Apa Perbedaan Gerakan Janin dan Usus? Ini Jawabannya

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa perbedaan gerakan janin dan usus? Mama bisa mengetahui dengan mengenali ciri-ciri dari setiap gerakan tersebut.
Selama kehamilan berlangsung, Mama mungkin sering kali merasakan bayi melakukan gerakan halus. Kondisi ini biasanya terjadi ketika usia kehamilan mencapai 9 minggu.
Akan tetapi, gerakan yang selalu dirasakan ibu hamil pada perut bukan hanya disebabkan oleh gerakan janin, tetapi oleh beberapa alasan lainnya, termasuk gerak usus.
Lantas, apa yang membedakan gerakan janin dan usus? Guna mengetahuinya, Mama bisa menyimak informasi seputar perbedaan gerakan janin dan usus berikut ini.
Perbedaan Gerakan Janin dan Usus
Gerakan ataupun tendangan janin adalah salah satu hal yang dinanti-nantikan oleh ibu hamil, termasuk Mama yang sedang mengandung. Namun, terkadang, gerakan pada perut bisa disebabkan oleh gerakan pada sistem pencernaan.
Maka dari itu, Mama perlu memahami perbedaan antara gerakan janin dan usus agar Mama bisa tahu apakah janin yang tengah dikandung sudah mulai bergerak.
Mengutip dari Pregnancy Birth Baby, Mama yang sedang mengandung biasanya akan mulai merasakan gerakan janin pada usia 16-24 minggu kehamilan.
Gerakan janin pada umumnya terasa seperti sensasi berkibar dan menyebar pada perut. Sensasinya seperti ada kupu-kupu pada perut. Janin pada umumnya akan bergerak dengan aktif, bahkan mungkin ketika Mama tidur.
Di samping itu, selama kehamilan berlangsung, perut maupun usus juga terus menjalankan fungsinya mencerna makanan dengan baik.
Maka dari itu, Mama mungkin menyadari usus Mama sering terasa seperti bergerak. Dikutip dari Healthline, gerakan usus sendiri dikenal dengan gerakan peristaltik, yakni gerakan otot-otot yang berkontraksi untuk mendorong makanan sepanjang saluran pencernaan.
Gerakan usus ini pada umumnya terasa seperti gelombang yang berbalik. Gerakan usus ini biasanya akan meningkat ketika usus mengalami masalah.
Jadi, perbedaan gerakan janin dan usus terletak pada sensasi yang dirasakan Mama. Selain itu, terdapat perbedaan lainnya yang mungkin Mama jadikan sebagai acuan, di antaranya:
Gerakan janin pada umumnya tidak menimbulkan rasa nyeri, meskipun beberapa ibu hamil mungkin tidak nyaman dibuatnya, sedangkan gerakan usus berhubungan dengan masalah pencernaan sehingga bisa saja menyebabkan rasa sakit
Gerakan janin biasanya tidak disertai dengan gejala lain, sedangkan gerakan usus bisa saja disertai dengan gejala masalah pencernaan.
Gerakan janin memiliki pola tertentu, misalnya setiap pagi, malam, setelah makan, saat lapar, dan sebagainya. Gerakan usus biasanya hanya terjadi ketika waktu makan.
Gerakan janin bisa terjadi di bagian perut mana saja, tergantung pada posisi bayi, sedangkan gerakan janin biasanya cenderung tidak berpindah dan hanya terjadi pada satu bagian.
Itulah beberapa perbedaan gerakan janin dan usus. Semoga dengan informasi di atas, Mama bisa membedakan kedua jenis gerakan ini.
(SAI)
Frequently Asked Question Section
Kapan gerakan bayi mulai terasa?

Kapan gerakan bayi mulai terasa?
Mama yang sedang mengandung biasanya akan mulai merasakan gerakan janin pada usia 16-24 minggu kehamilan.
Apa itu gerakan peristaltik?

Apa itu gerakan peristaltik?
Dikutip dari Healthline, gerakan usus sendiri dikenal dengan gerakan peristaltik, yakni gerakan otot-otot yang berkontraksi untuk mendorong makanan sepanjang saluran pencernaan.
Apakah bayi menendang menyebabkan sakit perut?

Apakah bayi menendang menyebabkan sakit perut?
Gerakan janin pada umumnya tidak menimbulkan rasa nyeri, meskipun beberapa ibu hamil mungkin tidak nyaman dibuatnya
