Konten dari Pengguna

8 Cara Aman Diet Ibu Hamil agar Bayi Tidak Terlalu Besar

Mama Rempong

Mama Rempong

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi diet ibu hamil agar bayi tidak terlalu besar (Sumber: iStock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi diet ibu hamil agar bayi tidak terlalu besar (Sumber: iStock)

Tahukah kamu, Ma, jika tidak mengontrol berat badan saat hamil bisa meningkatkan risiko melahirkan bayi besar di atas 4.000 gram (makrosomia)? Oleh sebab itu, kamu perlu melakukan diet ibu hamil agar bayi tidak terlalu besar.

Namun, perlu kamu catat jika diet ibu hamil tidak seperti diet yang biasanya ya, karena diet ini bukan tipe diet yang mengurangi jatah makan, melainkan mengurangi jenis makanan tertentu yang bisa meningkatkan kemungkinan makrosomia.

Berikut ini 8 cara aman diet ibu hamil agar bayi tidak terlalu besar yang perlu kamu pahami.

Diet Ibu Hamil Agar Bayi Tidak Terlalu Besar

Ilustrasi diet ibu hamil agar bayi tidak terlalu besar (Sumber: iStock)

1. Memakan makanan dengan karbo kompleks

Perlu Mama tahu jika terdapat dua jenis karbo yang berbeda, yakni simpel dan kompleks. Karbo kompleks terbentuk dari gula alami yang memenuhi kebutuhan mineral, fiber, serta vitamin dalam tubuh ibu hamil.

Dengan mengonsumsi makanan karbo kompleks, bisa membantu dalam regulasi darah dalam tubuh sekaligus meminimalisir risiko makrosomia pada bayi. Kamu bisa konsumsi beberapa makanan karbo kompleks seperti pisang, ubi, nasi merah, kentang, jagung, atau oatmeal.

2. Konsumsi makanan kaya fiber

Mengonsumsi makanan kaya fiber bisa membantu kamu merasa kenyang lebih lama, sehingga kamu tidak perlu memakan banyak cemilan dengan gula atau garam berlebih.

Makanan kaya fiber yang bagus untuk ibu hamil antara lain apel, wortel, kacang-kacangan, dan oatmeal.

3. Meminum banyak air

Meminum banyak air juga bisa membantu dalam program diet ibu hamil agar bayi tidak terlalu besar. Ibu hamil sebaiknya meminum 6 sampai 8 gelas air mineral per hari. Air bisa membantu dalam mencerna gula yang tidak dibutuhkan di dalam ginjal.

Terlalu banyak gula dalam tubuh tidak akan baik bagi tekanan darah. Oleh karena itu, Mama perlu minum banyak air untuk menghindari diabetes yang bisa meningkatkan kemungkinan bayi lahir terlalu besar.

4. Diet makanan rendah kolesterol

Ilustrasi diet ibu hamil agar bayi tidak terlalu besar (Sumber: iStock)

Ternyata makanan tinggi kolesterol bisa meningkatkan kemungkinan bayi lahir terlalu besar. Oleh karena itu, hindari makanan tinggi kolesterol seperti junk food, daging berlemak dan lain-lain.

Sebagai gantinya, konsumsilah makanan rendah kolesterol seperti sayur dan buah-buahan.

5. Mengurangi konsumsi garam

Mengonsumsi makanan yang kaya garam tidaklah baik bagi tubuh karena bisa menaikkan tekanan gula darah yang akhirnya bisa menimbulkan diabetes. Diabetes merupakan salah satu faktor utama penyebab lahirnya bayi dengan berat badan berlebihan.

Perbanyaklah memakan makanan yang natural tanpa banyak proses kimia seperti daging segar, sayur-mayur, dan buah-buahan. Serta kurangi penggunaan garam dalam memasak makanan.

6. Kurangi konsumsi gula

Satu hal penting yang selalu menjadi catatan ibu hamil yakni kurangi konsumsi makanan tinggi gula. Memang makanan tinggi gula rasanya enak ya, Ma. Namun, kamu perlu hati-hati dengan dampak buruknya.

Konsumsi gula berlebih bisa meningkatkan risiko terkena diabetes dan preeklamsia.

7. Diet makanan rendah lemak

Makanan tinggi lemak sama berbahayanya dengan makanan tinggi kolesterol. Sebaiknya, Mama menjaga pola makanan dengan cara diet makanan rendah lemak. Dengan cara ini kamu akan terhindar dari diabetes dan risiko makrosomia pada bayi menjadi lebih rendah.

8. Menghindari makanan tinggi kafein

Konsumsi kafein akan membuat Mama semakin sulit mengontrol gula darah di mana hal ini meningkatkan risiko terkena diabetes. Kafein bisa ditemukan di berbagai makanan seperti kopi, cokelat, soda, dan lain-lain.

Itulah 8 cara aman diet ibu hamil agar bayi tidak terlalu besar. Jika kamu mau melakukan diet ibu hamil, tentunya kamu harus melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan ahlinya ya, Ma.

Semoga bayi dan ibu terjaga kesehatannya dan selamat sampai persalinan nanti.

(SRP)