7 Aktivitas untuk Melatih Keseimbangan Anak
Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mama-Mama sudah tahu belum apa saja aktivitas untuk melatih keseimbangan anak? Keseimbangan ini penting banget lho, untuk mengontrol kemampuan gerak dasar (fundamental movement abilities) terutama pada anak usia dini.
Sedikit cerita, anak Mama yang berumur 3 tahun sebenarnya sudah lancar berjalan, Ma. Tetapi enggak jarang dia tiba-tiba menangis gara-gara jatuh atau menabrak benda di sekitarnya.
Nah, Mama pikir kalau dia ini belum bisa menyeimbangkan tubuhnya dengan baik. Akhirnya Mama cari-cari info deh soal aktivitas yang bisa melatih keseimbangan anak.
Aktivitas untuk Melatih Keseimbangan Anak
Keseimbangan sangat penting bagi anak kecil untuk belajar berjalan dan perkembangan keterampilan fisik penting lainnya. Tapi, keseimbangan tidak didapat begitu saja, melainkan keterampilan yang dipelajari dan membutuhkan upaya fisik dan mental.
Melatih keseimbangan sangat penting dilakukan agar koordinasi antar organ geraknya semakin optimal. Ajaklah si kecil melakukan aktivitas atau permainan yang seru dan menyenangkan yang bermanfaat untuk perkembangan keseimbangannya, minimal 30 menit setiap hari.
Nah, berikut ini adalah beberapa aktivitas untuk melatih keseimbangan anak yang bisa kamu coba di rumah.
1. Berdiri dengan Satu Kaki
Meskipun latihan ini terlihat sederhana, itu bisa menjadi tantangan bagi balita, Ma. Jika mereka kesulitan berdiri dengan satu kaki, lakukan permainan ini di samping dinding sehingga mereka dapat menopang tubuhnya dengan tangan.
Tantang si kecil untuk berdiri lebih jauh dari dinding setiap kali bermain. Tantang satu sama lain untuk melihat siapa yang bisa berdiri dengan satu kaki paling lama.
2. Yoga
Salah satu cara paling efektif untuk meningkatkan keseimbangan anak adalah dengan yoga.
Cobalah pose sederhana, seperti pose pohon, pose pesawat, dan lain-lain. Latihan yoga ini akan membantu anak meningkatkan keseimbangan, serta menumbuhkan kesehatan diri dan kesadaran tubuh.
3. Bermain Perosotan
Perosotan merupakan salah satu permainan favoritnya si kecil. Saat bermain perosotan, ia akan menaiki tangga terlebih dulu dan ini melatih ia untuk menjaga keseimbangan serta mengkoordinasikan mata, kaki, dan tangan sebelum akhirnya merosot ke bawah.
4. Engklek
Ini adalah salah satu permainan keseimbangan untuk balita. Gunakan selotip untuk membuat sembilan kotak untuk lapangan engklek di permukaan lantai dan siapkan koin atau batu.
Pemain pertama akan melempar koin ke kotak pertama tanpa membiarkannya menyentuh garis atau memantul di luar kotak. Jika berhasil, mereka akan melompat dengan satu kaki di atas kotak hingga mencapai kotak teratas.
5. Ayunan
Salah satu mainan yang juga jadi favorit! Ayunan merupakan sumber input vestibular atau yang berperan dalam keseimbangan, koordinasi, dan kontrol gerak tubuh yang baik. Sebab, tubuh diharuskan untuk bergerak agar ayunan tetap mengayun. Dorongan dari kaki ketika bermain ayunan, berperan dalam mengembangkan keterampilan urutan dan koordinasi motorik balita.
6. Bekukan!
Mainkan musik favorit anak dan minta anak untuk menari. Kemudian, hentikan musik dan anak harus diam membeku!
Jika anak ingin memenangkan permainan, mereka harus berhenti ketika musik berhenti dan menunggu sampai diputar lagi. Ini menantang kemampuan tubuh mereka untuk bergerak bebas dan tiba-tiba berhenti, membantu anak mengembangkan keseimbangan.
7. Panjat Dinding
Permainan ini mungkin cocok untuk anak yang cukup aktif dan suka tantangan. Bagaimana tidak, sebab cukup ekstrem karena memungkinkan anak untuk memanjat dan berada di ketinggian.
Permainan ini akan melatih ia dalam mengkoordinasikan urutan tangan dan kaki saat memanjat, keseimbangan tubuh serta mengembangkan kekuatan jari-jarinya.
Nah, itu dia beberapa aktivitas seru yang bisa melatih keseimbangan anak. Semoga bermanfaat ya, Ma!
(RPR)

