Konten dari Pengguna

6 Bulan Berapa Minggu Kehamilan? Ini Penjelasannya

Mama Rempong

Mama Rempong

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi 6 bulan berapa minggu kehamilan. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi 6 bulan berapa minggu kehamilan. Foto: Pexels

Menghitung hari kelahiran si kecil menjadi hal yang mendebarkan. Mama-mama yang sedang hamil pastinya nggak sabar untuk segera jumpa dengan buah hati.

Namun Mama perlu tahu, bahwa setiap bulan yang dilalui si kecil di dalam rahim, selalu ada pertumbuhan dan perkembangan baru yang signifikan. Seperti pada saat kandungan menginjak usia 6 bulan.

Pada bulan tersebut, paru-paru bayi telah terbentuk sempurna. Pada saat ini pula, kelopak matanya mulai terbuka dan menunjukkan respons kedip.

Selain itu, bayi juga sudah mulai bisa merespons terhadap suara. Misalnya, terhadap suara Mama yang sedang berbincang dan tertawa kencang secara tiba-tiba, bayi bisa kaget, dengan melakukan kedip maupun cegukan. Wah, lucu banget ya, Ma.

Nah, sebenarnya usia kandungan 6 bulan itu berapa minggu kehamilan? Berikut ini penjelasannya.

6 Bulan Berapa Minggu Kehamilan

Ilustrasi 6 bulan berapa minggu kehamilan. Foto: Pexels

Mengutip WebMD, pada kehamilan 6 bulan, kandungan akan memasuki minggu ke 23-27. Pada bulan ini, ukuran janin sekitar 21 cm dengan berat 0,63 kilogram.

Kulit si kecil pun masih transparan dengan pembuluh darah yang terlihat jelas. Bayi juga sudah memiliki pola tidur dan bangun yang teratur.

Pada usia kehamilan 6 bulan, Mama biasanya akan merasakan gejala seperti payudara mulai berkembang dan mulai memproduksi kolostrum, pusar mulai melebar dan terlihat menonjol, varises, dan pastinya perut Mama akan semakin membesar.

Mama bisa mencari baju hamil yang longgar agar perut terasa nyaman dan napas nggak sesak, ya.

Apa yang Terjadi pada Tubuh di Usia Kehamilan 6 Bulan?

Ilustrasi 6 bulan berapa minggu kehamilan. Foto: Pexels

1. Sering Buang Air Kecil

Mama-mama yang sedang mengalami gejala ini pasti kesal sekali ya. apalagi kalau kebelet pipis terjadi saat kita sedang tertidur lelap. Duh, terpaksa jalan ke kamar mandi sambil mengantuk.

Sebenarnya, sering buang air kecil sudah terjadi bahkan sejak kehamilan di bulan awal. Ini terjadi karena hormon kehamilan hCG menyebabkan peningkatan aliran darah ke daerah panggul Mama.

Terlebih lagi, rahim yang semakin berkembang mulai menekan kandung kemih dan menyisakan lebih sedikit ruang penyimpanan untuk urine. Ini alasan mengapa Mama lebih sering bolak balik ke kamar mandi pada saat usia kandungan yang semakin tua.

2. Sembelit

Hal ini terjadi karena rahim Mama yang semakin berkembang, sehingga memberikan tekanan pada usus dan memperlambat segala aktivitas di dalam tubuh.

3. Pegal

Mama mungkin akan merasakan pegal terutama pada bagian punggung, pinggang, dan area panggul. Hal ini disebabkan oleh perut Mama yang semakin besar dan beban yang harus Mama bawa pun semakin ekstra!

4. Gatal

Mama-mama yang sedang mengandung mungkin merasakan rasa gatal yang sangat di area perut? Mama tidak perlu khawatir, karena ini adalah hal yang wajar.

Tapi, meski begitu tetap saja rasa gatalnya pasti sangat mengganggu ya, Ma. Gatal ini terjadi karena kulit perut yang meregang di kala pertumbuhan bayi dalam kandungan yang semakin membesar.

5. Kram atau Bengkak di Kaki

Kram yang dialami disebabkan oleh pembuluh darah Mama yang bekerja lebih keras untuk menjaga agar semua darah mengalir ke seluruh tubuh.

Posisi dan Pergerakan Bayi pada Kehamilan 6 Bulan

Ilustrasi 6 bulan berapa minggu kehamilan. Foto: Pexels

Posisi: Selama bulan ini, terdapat lebih banyak ruang di dalam rahim membuat bayi dapat bergerak bebas dan melakukan berbagai posisi yang diinginkannya.

Gerakan: Pada saat ini, Mama dapat merasakan si kecil bergoyang dan berputar. Tendangan bayi akan terasa kuat Mama rasakan dan pola bangun dan tidur bayi mulai terbentuk.

Makanan yang Perlu Dikonsumsi

Ilustrasi 6 bulan berapa minggu kehamilan. Foto: Pexels

Mengutip Mom Junction, selama kehamilan Mama perlu berhati-hati dengan makanan yang dikonsumsi. Saat menyantap hidangan, Mama disarankan untuk mengonsumsi makanan yang bergizi dengan proporsi yang tepat, antara lain seperti:

  • Konsumsi banyak sayuran berwarna hijau, roti, sereal, dan susu. Makan ini mengandung sumber kalsium yang kaya. American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) merekomendasikan Mama yang sedang mengandung untuk memperoleh asupan kalsium harian sebanyak 1.000 mg.

  • Mengonsumsi produk biji-bijian utuh, kacang-kacangan, buah-buahan kering, daging sapi tanpa lemak, sayuran berdaun hijau dan ikan sarden, makanan tersebut merupakan sumber zat besi yang baik. Asupan zat besi harian yang direkomendasikan adalah 27 mg per hari.

  • Ikan berlemak seperti salmon dan susu yang diperkaya dengan vitamin D dapat membantu Mama mencapai asupan vitamin D yang disarankan, yakni sebesar 600 IU per hari. Tapi, Mama tidak diperbolehkan untuk mengkonsumsi ikan laut, ya.

  • Konsumsi buah jeruk, stroberi, tomat, dan brokoli ke dalam hidangan harian Mama. Buah dan sayuran tersebut adalah sumber vitamin C yang baik. Rata-rata asupan harian yang direkomendasikan adalah sebanyak 85 mg.

(ANS)

Frequently Asked Question Section

Mengapa saat hamil perut menjadi gatal?

chevron-down

Gatal saat hamil terjadi karena kulit perut yang meregang di kala pertumbuhan bayi dalam kandungan yang semakin membesar.

Kenapa saat hamil selalu sembelit?

chevron-down

Hal ini terjadi karena rahim yang semakin berkembang, sehingga memberikan tekanan pada usus dan memperlambat segala aktivitas di dalam tubuh.

Apa gejala yang dirasakan saat hamil enam bulan?

chevron-down

Payudara mulai berkembang dan mungkin mulai memproduksi kolostrum, pusar mulai melebar dan terlihat menonjol, varises, dan pastinya perut akan semakin membesar.