Adakah Efek Samping Bayi Pakai Gurita? Begini Penjelasannya

Konten dari Pengguna
26 Maret 2022 18:48
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi efek samping bayi pakai gurita (Sumber: Pexels)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi efek samping bayi pakai gurita (Sumber: Pexels)
ADVERTISEMENT
Memakaikan gurita pada bayi menjadi salah satu tradisi turun temurun di Indonesia. Akan tetapi adakah efek samping bayi pakai gurita?
ADVERTISEMENT
Ketika bayi baru lahir, tentunya bakal banyak banget anjuran atau wejangan dari orang tua. Mama juga dari dulu sering dengar dari orang tua Mama buat anjuran memakai gurita ini. Katanya gurita ini bisa mengempiskan pusar yang bodong sampai mencegah masuk angin.
Sebenarnya enggak apa-apa sih kalau Mama-Mama mau menerapkan berbagai anjuran tersebut. Akan tetapi, sebagai orang tua kita perlu mencari tahu juga apakah setiap wejangan dari orang tua bertentangan dengan dunia medis atau tidak.
Apalagi salah satu fungsi gurita yang banyak dipercaya oleh orang tua zaman dulu adalah buat mengecilkan perut bayi. Tapi penggunaan gurita ini efektif enggak, ya?
Adakah efek samping bayi pakai gurita yang bisa membahayakannya? Kalau kamu penasaran, simak penjelasannya di sini yang telah Mama rangkum dari berbagai sumber ini ya. Cek infonya di sini!
ADVERTISEMENT

Efek Samping Bayi Pakai Gurita

Ilustrasi efek samping bayi pakai gurita (Sumber: Pexels)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi efek samping bayi pakai gurita (Sumber: Pexels)
Sebagaimana yang Mama-Mama ketahui, gurita merupakan kain yang biasanya digunakan buat melilit perut bayi ketika bayi baru lahir. Kenapa disebut gurita? Soalnya kain ini digunakan dengan cara dibelit atau diikat berlapis-lapis. Belahan kain inilah yang sering disebut seperti tentakel yang ada pada gurita.
Pemakaian gurita pada bayi umumnya dimaksudkan untuk mengecilkan perut bayi yang baru lahir. Padahal, perut bayi yang terlihat besar ini sebenarnya merupakan hal yang wajar, Ma. Mengingat perkembangan otot serta lemak yang ada di daerah perutnya belum sempurna.
Mengikatkan gurita yang terlalu kencang pada perut si kecil justru bisa berdampak buruk baginya, Ma. Mulai dari bayi bisa merasa kepanasan. Kemudian bayi juga bisa lebih cepat berkeringat. Keringat berlebih pada bayi juga bisa menyebabkan gatal-gatal serta ruam merah pada kulitnya.
ADVERTISEMENT
Belum lagi risiko kesulitan bernapas ketika bayi menggunakan gurita. Dilansir laman Baby Centre, sistem pernapasan bayi masih belum berkembang dengan sempurna dan masih rentan terkena berbagai masalah.
Ketika bayi terlalu ketat dililitkan dengan gurita, bisa saja dia mengalami sesak napas serta kekurangan oksigen. Kalau dibiarkan bayi bisa mengalami penyakit pernapasan atau yang lebih buruk adalah risiko kematian.
Ilustrasi efek samping bayi pakai gurita (Sumber: Pexels)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi efek samping bayi pakai gurita (Sumber: Pexels)
Mengutip dari laman New Parent Support, pemakaian gurita maupun bedong yang terlalu ketat bisa juga menyebabkan gangguan pada perkembangannya, terutama motoriknya. Pasalnya masih banyak organ serta anggota tubuh bayi yang masih belum bisa berfungsi secara sempurna.
Memakaikan gurita pada bayi juga bisa meningkatkan risiko terjadinya gumoh. Hal ini mengingat kondisi perut bayi akan lebih mudah tertekan saat dipakaikan gurita. Kemudian menyebabkan cairan atau ASI yang telah masuk ke perut bayi akan kembali dikeluarkan ke mulut.
ADVERTISEMENT
Nah, terus bagaimana dengan penggunaan gurita supaya tali pusarnya tidak bodong, Ma? Apakah memang benar bermanfaat?
Banyak orang tua zaman dulu yang menyarankan buat memakaikan gurita pada bayi agar pusarnya tidak bodong. Padahal sebenarnya tali pusar yang bodong ini bukan merupakan sebuah kondisi yang membahayakan.
Pusar bodong ini disebabkan adanya otot cincin perut yang belum menutup secara sempurna. Nantinya tali pusar yang bodong ini juga akan sembuh dan menghilang dengan sendirinya kok ketika si kecil sudah berusia 3-5 tahun.
Jadi enggak masalah juga apabila si kecil tidak dipakaikan gurita. Soalnya, belum ada kajian medisnya buat penggunaan gurita terhadap masalah pusar bodong ini.
Itulah dia beberapa efek samping bayi pake gurita. Semoga kita bisa lebih berhati-hati dengan segala informasi di luaran sana yang belum terbukti manfaatnya secara medis ya, Ma!
ADVERTISEMENT
(AN)
editor-avatar-0
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020