Adakah Efek Samping Pil KB Microgynon

Konten dari Pengguna
15 Juli 2022 19:19
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi efek samping pil KB microgynon (Sumber: Pexels)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi efek samping pil KB microgynon (Sumber: Pexels)
ADVERTISEMENT
Mama lagi ngobrol sama teman Mama soal pemilihan alat KB. Salah satu yang dibahas adalah ada enggak ya, efek samping pil KB microgynon?
ADVERTISEMENT
Ada banyak pertimbangan untuk suami istri menunda kehamilan. Kalau buat kasus teman Mama di atas, dia memang sedang mengatur jarak antara anak pertama dengan keduanya. Jadi, diputuskanlah untuk memakai KB biar menunda dulu hamil.
Sebenarnya, di Indonesia sendiri ada banyak jenis KB yang bisa Mama-Mama dan Papa-Papa gunakan. Memilih alat KB perlu benar-benar dicermati sesuai dengan kebutuhan dan kondisimu.
Salah satu alat kontrasepsi yang paling umum digunakan adalah pil KB. Pil KB sendiri merupakan alat KB yang bersifat hormonal, di mana mengandung hormon progestin serta estrogen guna mencegah terjadinya ovulasi.
Tingkat efektivitas pil KB pun terbilang tinggi dengan kegagalan hanya sekitar 8%. Makanya, enggak heran kalau pil KB menjadi pilihan banyak Mama-Mama untuk menunda kehamilan.
ADVERTISEMENT
Perlu kamu ketahui, terdapat juga alat kontrasepsi yang bersifat hormonal, yakni pil KB microgynon. Pil KB jenis ini mengandung ethinylestradiol dan levonorgestrel yang memiliki fungsi hampir mirip dengan dua hormon alami yang ada pada tubuh, yakni progesteron dan estrogen.
Namun, seperti alat KB lainnya, terdapat kelebihan serta kekurangan dari pemakaian pil KB microgynon ini. Lantas, apa saja efek samping pil KB microgynon?
Berikut adalah penjelasannya yang telah Mama rangkum dari berbagai sumber. Simak selengkapnya di sini, ya!

Efek Samping Pil KB Microgynon

Ilustrasi efek samping pil KB microgynon (Sumber: Pexels)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi efek samping pil KB microgynon (Sumber: Pexels)
Sebagai informasi, akan Mama jelaskan dulu sedikit ya mengenai cara kerja pil microgynon ini! Pil tersebut bekerja dengan mencegah sel telur atau ovum dilepaskan oleh indung telur, serta membuat cairan yang dikeluarkan serviks menjadi lebih kental. Hasilnya, sperma jadi makin sulit masuk ke dalam rahim.
ADVERTISEMENT
Tak hanya itu, pil microgynon pun mencegah adanya penebalan lapisan dalam rahim, sehingga sel telur yang dibuahi jadi sulit untuk bertumbuh.
Biasanya, dalam 1 kemasan pil microgynon terdiri dari 28 pil, dengan rincian 21 pil yang mengandung bahan aktif serta 7 pil kosong atau tanpa hormon.
Cara penggunaan pil microgynon ini adalah minum 1 pil setiap harinya selama 28 hari. Lalu, 7 pil yang kosong akan kamu konsumsi saat pada masa menstruasi. Sisanya yang 21 pil, kamu konsumsi hingga 21 hari ke depan sesuai dengan anjuran.
Ilustrasi efek samping pil KB microgynon (Sumber: Pexels)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi efek samping pil KB microgynon (Sumber: Pexels)
Mengutip dari laman WebMD, pil microgynon ini sesungguhnya memiliki efektivitas yang cukup tinggi dan terjaga jika dipakai secara tepat. Namun, sebagaimana umumnya alat KB lainnya, pil ini pun memiliki efek samping yang mungkin terjadi pada Mama-Mama.
ADVERTISEMENT
Hal yang paling umum yang bisa dirasakan adalah periode menstruasi yang menjadi tidak teratur. Kondisi ini enggak mengherankan, sebab alat KB hormonal umumnya akan membuat perubahan hormon dalam tubuh, sehingga memengaruhi siklus haid.
Lalu, efek samping lainnya adalah timbulnya flek atau pendarahan, sakit kepala, mual, perut kembung, hingga payudara yang terasa nyeri.
Mengingat pemakaian alat KB ini akan berpengaruh pada hormon, efek samping lainnya yang mungkin bisa terjadi adalah perubahan suasana hati. Bisa saja kamu mendadak merasa sedih atau menangis meski tanpa alasan.
Meski begitu kamu enggak perlu khawatir dulu, efek samping ini biasanya bakalan membaik dengan sendirinya setelah 2-3 bulan Mama-Mama memakai pil microgynon, di mana tubuh sudah bisa beradaptasi dengan adanya perubahan hormon tersebut.
ADVERTISEMENT
Mama hanya mengingatkan nih, kalau kamu mengalami periode haid yang tidak teratur dalam jangka waktu yang lama, pendarahan hebat disertai dengan rasa nyeri, atau keluhan lainnya, sebaiknya jangan ragu untuk segera menghubungi dokter, ya!
Biar kamu segera mendapatkan penanganan yang lebih lanjut atau dokter akan merekomendasikan alat KB lainnya yang memang sesuai dengan kondisimu.
Itulah dia penjelasan dari efek samping pil KB microgynon. Semoga informasi ini bisa membantumu ya, Ma!
(AN)
Apa itu pil KB microgynon?
chevron-down
Bagaimana cara kerja pil KB microgynon?
chevron-down
Bagaimana cara pemakaian pil KB microgynon?
chevron-down
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020