3 Tanda Rahim Sehat dan Tidak Bermasalah

·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Penting nih buat kamu mengetahui tanda rahim sehat dan tidak bermasalah! Apalagi untuk Mama yang sudah menikah dan ingin memiliki momongan, nantinya kan rahim akan menjadi tempat janin tumbuh dan berkembang.
Nah, untuk bisa melahirkan bayi yang sehat, tentu saja seorang ibu perlu mempunyai rahim yang sehat dan subur.
Secara umum, rahim menjadi sebuah penampungan sel telur yang telah dibuahi sampai bertumbuh kembang hingga akhirnya dilahirkan. Jadi, menurut Mama, rahim wanita merupakan sesuatu yang luar biasa, karena di situlah nanti terdapat kehidupan baru.
Sebagai wanita, tentu saja kita perlu mengetahui bagaimana fungsi dari rahim serta apa saja tanda rahim sehat. Dengan mengetahui kondisi rahim yang sehat, kita juga bisa mencegah adanya gangguan kesehatan yang bisa saja menyerang organ reproduksi wanita ini.
Bagaimana penjelasannya? Simak selengkapnya di sini ya!
Tanda Rahim Sehat
Biar semakin jelas, Mama akan deskripsikan dulu sedikit mengenai rahim. Rahim merupakan organ otot yang bentuknya seperti buah pir terbalik dan terletak di antara kandung kemih serta rektum. Dalam istilah medis, rahim disebut juga dengan sebutan uterus.
Dalam rahim terdiri dari dua bagian utama, yakni leher rahim serta badan rahim. Dilansir March of Dimes, rahim punya tiga lapisan, di mana lapisan paling dalam akan berfungsi sebagai tempat keluarnya darah menstruasi.
Lalu, di lapisan kedua ada memotrium yang tersusun atas otot halus serta lapisan ketiga merupakan lapisan paling luar yang disebut juga dengan perimetrium.
Melansir laman Cleveland Clinic, rahim mempunyai banyak fungsi penting dalam reproduksi wanita. Tiga pekerjaan utama rahim adalah:
Kehamilan: Pada saat wanita hamil, kondisi rahim menjadi menegang untuk janin bertumbuh kembang dalam kandungan. Menjelang melahirkan, rahim juga akan mengalami kontraksi untuk membantu mendorong bayi keluar dari jalur kelahiran.
Kesuburan: Rahim merupakan tempat sel telur yang telah dibuahi usai terjadinya pembuahan.
Siklus menstruasi: Lapisan rahim merupakan tempat darah serta jaringan berasal selama menstruasi.
Biar semakin berfungsi dengan baik, rahim perlu dipastikan dalam keadaan sehat. Berikut adalah ciri-ciri dari rahim sehat:
1. Siklus Haid Normal
Menurut laman Mom Junction, umumnya siklus haid wanita normal terjadi setiap 21-35 hari dengan durasi pendarahan 2-8 hari.
Apabila wanita tak mempunyai siklus haid yang normal, lebih sebentar atau bahkan lebih lama, bisa jadi terdapat masalah pada rahimnya. Sebaiknya segera periksakan pada dokter jika kamu mengalami masalah pada siklus menstruasimu.
2. Nyeri Haid Normal
Ketika sedang menstruasi, apakah kamu sering mengalami nyeri pada perut? Hal tersebut merupakan hal yang normal terjadi ya, Ma! Nyeri yang dirasakan saat haid biasanya disebabkan oleh adanya hormon prostaglandin yang membuat terjadinya kontraksi pada otot rahim.
Nyeri haid yang normal biasanya terjadi pada 1-2 hari sebelum atau hari-hari pertama menstruasi, dirasakan di perut bagian bawah maupun pinggang, tingkat nyeri umumnya ringan, meski kadang disertai dengan rasa lemas atau mual.
Sementara itu, nyeri haid yang tidak normal adalah berlangsung lebih lama usai hari-hari pertama menstruasi, gejala nyeri haid tidak berkurang malah bertambah hebat, dan disertai dengan pendarahan yang lebih banyak dari biasanya.
Kalau hal tersebut terjadi, mungkin saja sebagai indikasi adanya penyakit atau gangguan pada rahim.
3. Mengalami Keputihan yang Normal
Selanjutnya yang menjadi tanda rahim sehat adalah keputihan yang berlangsung normal. Keputihan umum terjadi menjelang menstruasi.
Selain itu, keputihan juga bisa menjadi salah satu tanda awal kehamilan serta mungkin terjadi bagi Mama-Mama yang memakai KB hormonal.
Keputihan normal biasanya berwarna bening hingga putih kekuningan, teksturnya kental seperti lendir dan tidak berbau.
Kamu patut curiga apabila mengalami keputihan yang berwarna kehijauan atau abu-abu, berbau tidak sedap, dan terasa panas atau gatal pada vagina. Hal ini bisa disebabkan adanya infeksi jamur hingga penyakit yang bisa menyerang organ reproduksi.
Biasanya, wanita yang menjalani pola hidup sehat dan memiliki berat badan yang normal memungkinkan memiliki rahim yang lebih sehat serta subur. Ketika kamu memiliki tubuh yang sehat, hormon di dalam tubuh jadi lebih seimbang, sehingga proses ovulasi bisa berjalan lebih lancar.
Itu dia beberapa tanda rahim sehat. Kalau kamu mengalami permasalahan pada siklus menstruasi maupun gangguan lainnya yang terkait dengan kesuburan, jangan tunda untuk mendatangi dokter ya. Supaya segera mendapatkan penanganan yang tepat.
Semoga informasi ini bermanfaat untukmu!
(AN)
Frequently Asked Question Section
Apakah istilah medis dari rahim?

Apakah istilah medis dari rahim?
Istilah medis dari rahim adalah uterus.
Pada lapisan rahim manakah terjadi pendarahan saat menstruasi?

Pada lapisan rahim manakah terjadi pendarahan saat menstruasi?
Pendarahan saat menstruasi terjadi di lapisan terdalam rahim.
Hormon apakah yang memicu nyeri pada saat haid?

Hormon apakah yang memicu nyeri pada saat haid?
Hormon yang memicu nyeri pada saat haid adalah hormon prostaglandin.
