Terapkan Ilmu dari Australia, Dinkes Kab Jayapura Gelar Pelatihan Khusus

Spesialis Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah, Alumni Universitas Brawijaya, Airlangga, Quantics dan University College London
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari dr Makhyan Jibril A MSc MBiomed SpJP tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Fokus Pelatihan Pada Sistem Rujukan, Kegawatdaruratan Jantung, dan Telemedicine

Dinas Kesehatan Kab Jayapura berkomitmen untuk terus mengupgrade layanan kesehatan supaya terus inovatif dan adaptif sesuai dengan perkembangan zaman. Pada tanggal 27-28 Juli 2023, Bidang Yankes Dinas Kesehatan Kab Jayapura telah berhasil mengadakan kegiatan pelatihan penanganan kegawatdaruratan jantung dan pelatihan telemedicine kepada 22 Puskesmas di Kab Jayapura dan RSUD Yowari
Dalam sambutannya, Kadinkes Kab, Jayapura, Khairul Lie,SKM, M.Kes mengatakan bahwa pelatihan ini dilakukan guna mengupgrade layanan kesehatan yang diberikan kepada seluruh masyarakat di Kab Jayapura.
"Saya berharap 22 puskesmas dan RSUD Yowari kedepan bisa terus memberikan pelayanan terbaik dengan optimalisasi sistem rujukan dan telemedicine, selain itu dengan pelatihan ini juga dapat memahami bagaimana penanganan pertolongan pertama pada korban serangan jantung dengan optimal,” ujarnya.
Kabid Yanmed Dinmes Kab, Jayapura, drg. Adi Kurniawan, MM juga menyampaikan bahwa pelatihan ini juga merupakan salah satu hasil konkrit implementasi dari project dari Short Course Australia Award Digital Health.
"Akhir tahun lalu, saya berkesempatan untuk menempuh short course di Australia dan belajar banyak hal terkait telemedicine dan digital health, ini merupakan follow up untuk memastikan apa yang telah dipelajari dari Australia dapat di implementasikan dengan baik di Kab Jayapura", Tambah Adi
Sementara itu, pemateri spesial yang didatangkan langsung dari Kota Surabaya, dr Makhyan Jibril Al-Farabi, MSc MBiomed SpJP menyampaikan bahwa potensi Kab Jayapura untuk mengembangkan inovasi kesehatan masih sangat besar, termasuk telemedicine dan optimalisasi rujukan dan penanganan kardiovaskuler.
"Kami telah melakukan evaluasi holistik terkait layanan kardiovaskuler maupun telemedicine MACE di Kab Jayapura, Ternyata manfaatnya sangat besar karena banyak kasus jantung yang belum terdeteksi dan tertanganu dengan baik, selain itu telemedicine juga bisa menjadi solusi inovatif untuk memberikan layanan maksimal tanpa harus khawatir dengan jarak antar puskesmas yang jauh disaat koneksi internet sudah baik" Kata Jibril yang juga alumni Short Course Australia Award Digital Health
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan 22 Puskesmas di Kab Jayapura dan RSUD Yowari bisa semakin mandiri dalam bidang kesehatan khususnya dalam menghadapi Kegawatdaruratan Jantung, mempersiapkan rujukan dan penggunaan telemedicine. Sehingga semakin banyak masyarakat di Kab Jayapura, Papua yang akan tertolong dan mendapatkan layanan kesehatan yang inovatif, terbaik dan berkualitas.
