Apa Itu DBF dan Manfaatnya bagi Ibu serta Bayi?

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

DBF artinya menyusui secara langsung dan menjadi salah satu cara yang paling penting buat membangun ikatan emosional antara kamu dengan si kecil. Bagi Mama-Mama yang baru saja melahirkan dan memasuki fase menyusui, apakah sudah mengetahui lebih jelas mengenai DBF ini?
Proses DBF (direct breastfeding) ini bisa langsung dilakukan saat bayi baru saja lahir yang dikenal juga dengan inisiasi menyusui dini atau IDM.
Sebenarnya, menyusui secara langsung ataupun dengan botol merupakan pilihan dari Mama-Mama sendiri, ya. Soalnya, ada beberapa kondisi juga di mana seorang ibu enggak bisa menyusui secara langsung. Misalnya, ketika Mama-Mama sedang mengonsumsi obat-obatan atau menderita penyakit tertentu yang menyebabkan tak dapat menyusui langsung bayinya.
Meski begitu, perlu kamu ingat juga bahwa menyusui secara langsung pun mempunyai pengaruh penting pada tumbuh kembang anak. Ada berbagai manfaat yang bisa Mama-Mama dan si kecil rasakan dari DBF atau direct breastfeeding ini.
Lalu, apa sih sebenarnya yang dimaksud dengan DBF serta apa saja manfaatnya? Daripada penasaran, berikut adalah penjelasannya yang telah Mama rangkum dari berbagai sumber ini.
Apa Itu DBF dan Manfaatnya
Seperti yang telah Mama jelaskan sebelumnya, DBF artinya proses menyusui secara langsung dengan melakukan pelekatan dari mulut bayi pada payudara Mama-Mama. Proses menyusui merupakan masa penting bagi Mama-Mama dan si kecil.
American Academy of Pediatrics (AAP) bahkan merekomendasikan bayi untuk setidaknya menerima ASI selama tahun pertama kehidupannya.
Melakukan DBF memiliki banyak manfaat bagi Mama-Mama dan si kecil, berikut adalah berbagai manfaatnya yang perlu kamu ketahui:
1. Meningkatkan Bonding
Ngomongin soal menyusui secara langsung, salah satu manfaat yang paling dirasakan adalah untuk menciptakan bonding atau ikatan emosional antara Mama-Mama dan si kecil.
Ketika DBF, kamu dan bayi otomatis melakukan skin to skin atau bersentuhan secara langsung. Mama-Mama juga bisa menyusui bayi sambil mendekap, menggendong, atau berbicara padanya. Hal ini bisa membuat bayi merasa lebih nyaman saat menyusui dan tubuhmu pun menjadi semakin rileks.
2. Pemenuhan Nutrisi Bagi Bayi
Apakah kamu tahu, Ma? Bahkan sejak hamil, tubuhmu sudah dirancang untuk memproduksi ASI sesuai dengan kebutuhan bayi.
Menyusui bayi memang berfungsi untuk pemenuhan nutrisi untuk si kecil. Terlebih selama enam bulan pertama kehidupannya, ASI merupakan sumber nutrisi utama yang penting bagi tumbuh kembangnya.
Saat menyusui secara langsung, kamu dan si kecil akan bersentuhan. Dengan adanya interaksi secara langsung, otak akan mengirimkan pada tubuh buat memproduksi ASI sesuai dengan kebutuhan bayi.
3. Mencegah Bayi Terserang Penyakit dan Infeksi
Mengutip dari laman NHS, dalam ASI terdapat segala nutrisi yang dibutuhkan oleh bayi. Bahkan ASI juga mengandung antibodi yang bisa melindunginya dari segala penyakit.
Dengan DBF ini juga dapat menurunkan risiko gangguan kesehatan tidak hanya pada bayi, namun pada Mama-Mama sendiri.
4. Menstimulasi Lebih Banyak Produksi ASI
Kadang kita memiliki kekhawatiran apakah suplai ASI kita cukup enggak ya, buat memenuhi kebutuhan si kecil. Benar enggak, Ma?
Padahal sebenarnya tubuh Mama-Mama sudah dirancang mengikuti hukum supply and demand selama masa menyusui ini. Jadi dengan menyusui secara langsung, payudara bisa lebih cepat kosong. Nah, ketika kondisi payudara sudah kosong, otomatis tubuh akan me-reset kembali produksi ASI.
5. Lebih Mudah dan Praktis
Enggak bisa kita pungkiri kalau keunggulan DBF yaitu lebih mudah dan praktis dibandingkan dengan menyusui melalui botol. Di mana kita perlu menyiapkan, mencuci botol, lalu memompa ASI sebelum menyusui.
Itulah dia penjelasan mengenai DBF dan apa saja manfaatnya untuk ibu serta bayi. Biar produksi ASI-mu tetap lancar, jangan lupa untuk menjalani pola hidup sehat dan mengelola stres dengan baik ya, Ma!
Selamat meng-ASI-hi!
(AN)
