3 Rekomendasi Obat Alami Diare pada Bayi 0-6 Bulan

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Diare merupakan salah satu keluhan yang umum dialami oleh bayi. Tapi tahukah kamu Ma, ternyata ada berbagai obat alami diare pada bayi 0-6 bulan. Apa sajakah?
Mengutip dari laman resmi Mayo Clinic, diare merupakan penyakit pencernaan yang membuat penderitanya menjadi lebih sering buang air besar dan kondisi feses yang lebih cair. Diare terjadi disebabkan oleh virus, bakteri, maupun parasit.
Beberapa gejala umum diare pada bayi antara lain, fesesnya yang lebih cair, perutnya sakit, tubuh tampak kesakitan, bahkan ada juga yang disertai muntah. Kondisi tersebut bisa membuat bayi menjadi lebih rewel dan sering menangis.
Sesungguhnya sebagian besar kasus diare bisa sembuh dengan sendirinya. Namun, kalau dibiarkan, diare pada bayi juga bisa menimbulkan komplikasi yang dapat membahayakan tubuh bayi.
Sebagai pertolongan pertama, Mama-mama bisa memberikan beberapa obat alami diare pada bayi 0-6 bulan. Apa sajakah? Simak berbagai daftarnya yang telah Mama rangkum dari berbagai sumber ini ya!
Rekomendasi Obat Alami Diare pada Bayi 0-6 Bulan
Sebelum mengetahui apa saja obat alami diare untuk bayi 0-6 bulan, sebaiknya kamu mengetahui apa saja yang menjadi penyebab diare, antara lain:
Infeksi usus dan gastroenteritis, akibat virus, bakteri, dan parasit.
Keracunan makanan, khususnya bagi bayi yang sudah MPASI.
Alergi terhadap makanan atau obat-obatan tertentu.
Intoleransi laktosa.
Terlalu banyak mengonsumsi makanan tertentu, untuk bayi yang sudah MPASI.
Lantas, apa saja sih obat alami diare untuk bayi di bawah usia 6 bulan, berikut adalah daftarnya:
1. Lebih Banyak Memberikan ASI
Sesungguhnya cara sederhana mengatasi diare pada bayi adalah dengan lebih banyak memberikannya ASI. Apalagi untuk bayi di bawah usia 6 bulan, ASI merupakan asupan utama dan satu-satunya.
Terlebih, saat bayi mengalami diare, maka dia akan kehilangan banyak cairan tubuh. Dengan lebih banyak memberikannya ASI, bisa membantu mengembalikan cairan tubuhnya yang hilang dan mempercepat pemulihan kondisinya.
2. Oralit
Kamu tentu sudah familier dengan oralit atau dalam istilah medis disebut juga dengan cairan rehidrasi oral (CRO). Larutan oralit bermanfaat buat mencegah dan mengatasi dehidrasi ketika bayi mengalami diare.
Kamu bisa memberikan oralit pada bayi yang mengalami diare, dengan dosis ideal 30-90ml setiap jamnya untuk bayi di bawah usia 6 bulan.
3. Memberikan Suplemen Zinc
Selain itu untuk mengatasi diare pada bayi, Mama-Mama juga bisa memberikan suplemen zinc. Berdasarkan keterangan dari laman resmi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), bayi yang mengalami diare bisa diberikan suplemen zinc selama 10-14 hari.
Dosis pemberiannya pada bayi di bawah 6 bulan adalah sekitar 10 mg per harinya. Tapi biar lebih aman, kamu juga bisa berkonsultasi pada dokter untuk dosis yang aman.
Apabila kamu sudah memberikan berbagai obat alami tersebut tapi keluhan diare bayi tidak kunjung berhenti dan menunjukkan gejala lainnya, seperti:
Urinnya berwarna gelap.
Feses yang teksturnya makin cair.
Terdapat darah pada tinjanya.
Muntah lebih dari 3 kali.
Sakit perut menjadi semakin parah.
Segera hubungi dokter ya, biar si kecil mendapatkan penanganan yang lebih tepat!
Itulah dia beberapa obat alami diare pada bayi bayi 0-6 bulan. Semoga informasi ini bermanfaat untukmu ya!
(AN)
Frequently Asked Question Section
Apa saja gejala diare pada bayi?

Apa saja gejala diare pada bayi?
Fesesnya yang lebih cair, perutnya sakit, tubuh tampak kesakitan, bahkan ada juga yang disertai dengan muntah.
Kenapa memberikan asi pada bayi membantu pemulihan diare?

Kenapa memberikan asi pada bayi membantu pemulihan diare?
Karena ASI mengandung banyak nutrisi yang dibutuhkan untuk mengembelikan kekebalan tubuh bayi.
Apakah istilah medis dari oralit?

Apakah istilah medis dari oralit?
Cairan rehidrasi oral (CRO)
