalur kendaraan yang mempermudah aktivitas warga dengan melewati area tersebut. Segala bentuk aktivitas warga terpantau lebih lancar dan mudah ketika melewati lintasan kereta api karena tidak perlu khawatir perjalanannya tertunda saat kereta hendak lewat. Selain itu banyak warga yang mendatangi dan memanfaatkan fasilitas kota lainnya seperti taman-taman kota untuk menghabiskan waktu luang dengan jalan-jalan sore dan juga untuk menjadi tempat berolahraga santai.

Dengan adanya pembangunan-pembangunan tersebut terutama pembangunan jalan baru diharapkan dapat trus menjadi solusi terbaik dalam memecah kemacetan di Kota Cimahi yang selama ini menjadi kendala aktivitas masyarakat. Dan diharapkan dengan proyek infrastruktur baru ini dapat mengurangi kepadatan Kota Cimahi dan memperlancar jalur perekonomian di Cimahi. Karena Kota Cimahi sendiri merupakan titik tengah yang menjadi perlintasan antarwilayah seperti Bandung-Padalarang. Oleh karena itu, masyarakat juga diharapkan dapat memelihara dan memanfaatkan segala bentuk fasilitas yang disediakan oleh pemerintah di Kota Cimahi seperti jalan dan taman dengan baik. Dengan membuang sampah pada tempat-tempat yang sudah disediakan dan menggunakan setiap fasilitas umum sebaik mungkin.