Konten dari Pengguna

Apa Perbedaan Foremilk dan Hindmilk?

Mama Rempong

Mama Rempong

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi perbedaan foremilk dan hindmilk (Sumber: Pexels)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perbedaan foremilk dan hindmilk (Sumber: Pexels)

Para ibu menyusui, apakah sudah mengetahui perbedaan foremilk dan hindmilk? Tentunya saat memasuki fase menyusui, ada berbagai hal yang perlu kamu ketahui demi berlangsungnya kelancaran pemberian ASI.

Sebagian besar Mama-mama tentunya ingin produksi ASI tetap lancar hingga nanti selesai melalui ASI eksklusif, dan bahkan dilanjutkan sampai si kecil berusia 2 tahun. Tapi pada prosesnya, mungkin kamu akan menemui berbagai kondisi yang kerap membuat busui jadi bingung. Seperti misalnya, mengapa ASI jadi kurang kental? Hal tersebut kenapa ya sampai bisa terjadi? Apakah ada masalah dalam suplai ASI?

Rupanya, kondisi ini dapat disebabkan oleh perbedaan komposisi foremilk dan hindmilk pada ASI Mama-mama loh! Nah, apakah kamu sudah mengetahui mengenai jenis komposisi ASI ini?

Lantas, apa sih perbedaan foremilk dan hindmilk yang perlu ibu menyusui ketahui? Daripada bertanya-tanya terus, yuk kita simak penjelasannya yang telah Mama rangkum dari berbagai sumber ini!

Cek infonya di sini ya!

Perbedaan Foremilk dan Hindmilk

Ilustrasi perbedaan foremilk dan hindmilk (Sumber: Pexels)

Apakah kamu sebelumnya sudah pernah dengar istilah foremilk dan hindmilk? Bisa dibilang keduanya merupakan dua jenis ASI yang diproduksi tubuh ibu saat masa menyusui.

Melansir laman Romper, foremilk merupakan ASI pertama yang diperoleh bayi ketika awal sesi menyusui. Sementara itu, hindmilk adalah ASI yang didapatkan si kecil setelahnya.

Sesungguhnya perbedaan antara keduanya lebih ke teksturnya. Pada umumnya, foremilk memiliki konsistensi yang lebih encer, pasalnya foremilk punya kandungan air yang lebih banyak. Foremilk pun punya kandungan lemak yang lebih rendah tapi lebih tinggi gula susu laktosanya.

Foremilk punya warna putih yang agak kebiruan karena komposisi utamanya adalah air. Biarpun lebih banyak air, foremilk tetap punya kandungan nutrisi serta protein yang dibutuhkan oleh bayi.

Berbeda dengan hindmilk yang teksturnya creamy dan lebih padat akan kalori. Tekstur hindmilk yang lebih padat juga dipengaruhi oleh banyaknya kandungan lemak di dalamnya.

Warna hindmilk sendiri putih pekat dan agak kekuningan. Balik lagi, hal ini mengingat banyaknya kandungan lemak di dalam susu tersebut.

Ilustrasi perbedaan foremilk dan hindmilk (Sumber: Pexels)

Hal ini juga berkaitan dengan sebagian besar lemak berkumpul pada bagian dalam payudara yang ada di dinding alveoli, atau jaringan payudara yang memproduksi ASI. Dengan kata lain, semakin banyak dan sering ASI dikeluarkan, jumlah lemak dalam susunya pun bisa semakin tinggi.

Tapi, perlu kamu perhatikan juga bahwa foremilk bisa saja tidak selalu mengandung kadar lemak yang rendah. Jika jarak waktu antarsesi menyusui cukup dekat, maka susu yang keluar kemungkinan masih bercampur dengan susu yang tersisa dari pemberian terakhir. Di mana foremilk mungkin dapat mengandung sisa lemak dari sesi menyusui sebelumnya.

Akan tetapi, ketika jarak waktu menyusui cukup jauh. Maka susu yang tersisa di payudara bakalan lebih encer.

Mungkin kamu juga bertanya-tanya, manakah yang lebih baik antara foremilk dan hindmilk? Sesungguhnya kedua sama-sama baik untuk tumbuh kembang bayi. Terlebih buat sumber energi, untuk peningkatan antibodi, serta perkembangan otak serta fisik bayi.

Itulah dia penjelasan perbedaan foremilk dan hindmilk. Semoga hal ini bisa menjadi informasi penting bagi Mama-mama biar proses menyusui berjalan semakin lancar ya, Ma!

(AN)

Frequently Asked Question Section

Bagaimana warna ASI foremilk?

chevron-down

Putih pucat dan kebiruan.

ASI apakah yang mengandung lebih banyak lemak?

chevron-down

Hindmilk.

Apa saja manfaat dari foremilk dan hindmillk?

chevron-down

Sebagai sumber energi, untuk peningkatan antibodi, serta perkembangan otak serta fisik bayi.