7 Tanda Hamil Bayi Down Syndrome

Konten dari Pengguna
4 Agustus 2022 9:43
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi tanda hamil bayi down syndrome (Sumber: Pexels)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tanda hamil bayi down syndrome (Sumber: Pexels)
ADVERTISEMENT
Apakah tanda hamil bayi down syndrome bisa diketahui? Selama hamil, memang kita perlu waspada dengan setiap hambatan yang mungkin saja terjadi. Salah satunya adalah kemungkinan hamil bayi down syndrome.
ADVERTISEMENT
Menurut yang Mama baca dari laman Parents, down syndrome merupakan kelainan genetik yang menyebabkan penderitanya memiliki kelainan fisik yang khas serta tingkat kecerdasan yang cenderung rendah.
Berdasarkan data dari WHO, diperkirakan 3.000 sampai 5.000 bayi terlahir dengan kondisi seperti ini setiap tahunnya.
Nah, sebelum mengetahui apa saja tanda hamil bayi down syndrome, ada baiknya Mama-Mama mengetahui dulu penyebab dari down syndrome ini.
Idealnya, bayi yang normal dilahirkan dengan 46 kromosom. Sementara itu, bayi dengan down syndrome dilahirkan dengan kromosom berlebih, atau sering disebut juga dengan kromosom 21.
Lantas, apa saja tanda hamil bayi down syndrome yang perlu Mama-Mama ketahui? Berikut adalah penjelasannya yang telah Mama rangkum dari berbagai sumber. Simak selengkapnya di sini ya!
ADVERTISEMENT

Tanda Hamil Bayi Down Syndrome

Ilustrasi tanda hamil bayi down syndrome (Sumber: Pexels)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tanda hamil bayi down syndrome (Sumber: Pexels)
Mengutip dari laman Science Daily, sebuah penelitian telah mengemukakan bahwa gejala hamil bayi down syndrome bisa diketahui dari pemeriksaan USG.
Tanda hamil bayi down syndrome bisa lebih diketahui sejak memasuki trimester kedua. Beberapa di antaranya adalah:
  1. Tulang paha lebih pendek dari kondisi normal.
  2. Tulang hidung yang kecil atau bahkan tidak terlihat.
  3. Ventrikel otak yang terlihat melebar.
  4. Terdapat bintik-bintik terang di bagian jantung.
  5. Adanya peningkatan ketebalan bagian pada belakang leher
  6. Kondisi arteri abnormal pada ekstremitas atas.
  7. Terjadinya pembengkakan ginjal ringan.

Penyebab Down Syndrome

Sesungguhnya hingga kini belum diterima secara pasti apa penyebab dari down syndrome ini. Namun terjadinya down syndrome pada bayi bisa dipicu oleh hal-hal berikut ini, seperti:

1. Usia

Umumnya semakin tua usia ibu saat hamil, maka semakin tinggi pula risiko mempunyai anak dengan down syndrome.
ADVERTISEMENT

2. Faktor Genetik

Sekitar 4% kasus down syndrome yang terjadi, dapat berasal dari faktor genetik atau diturunkan oleh orang tuanya.
Berdasarkan Pusat Data dan Informasi Kemenkes RI, risiko salah satu orang tua menurunkan down syndrome dapat tergantung pada orang tua pembawa kromosom 21, antara lain:
  • Apabila ibu yang menjadi agen pembawa atau carrier, risiko down syndrome diturunkan sekitar 10-15%.
  • Sementara itu jika pihak ayah yang menjadi carrier, risiko down syndrome diturunkan sekitar 3%.

3. Pernah Memiliki Riwayat Melahirkan Bayi Down Syndrome

Bumil yang sebelumnya pernah melahirkan bayi down syndrome, bisa mempunyai peluang lebih besar mengandung kembali bayi dengan down syndrome.

4. Ibu Hamil Kekurangan Asam Folat

Asam folat memiliki peranan sangat penting untuk kesehatan ibu hamil serta tumbuh kembang janin. Ketika bumil kekurangan asam folat, dikhawatirkan bisa mengganggu pembentukan kromosom.
ADVERTISEMENT
Untuk itu, pastikan Mama-Mama mengonsumsi makanan yang tinggi asam folat selama hamil, seperti kuning telur, aneka seafood, sayuran hijau, serta kacang-kacangan.

5. Adanya Paparan Zat Kimia atau Radiasi

Ibu hamil yang terlalu banyak terkena paparan kimia, zat asing, maupun radiasi bisa meningkatkan risiko bayi terkena down syndrome. Contohnya asap rokok, asap kendaraan, asap atau limbah industri, serta produk kecantikan yang berbahan kimia berbahaya.
Ilustrasi tanda hamil bayi down syndrome (Sumber: Pexels)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tanda hamil bayi down syndrome (Sumber: Pexels)
Masih menurut laman resmi Kemenkes, untuk mengetahui kondisi kelainan yang menyebabkan down syndrome, ibu hamil bisa melakukan pemeriksaan NIPT (Non Invasive Prenatal Test).
Tes ini merupakan screening guna mendeteksi kelainan pada janin yang bisa diketahui melalui darah ibu. Nantinya pemeriksaan NIPT akan mendeteksi ada atau tidaknya kelainan pada kromosom yang bisa diperkirakan berhubungan dengan down syndrome.
ADVERTISEMENT
Pemeriksaan NIPT ini bisa dilakukan setidaknya kalau wanita sudah mengandung sekitar 10 minggu.
Selain melakukan pemeriksaan rutin, menerapkan gaya hidup sehat pun penting buat menjaga kesehatan bumil serta janin yang ada dalam kandungan. Mulai dari memenuhi asupan nutrisi selama kehamilan, menjauhi hal-hal yang dapat membahayakan kehamilan, hingga rutin berolahraga dan istirahat cukup agar ibu hamil tidak rentan stres.
Itu dia beberapa tanda hamil bayi down syndrome. Semoga informasi ini bisa bermanfaat untukmu ya!
(AN)
Apa yang dimaksud dengan down syndrome?
chevron-down
Faktor apa saja yang bisa memicu kondisi down syndrome?
chevron-down
Test apakah yang bisa mendeteksi hamil down syndrome?
chevron-down
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020