Alami Sedimentasi, Rawa Klampok Bakal Direvitalisasi

MalangTODAY.NET - Get the latest trending and all the things that happening in Malang Dari sudut pandang anak muda - Menginspirasi Indonesia
Tulisan dari MalangTODAY tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Rawa Klampok yang berada di Desa Senggreng, Kecamatan Sumberpucung (Dhimas Fikri)
MALANGTODAY.NET – Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) berencana merevitalisasi Rawa Klampok yang berada di Desa Senggreng, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang.
Disampaikan, Kabid Bina Manfaat Dinas PU SDA, M Fauzi bahwa pihaknya bakal mengirim tim untuk meninjau kondisi Rawa Klampok. Peninjauan akan dilakukan dalam waktu dekat.
“Teknisnya nanti, melihat hasil data di lapangan. Tapi yang pasti kita akan menjaga keberadaan mata air,” ujar Fauzi, Selasa (5/6).
Fauzi tidak menampik jika saat ini, rawa tersebut mengalami sedimentasi yang cukup signifikan. Hal itu berakibat pada menurunnya debit air yang ada.
Alami Sedimentasi, Rawa Klampok Bakal Direvitalisasi
“Memang ada sedimentasi yang luar biasa, dan tanah aluvial yang ada saat ini dibuat lahan bercocok tanam. Selain itu banyaknya gulma juga menjadi faktor turunnya debit air di Rawa Klampok,” ungkapnya.
Terpisah, Kepala Desa Senggreng, Sriadi mengatakan, memang telah mengajukan permohonan untuk revitalisasi rawa itu. Sriadi tidak ingin nasib Rawa Klampok seperti nasib embung lain, yang tidak terawat hingga tak bisa dimanfaatkan kembali.
“Dulu ada lima sumber mata air, sekarang hanya tinggal dua. Luasnya juga sekarang berkurang jauh, dulu 14 hektar, sekarang susut tinggal 5,8 hektar,” kata Sriadi.
Sriadi melanjutkan, selama ini Rawa Klampok memiliki fungsi utama untuk irigasi persawahan. Ada sekitar 52 hektar lahan yang dialiri dari rawa tersebut.
“Fungsi utama Rawa Klampok kan untuk irigasi sawah, oleh sebab itu kami sangat ingin agar segera dilakukan normalisasi debit air. Kalau sekarang dijadikan obyek wisata, itu kan nilai sampingnya,” terangnya.
Reporter: Dhimas Fikri
Editor: Annisa Eka Safitri
