kumparan
KONTEN PUBLISHER
12 Juni 2019 13:29

Keluarga: George Toisutta Sosok yang Ramah dan Sering Berkunjung

ko.jpg
H. M Asri Syamsuddin kakak ipar almarhum memperlihatkan foto Jenderal (Purn) George Toisutta (Makassar Indeks).
Makassar -- Kepergian Almarhum Jenderal (Purn) George Toisutta, mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), tentu saja menyisakan duka mendalam bagi orang-orang terdekatnya. Semasa hidupnya, George Toisutta dikenal oleh keluarganya sebagai sosok yang ramah, murah senyum, dan banyak membantu.
ADVERTISEMENT
Tidak hanya itu, dia dikenal suka berkeliling mengunjungi satu keluarga ke keluarga lainnya. Kebiasaan ini kerap dilakukannya baik di Makassar maupun di Ambon, kampung halaman ayahnya.
Kakak ipar almarhum, H. M Asri Syamsuddin, menceritakan sosok George Toisutta kepada Makassar Indeks ketika menyambangi rumah duka di Jalan Rutan No. 80, Gunung Sari, Kota Makassar, Rabu (12/6).
"Orangnya bersahaja, di keluarga orangnya baik sekali. Terlepas dari segala kekurangan beliau, di mata keluarga besar kita, alhamdulillah cukup banyak membantu. Banyak sekali (membantu), ramah, baik, dan banyak senyum," ungkapnya.
Beliau juga menyampaikan semasa hidupnya, almarhum sering mengelilingi daerah-daerah. Bahkan almarhum masih sempat bertolak ke kampung halaman ayahnya di Ambon untuk bertemu dengan keluarga.
hl.jpg
H. M Asri Syamsuddin kakak ipar almarhum memperlihatkan foto muda George Toisutta (Makassar Indeks).
"Dia itu keliling, jadi beliau itu semasa hidupnya itu keliling (mengunjungi keluarga). Terakhir (sudah sakit) dia sempatkan ke kampung halamannya di Ambon, itu kampungnya bapaknya," sambungnya.
ADVERTISEMENT
Saat ini, keberadaan almarhum masih dalam perjalanan menuju ke Makassar. Diperkirakan akan tiba pukul 15.00 WITA, selanjutnya akan disemayamkan di rumah kakak kandung almarhum, Lody Toisutta.
Ayah almarhum berasal dari Ambon, sedangkan ibunya sendiri diketahui asli Makassar. Almarhum meninggalkan tiga orang anak, dua laki-laki dan satu perempuan.
Menurut Asri Syamsuddin, sebelum almarhum meninggal dirinya sempat bertemu satu minggu yang lalu.
"Satu minggu yang lalu, saya terakhir ketemu almarhum sebelum meninggal (di rumah sakit)," ujar Asri.
Almarhum nantinya disebut akan diupacarakan secara militer usai pelepasan dari pihak keluarga. Lalu selanjutnya akan dimakamkan di pemakaman keluarganya. Berdekatan dengan kuburan orang tuanya.
"Dari sini, akan dilepas oleh keluarga kemudian dibawa ke Masjid Nurul Ilmih untuk disembahyangi di situ, selesai disembahyangi di situ, upacara pelepasan jenazah secara resmi oleh Pangdam XIV Hasanuddin. Dimakamkan di kuburan orang tuanya dekat Rumah sakit Dadi Makassar, di atasnya kuburan orang tuanya," tutupnya.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan