5 Tanda Jahitan Bersalin Terbuka

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mama-Mama pernah khawatir enggak sih kalau jahitan usai melahirkan normal lepas? Apa saja sih tanda jahitan bersalin terbuka yang perlu kamu ketahui?
Kebanyakan ibu hamil tentunya menginginkan persalinan normal. Terutama untuk Mama-Mama yang memang kondisi kehamilannya baik serta tidak ada komplikasi apa pun yang berbahaya, sehingga melahirkan secara normal lebih mudah untuk dilakukan.
Persalinan normal sendiri merupakan proses saat bayi dalam kandungan dilahirkan melalui vagina atau yang disebut juga dengan vaginal birth. Banyak Mama-Mama yang memilih melahirkan normal karena percaya waktu pemulihannya yang lebih cepat, serta juga bisa langsung melakukan IMD atau inisiasi menyusui dini dengan si kecil.
Sebenarnya, usai persalinan normal, jarang sekali terjadi komplikasi. Namun, pada beberapa kasus, jaringan di sekitar vagina bisa meregang dan robek usai melahirkan, sehingga butuh dijahit untuk memulihkannya kembali.
Lantas, ada enggak ya risiko jahitan melahirkan normal ini bisa lepas? Apa saja tanda jahitan bersalin terbuka?
Biar Mama-Mama enggak bingung lagi, berikut adalah penjelasannya yang telah Mama rangkum dari berbagai sumber. Cek selengkapnya di sini, ya!
Tanda Jahitan Bersalin Terbuka
Dikutip dari laman resmi Mayo Clinic, robekan vagina bisa saja terjadi saat melahirkan normal, terlebih kalau kepala bayi atau berat badan bayi terlalu besar saat vagina mulai meregang. Untuk itu, diperlukan langkah episiotomi, yaitu sayatan kecil pada perineum guna membantu proses persalinan. Nantinya, bakal dilakukan jahitan pada luka sayatan episiotomi ini.
Sebenarnya jahitan usai melahirkan normal ini bisa sembuh dalam waktu seminggu atau dua minggu. Akan tetapi, pada beberapa kasus, jahitan setelah persalinan normal ini bisa saja menjadi lepas dan terbuka. Berikut adalah beberapa tanda jahitan bersalin mulai terbuka dilansir dari laman WebMD:
Timbulnya keputihan dengan jumlah yang tidak normal.
Keputihan tersebut disertai dengan adanya bau tidak sedap.
Keluarnya gumpalan darah pada vagina.
Ada rasa nyeri atau sensasi terbakar saat buang air kecil.
Mengalami bengkak pada bagian tubuh, terutama di bagian kaki.
Mungkin kamu bertanya-tanya, kira-kira apa sih yang menyebabkan luka jahitan ini bisa terbuka? Hal ini bisa terjadi karena lokasi jahitan berada di sela-sela persendian atau bagian tubuh yang sering ditekuk, sehingga memperlambat luka bisa cepat sembuh. Adanya faktor timbulnya infeksi bisa juga menjadi penyebab luka jahitan melahirkan dapat lepas.
Healthline melansir, luka bekas jahitan melahirkan pun bisa cepat lepas apabila Mama sering muntah, batuk, atau bersin. Ketika kamu mengalami hal tersebut, biasanya tekanan perut menjadi meningkat secara tidak terduga, sehingga bisa mengakibatkan luka menjadi kembali terbuka.
Kemudian Mama-Mama yang mengalami obesitas atau kelebihan berat badan juga dapat lebih berisiko mengalami luka jahitan bersalin cepat lepas. Sebab, sel-sel lemak dalam tubuh menjadi kurang efisien dalam aliran darah dan memperlambat proses penyembuhan.
Mencegah Luka Bekas Persalinan Mudah Terbuka
Setelah mengetahui apa saja ciri-ciri jahitan yang lepas setelah persalinan normal, Mama-Mama bisa melakukan perawatan demi mencegah luka jahitan ini bisa terbuka. Mama bisa melakukan berbagai hal seperti berikut:
Kompres area perineum dengan es batu yang dibungkus dengan kain tipis yang telah dibasahi. Lakukan secara teratur dan biarkan selama 10 menit setiap kamu mengompres.
Mandi dua kali sehari untuk menjaga kebersihan perineum.
Lebih rajin mengganti pembalut, setidaknya setiap 4 jam untuk mengurangi risiko terjadinya infeksi.
Jaga tubuh agar tetap terhidrasi dengan lebih banyak minum air putih dan memperbanyak konsumsi serat serta vitamin.
Lebih berhati-hati dalam bergerak. Jangan sampai melakukan dulu aktivitas fisik yang berat yang bisa berisiko memperlambat penyembuhan luka.
Itulah beberapa tanda jahitan bersalin terbuka. Semoga informasi ini bermanfaat untukmu ya, Ma!
(AN)
