Konten dari Pengguna

Apa Itu Dramatic Play dan Manfaatnya untuk Anak

Mama Rempong

Mama Rempong

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi dramatic play adalah (Sumber: Pexels)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi dramatic play adalah (Sumber: Pexels)

Apa itu dramatic play? Mama-Mama sudah mengetahuinya belum. Bagi Mama-Mama yang masih memiliki anak kecil, mungkin kamu pernah melihat si kecil lagi bermain jadi pahlawan super, main peran dengan boneka, atau main dokter-dokteran.

Nah, singkatnya sih dramatic play adalah sebuah permainan khayalan atau bermain peran yang dia lakukan.

Mama saja sampai sekarang masih suka loh melakukan dramatic play ini dengan anak-anak Mama. Kadang main dengan kostum atau sekadar main dengan boneka. Ada kalanya juga loh, Mama ikutan main dramatic play ini ketika ada teman-temannya si buah hati.

Sepertinya sih, dramatic play ini pun sering kamu lakukan ya dengan si kecil di waktu senggang. Iya sih, saat bermain kadang permainannya juga bikin rumah berantakan. Hehehe, benar enggak, Ma?

Biarpun begitu, dramatic play ini sangat menyenangkan buat dilakukan. Baik untuk Mama-Mama maupun si kecil.

Tahukah kamu, dramatic play bahkan mempunyai manfaat loh buat mendukung proses tumbuh kembang anak. Jadi, apa sih yang dimaksud dengan dramatic play serta apa saja manfaatnya?

Kalau penasaran, berikut adalah penjelasannya yang telah Mama rangkum dari berbagai sumber. Simak di sini, ya!

Apa Itu Dramatic Play?

Ilustrasi dramatic play adalah (Sumber: Pexels)

Sebenarnya dramatic play ini merupakan hal yang sudah sering kita lakukan sehari-hari ya dengan si kecil. Menurut laman Good 2 Know Network, dramatic play adalah ketika anak-anak mengambil peran atau menjadi karakter orang lain yang mereka lakukan pada diri sendiri.

Dalam jenis permainan ini, anak-anak akan memerankan situasi yang pernah mereka lihat dalam kehidupan nyata, dari apa yang mereka tonton di televisi, maupun dari buku cerita. Oleh karena itu, dramatic play ini sering pula disebut dengan pretend play.

Saat melakukan dramatic play, si kecil berkesempatan memainkan secara langsung apa saja adegan dari apa yang mereka lihat. Misalnya, dia bermain dengan bonekanya lalu memakaikan baju pada boneka tersebut. Sebenarnya hal ini merupakan apa yang sering Mama-Mama lakukan juga pada si buah hati, bukan?

Begitu pula saat dia menyaksikan superhero kesayangannya di layar televisi. Hal ini membuatnya menjadi penasaran mengenai bagaimana rasanya menjadi superhero.

Artinya, anak sudah mulai membuat gambaran di kepalanya mengenai informasi yang dia langsung lihat atau rasakan sendiri. Setelah itu, anak mulai membuat konsep apa yang telah lihat dia tersebut buat kembali dilakukan, namun dengan media dan caranya tersendiri.

Sederhananya, mereka lalu memainkan dramatic play ini buat merasakan pengalaman dari apa yang telah dia lihat dan dia lihat, ya.

Selain menyenangkan bagi anak, dramatic play juga memiliki banyak manfaat untuk si kecil, di antaranya adalah:

Ilustrasi dramatic play adalah (Sumber: Pexels)

1. Baik untuk Perkembangan Psikologis dan Emosional Anak

Namanya juga anak-anak, terkadang perilakunya masih sulit untuk kita kontrol. Tapi hal ini wajar kok, Ma. Soalnya, emosional anak memang masih belum stabil.

Nah, melalui dramatic play, si kecil bisa mengenali dan memainkan berbagai karakter sesuai dengan imajinasinya. Proses ini secara tidak langsung bisa membuat si kecil lebih belajar buat mendalami emosi.

Hal tersebut juga baik untuk mendukung pembelajaran anak dalam mengenali, mengontrol, dan mengeksplorasi setiap pikiran, serta emosinya. Ketika dia sudah semakin mengenali emosinya, maka si kecil pun terhindar dari perilaku yang impulsif dan mempunyai hubungan yang baik dengan orang-orang di sekitar serta lingkungannya.

2. Membantu Anak Lebih Mengenal Dirinya Sendiri

Kalau yang Mama baca dari laman Rasmussen, anak yang senang bermain dramatic play, dia pun akan lebih mengenal dirinya sendiri. Melalui dramatic play, dia bisa mengetahui apa saja yang dia minati dan dia sukai.

Orang tua juga bisa semakin memahami apa saja sih hal-hal yang anak suka atau peran yang memang cocok bagi dirinya. Siapa tahu bisa menjadi arahan untuk masa depannya nanti, bukan?

3. Membantu Perkembangan Bahasa Anak

Ketika bermain dramatic play, anak pun otomatis lebih banyak kesempatan untuk lebih banyak berkomunikasi buat memerankan perannya. Hal ini tentu saja sangat baik buat perkembangan bahasanya.

Makanya, jangan lupa dampingi si kecil saat bermain ya, Ma. Berikanlah respons yang baik saat dia sedang bermain denganmu. Apabila anak mendapatkan respons yang baik dari orang tuanya, hal ini bisa meningkatkan kepercayaan diri anak dan membuatnya lebih semangat.

Itu dia penjelasan dari apa itu dramatic play dan apa saja manfaatnya. Yuk, mulai sekarang kita ajak si kecil buat melakukan dramatic play ini. Sesuaikan dengan kegemaran dan kesukaannya ya, Ma!

(AN)

Frequently Asked Question Section

Bagaimana contoh dari dramatic play?
chevron-down

Bermain jadi pahlawan super, main peran dengan boneka, atau main dokter-dokteran.

Apakah sebutan lain dari dramatic play?
chevron-down

Pretend play.

Mengapa dramatic play baik untuk perkembangan emosi anak?
chevron-down

Dramatic play dapat mendukung pembelajaran anak dalam mengenali, mengontrol, dan mengeksplorasi setiap pikiran serta emosinya.