Apa Itu Kembar Parasit?

Konten dari Pengguna
25 November 2022 13:53
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi kembar parasit adalah (Sumber: Pexels)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kembar parasit adalah (Sumber: Pexels)
ADVERTISEMENT
Apakah Mama-mama mengetahui mengenai kembar parasit? Atau malah baru pernah mendengarnya?
ADVERTISEMENT
Mama sendiri mengetahui kasus bayi parasit kalau enggak salah beberapa tahun yang lalu. Jadi ternyata, di Bandung sekitar tahun 2013 pernah terlahir bayi kembar siam, namun dengan tipe yang tidak biasa.
Saat itu, pihak rumah sakit memastikan bahwa yang terlahir ini merupakan bayi kembar parasit. Perlu kamu ketahui, kembar parasit memang kejadian yang langka di dunia.
Beberapa Mama-mama ada yang berharap bisa hamil anak kembar. Tentunya ini merupakan kebahagiaan tersendiri ya. Namun, dalam beberapa kasus, bumil bisa saja mengalami komplikasi saat hamil anak kembar. Salah satunya adalah mengandung bayi parasit.
Kembar parasit adalah ketika salah satu janin kembar berhenti berkembang tapi masih melekat pada janin yang masih berkembang. Sebenarnya apa itu kembar parasit dan bagaimana penyebabnya? Yuk, simak penjelasannya yang telah Mama rangkum dari berbagai sumber ini!
ADVERTISEMENT

Pengertian Kembar Parasit

Ilustrasi kembar parasit adalah (Sumber: Pexels)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kembar parasit adalah (Sumber: Pexels)
Kalau yang Mama baca dari laman Claveland Clinic, kembar parasit adalah kondisi di mana salah satu dari kembar identik di dalam rahim berhenti berkembang selama masa kehamilan. Tapi, janin yang berhenti berkembang masih melekat pada janin yang lainnya yang tetap bertumbuh.
Singkatnya, kembar parasit ini tidak mengalami proses perkembangan janin yang optimal. Termasuk pada organ-organ, jaringan, serta otaknya.
Sementara itu, kembar yang berkembang sempurna dikenal dengan istilah autosite atau dominan. Dalam kasus kembar parasit, mereka tidak berbagi organ dengan kembar autosite pada umumnya. Sehingga tidak dapat bertahan hidup sendiri.
Kasus ini bisa dibilang jarang terjadi dan hanya ada satu dari satu juta kelahiran. Kembar parasit biasanya diidentifikasi dalam sebuah tonjolan yang tidak bisa disebut juga sebagai anggota tubuh tambahan. Sebab, menempel pada kembar yang dominan.
Ilustrasi kembar parasit adalah (Sumber: Pexels)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kembar parasit adalah (Sumber: Pexels)
Sebenarnya, awalnya kembar parasit ini adalah kembar identik, yang artinya satu sel dibuahi dan membelah jadi dua sel setelah adanya proses pembuahan. Pada kehamilan anak kembar, berarti menghasilkan dua janin yang terpisah.
ADVERTISEMENT
Akan tetapi, dalam prosesnya, apabila telur gagal terpisah dari janin yang satu lagi secara penuh, maka akan menghasilkan kembar siam.
Nah, pada kembar parasit, bisa jadi salah satu janin mulai menyerap yang lain selama proses perkembangan awal. Janin yang kondisinya terserap oleh "kembarannya" ini akan berhenti berkembang dan berubah menjadi parasit.
Jika enggak ditangani dengan segera, kembar parasit bisa menimbulkan masalah kesehatan atau komplikasi pada kembar dominannya. Termasuk gangguan pada organ, infeksi, dan lain sebagainya.
Operasi pengangkatan kembaran parasit mungkin bakalan berbeda-beda, tergantung kasusnya. Sebelum adanya operasi pemisahan, dokter akan melakukan beberapa tes dan langkah-langkah guna memastikan keberhasilan operasi. Belum lagi risikonya setelah operasi terjadi.
Itulah dia penjelasan mengenai kembar parasit. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kamu ya!
ADVERTISEMENT
(AN)
Apa yang dimaksud dengan kembar parasit?
chevron-down
Apa istilah untuk janin kembar yang berkembang dengan optimal?
chevron-down
Seberapa umum kembar parasit ini terjadi?
chevron-down
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020