Konten dari Pengguna

Apa Itu Milk Blister dan Penyebabnya?

Mama Rempong

Mama Rempong

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi milk blister adalah (Sumber: Pexels)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi milk blister adalah (Sumber: Pexels)

Milk blister adalah kondisi luka lecet yang bisa dialami oleh ibu menyusui. Jika dibiarkan, kondisi ini pun dapat mengganggu proses menyusui loh!

Sebagian besar Mama-mama tentunya memiliki keinginan bisa memberikan ASI secara eksklusif selama 6 bulan. Bahkan kalau lancar, pemberian ASI bisa dilanjutkan sampai si kecil berusia 2 tahun.

Apalagi mengingat dalam ASI mengandung banyak nutrisi yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang bayi. Pada ASI juga terdapat antibodi yang gunanya melindungi bayi dari serangan infeksi, virus, dan penyakit.

Enggak hanya buat si kecil, ASI juga memiliki berbagai manfaat untuk Mama-mama. Termasuk untuk proses recovery ibu setelah melahirkan.

Akan tetapi, enggak bisa dipungkiri juga jika masa-masa menyusui ini pun tentunya penuh tantangan ya bagi Mama-mama. Ada berbagai keluhan yang bisa dialami oleh busui, salah satunya mengalami luka lecet di payudara.

Munculnya luka lecet di payudara bisa menjadi tanda terjadinya milk blister. Apa itu milk blister sebenarnya dan apa saja penyebabnya?

Daripada bingung, yuk simak penjelasan lengkapnya yang telah Mama rangkum dari berbagai sumber ini!

Pengertian Milk Blister

Ilustrasi milk blister adalah (Sumber: Pexels)

Apakah kamu sudah pernah mendengar istilah milk blister, Ma? Milk blister adalah bintik-bintik putih kecil yang nampak melepuh dan berisi susu. Hal tersebut bisa terjadi karena adanya peradangan ringan yang disebabkan oleh sumbatan pada kulit puting.

Milk blister sering dikenal juga dengan istilah milk blebs, yakni munculnya sumbatan di kulit payudara disertai dengan adanya seperti benjolan. Umumnya memiliki ukuran kecil dan sebenarnya hal ini normal terjadi pada ibu menyusui.

Meski begitu, milk blister bisa menimbulkan rasa sakit atau nyeri pada puting ibu. Jika dibiarkan, milk blister pun dapat menghambat proses menyusui.

Menurut laman Kelly Mom, milk blister biasanya terjadi saat ada kulit yang tumbuh di atas permukaan saluran susu. Sehingga membuat sejumlah kecil ASI menjadi menumpuk dan menekan puting ibu menyusui.

Ada beberapa faktor lainnya yang bisa menyebabkan milk blister pada busui, antara lain:

  • Adanya tekanan berlebih di area tertentu di payudara.

  • Bayi mengalami masalah dalam pelekatan, misalnya kegagalan dalam mengisap, menempelkan puting, atau mengalami masalah pada lidahnya.

  • Adanya bakteri yang ditularkan dari mulut bayi.

  • Ibu menyusui memiliki kelebihan pasokan ASI.

  • Penggunaan pompa ASI yang tidak pas, atau pompa ASI yang diatur terlalu kuat, sehingga menimbulkan lecet.

  • Busui yang alergi terhadap krim, salep, lotion, maupun obat yang dioleskan pada payudara.

Cara Mencegah Milk Blister

Ilustrasi milk blister adalah (Sumber: Pexels)

Sesungguhnya kondisi milk blister umum terjadi pada busui. Namun, jika dibiarkan dan enggak ditangani secara tepat bisa menimbulkan infeksi yang dikenal juga dengan istilah mastitis.

Untungnya sih, sekarang sudah banyak berbagai cara yang bisa kamu lakukan untuk mencegah milk blister ini makin memburuk, seperti berikut ini:

1. Jaga Puting Agar Tetap Lembap

Kondisi puting payudara yang kering bisa membuat iritasi, termasuk milk blister menjadi lebih parah. Kamu bisa menjaga puting payudara biar tetap lembap dengan mengoleskan essential oil, contohnya minyak zaitun.

Selain dapat mencegah milk blister, penggunaan essential oil juga dapat membuat payudara jadi lebih rileks.

2. Pastikan Bayi Melakukan Pelekatan yang Benar

Salah satu penyebab milk blister atau gangguan pada payudara lainnya saat menyusui adalah posisi pelekatan yang salah. Pelekatan yang salah ini bisa membuat lebih banyak tekanan pada puting, sehingga bikin puting jadi cepat lecet.

Jadi, pastikan si kecil telah melakukan pelekatan yang tepat sebelum proses menyusui ya, Ma!

3. Hindari Penggunaan Bra yang Terlalu Ketat

Enggak hanya bisa membuat milk blister, pemakaian bra yang terlalu ketat nantinya juga bisa menyebabkan masalah pada produksi ASI.

Sebaiknya kamu memilih bra dengan ukuran yang tepat, terbuat dari bahan sintesis, lembut, dan aman kamu gunakan.

4. Konsumsi Suplemen Khusus Ibu Menyusui

Kamu juga bisa mengonsumsi suplemen yang khusus untuk ibu menyusui. Bukan hanya biar produksi ASI tetap lancar, tapi juga bisa menjaga tubuh dari serangan virus atau bakteri yang nantinya bisa menyerang payudara.

Kalau bisa, konsultasikan dulu dengan dokter ya terkait suplemen apa yang baik untuk kamu konsumsi.

Itu dia penjelasan apa itu milk blister serta penyebabnya. Semoga bisa menjawab semua kebingunganmu ya, Ma!

(AN)

Frequently Asked Question Section

Apa istilah lain dari milk blister?
chevron-down

Milk blebs.

Jika dibiarkan, milk blister ini dapat menjadi keluhan apa?
chevron-down

Mastitis atau infeksi pada payudara.

Sebutkan salah satu penyebab milk blister?
chevron-down

Adanya bakteri yang ditularkan dari mulut bayi.