Konten dari Pengguna

Menikmati Cita Rasa Makanan Khas Jawa Timur

Muhammad Mustofa Bamal Barqi

Muhammad Mustofa Bamal Barqi

Saya mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surabaya dari jurusan S1 teknik Informatika

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Muhammad Mustofa Bamal Barqi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto Makanan khas Jawa Timur sumber Muhammad Mustofa Kamal barqi
zoom-in-whitePerbesar
Foto Makanan khas Jawa Timur sumber Muhammad Mustofa Kamal barqi

Apa itu makanan tradisional?

Makanan tradisional adalah makanan yang menjadi identitas suatu daerah dan menjadi daya tarik tersendiri. Setiap makanan tradisional memiliki ciri khas yang berbeda-beda. Ciri khas tersebut, terutama dalam kuliner Indonesia, terlihat pada banyaknya penggunaan bumbu pada setiap masakan. Karena setiap daerah memiliki cita rasa yang unik, tetapi sama-sama kaya akan rempah-rempah, hal ini menjadikan makanan tradisional sebagai identitas bangsa Indonesia.

Berikut beberapa makanan tradisional khas Jawa Timur beserta penjelasannya:

1. Rujak Cingur

Rujak cingur adalah makanan khas Jawa Timur yang berasal dari Surabaya. Berbeda dengan rujak pada umumnya, rujak ini menggunakan cingur (moncong sapi) sebagai bahan utama. Sajian ini dilengkapi dengan sayuran seperti kangkung, kecambah, mentimun, krai, tempe, tahu, lontong, dan disiram dengan bumbu kacang yang dicampur petis. Rujak cingur wajib dicoba oleh wisatawan lokal maupun mancanegara yang berkunjung ke Jawa Timur.

2. Lontong Balap

Lontong balap juga berasal dari Surabaya. Makanan ini terdiri dari lontong, tauge, tahu goreng, lentho, kecap, bawang goreng, dan sambal. Ciri khasnya adalah lentho, yang dibuat dari kacang tolo yang direndam, ditumbuk, dicampur bumbu, dibentuk, lalu digoreng. Lentho memberikan cita rasa unik pada lontong balap.

3. Nasi Tempong

Nasi tempong adalah makanan khas Banyuwangi. Hidangan ini berisi sayuran rebus seperti bayam dan daun kemangi, serta lauk pauk seperti tahu, tempe, ayam, atau ikan jambal. Nama "tempong" berasal dari bahasa Osing yang berarti "tampar," sesuai dengan rasa sambalnya yang sangat pedas hingga terasa seperti "ditampar."

4. Ayam Lodho Bakar

Ayam lodho bakar adalah makanan khas Tulungagung. Hidangan ini sering disajikan pada acara selamatan. Menggunakan ayam kampung yang dibakar hingga empuk, ayam kemudian dimasak dengan kuah santan berbumbu. Rasanya gurih dan pedas, biasanya disajikan dengan nasi gurih.

5. Soto Lamongan

Sesuai namanya, soto ini berasal dari Lamongan. Soto lamongan menggunakan daging ayam yang diiris tipis, disajikan dalam kuah kaldu. Keunikan soto ini adalah tambahan koya, bubuk gurih yang terbuat dari kerupuk udang dan bawang putih yang dihancurkan. Koya memberikan rasa gurih yang khas.

6. Sate Madura

Sate Madura adalah makanan khas Madura. Berbeda dengan sate pada umumnya, saus kacang sate Madura sering menggunakan tambahan kemiri. Sate ini biasanya disajikan dengan lontong, sambal, irisan bawang merah, dan perasan jeruk nipis.

7. Tahu Tek

Tahu tek adalah makanan khas Surabaya yang berisi tahu goreng setengah matang, lontong, telur, tauge, dan irisan mentimun. Bumbu kacang dicampur dengan petis, memberikan rasa pedas, gurih, dan manis. Nama "tahu tek" berasal dari bunyi gunting yang digunakan untuk memotong bahan-bahan tersebut, yaitu "tek, tek, tek."

8. Rawon

Rawon berasal dari Ponorogo. Hidangan ini memiliki kuah hitam pekat yang berasal dari kluwek. Rawon menggunakan daging sapi yang dimasak hingga empuk, disajikan dengan tauge, kerupuk, dan kadang ditambahkan telur asin. Rawon dikenal sebagai salah satu masakan tertua di Indonesia, yang sudah ada sejak tahun 901 Masehi.

9. Pecel Lele

Pecel lele adalah makanan khas Lamongan. Tidak seperti "pecel" pada umumnya yang menggunakan bumbu kacang, pecel lele disajikan dengan sambal tomat dan lalapan seperti kemangi, mentimun, kol, kenikir, dan kacang panjang. Hidangan utama berupa lele goreng, tetapi juga tersedia ayam, tahu, tempe, atau bebek goreng.

10. Gethuk Pisang

Gethuk pisang adalah makanan khas Kediri. Berbeda dengan gethuk pada umumnya yang berbahan singkong atau ubi, gethuk ini menggunakan pisang, biasanya pisang raja nangka. Pisang dikukus hingga matang dan dikemas dalam daun pisang berbentuk seperti lontong.

Makanan-makanan di atas adalah makanan khas Jawa Timur yang terkenal dengan cita rasa pedas dan gurih. Wisatawan lokal maupun mancanegara wajib mencobanya ketika berkunjung ke Jawa Timur.