Konten dari Pengguna

Kemana Fungsi Saputangan Sekarang Ini?

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari MALE.co.id tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kemana Fungsi Saputangan Sekarang Ini?
zoom-in-whitePerbesar

Masih adakah saputangan di kehidupan sehari-hari Anda? Sepertinya, zaman yang telah berubah membuat keberadaannya semakin terabaikan.

Artikel asli bisa dibaca disini

Saputangan berbeda jauh dibandingkan pocket square yang sekarang lebih familier. Umumnya lipatan kain kecil ini berada di kantung celana, fungsinya membersihkan keringat di wajah atau menutupi hidung sewaktu bersin. Sementara pocket square diciptakan sebagai dekorasi di saku depan jas atau blazer.

Meski fungsinya tergantikan oleh tisu, kain kecil itu tetap memiliki penggemarnya sendiri. Bahkan di beberapa kesempatan fungsinya masih relevan dengan gaya hidup modern. Menunjang kegiatan sosial, khususnya ketika membuka hubungan baru bersama lawan jenis.

Women cry,” ujar Robert De Niro pada Anne Hathaway dalam suatu adegan di film The Intern (2016). Artinya, saputangan dibawa pria bukan cuma dipakai sendiri, melainkan juga diperuntukkan bagi wanita.

Mengusap air mata mereka atau demi tujuan praktis lainnya, bagian dari strategi pendekatan pria kepada wanita pujaannya, terutama yang baru pertama ditemui. Tidak menutup kemungkinan, kencan berikutnya menjadi mudah.

Lalu bagaimana dengan pocket square? Bukankah fungsinya sama saja, bahkan juga merangkap sebagai aksesoris? Tidak. Keduanya sangatlah berbeda. Walau bentuknya kain persegi, saputangan terbuat dari bahan katun, supaya efektif menyerap cairan. Sementara pocket square berbahan satin atau sutra, kurang praktis bila dipakai menyeka air mata dan sebagainya.

BACA ARTIKEL TENTANG SEKS DAN KESEHATAN DISINI

Kalau Anda bersikeras menjadikan pocket square sebagai pengganti kain klasik tersebut, apa iya masih benar-benar bersih usai terpapar debu lantaran sebagian kain mencuat di saku depan jas atau blazer sepanjang waktu? Sepertinya mustahil.

Oleh karenanya, saputangan merupakan aksesori dasar yang tidak tergantikan dan urung absen dari tren fashion. Bagi MALEnials yang ingin membelinya, sejumlah hal wajib diperhatikan.

Pertama adalah ukurannya, yang lebih besar dibandingkan kain milik wanita. Kemudian carilah yang terbuat dari bahan katun, bukan satin, supaya daya serapnya lebih baik.

Mengenai motif, pilih model polos atau kotak-kotak yang klasik. Ingin menambah koleksi, Anda bisa membeli saputangan yang lebih bergengsi, dengan bahan katun sulaman.

Jadi, fungsi dan kegunaannya masih sangat dibutuhkan oleh pria. Akan ada situasi darurat dimana saputangan pasti terpakai. Entah ingin membasuh keringat, membersihkan wajah dari debu, atau untuk menyeka air mata wanita. Sepele sih, tapi dampaknya besar.

Penulis Naskah : Gading Perkasa | Jurnalis Male Indonesia