Konten Media Partner

Terima Tamu, Wagub Sulsel Hentikan Acara Musik di Depan Rumah Dinas

Makassar Indeks

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi penonton konser musik. Foto:  Fanny Kusumawardhani/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penonton konser musik. Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan

Makassar -- Acara musik yang digelar anak muda Makassar di Red Corner Cafe, Jalan Yusuf Dg Ngawing, Kota Makassar, dihentikan paksa oleh staf wakil Gubernur Sulsel dan dua anggota satuan polisi pamong praja, yang berjaga di rumah Wakil Gubernur, Andi Sudirman Sulaiman, Kamis (27/6).

Pada sesi coaching clinic yang sedang melakukan check sound pada pukul 14:00 WITA, petugas yang berada di rumah dinas Wagub Sulsel keluar dan meminta acara tersebut dihentikan. Pasalnya Wakil Gubernur sedang menerima tamu di rumah dinasnya yang berjarak kurang dari 100 meter.

"Pak Wagub kemarin itu meminta dihentikan bukan karena tidur. Tetapi ia sedang menerima tamu di rumah jabatan, pas suara sound nyaring saat itu," kata Kabiro Humas Pemprov Sulsel, Devo Khaddavy, saat dihubungi Makassar Indeks.

Devo juga mengatakan beberapa warga sering mengeluh ketika acara serupa digelar di dekat masjid dan rumah jabatan wakil gubernur.

Red Corner Cafe di Makassar (Int).

"Warga juga sering mengeluh soal suara acara yang digelar kafe tersebut. Bahkan lokasinya tak jauh dari Rumah Sakit Luramay," ujar Devo.

Warga Kompleks BTN Pemda merasa terganggu dengan suara bising alat pengeras suara Live Music yang kerap dilaksanakan di Cafe Red Corner di Jalan Yusuf Dg Ngawing.

Selain itu, kafe tersebut juga berdekatan dengan tempat ibadah, sekolah, hingga rumah sakit, yakni Masjid Baitul Mukminin, Masjid Kantor BPN, SD Unggulan BTN Pemda, dan Rumah Sakit Ibu Luramay.

"Beberapa kali kami sampaikan keresahan pada pengelola kafe agar tidak lagi membuat kegiatan yang mengganggu kenyamanan kami. Setelah puluhan tahun tinggal di Kompleks BTN Pemda, apakah kami yang harus meninggalkan rumah kami agar kalian bisa bersenang-senang sepuasnya?" kata Zaenal, seorang warga Blok E BTN Pemda, Jumat (28/6).

Sementara itu, Pemuda Makassar, Jupriadi mengkritisi tindakan Wagub Sulsel yang meminta agar kegiatan tersebut dihentikan. Menurutnya apa yang dilakukan oleh adik kandung Menteri Pertanian tersebut melumpuhkan kreatifitas anak muda di Kota Makassar.

"Kita kecewa juga ini dengan sikap wagub, anak muda bebas berkreativitas lewat musik dan berkarya. Kalau tidak mau terganggu lebih bagus rumah jabatan dipindahkan agar kalau ada lagi buat kegiatan musik tidak diberhentikan paksa," ujar Deng Joe sapaan akrab Jupriadi.

Dikabarkan penampilan Ikbal Tobing, drummer Band Triad Mahadewa, batal tampil pada 27 Juni 2019.