Apa Saja Ciri Bayi Prematur yang Sehat?

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mama penasaran deh, apa saja ya ciri bayi prematur yang sehat? Soalnya kan katanya bayi prematur lebih berisiko mengalami masalah perkembangan.
Persalinan umumnya terjadi di usia kehamilan sekitar 37-42 minggu. Bayi yang lahir sebelum usia 37 minggu sering kita sebut juga dengan bayi prematur.
Buat Mama-Mama yang mengalami kelahiran lebih cepat dari saat waktu melahirkan ideal, tentunya bakal menjadi tantangan tersendiri untukmu. Bayi yang lahir prematur memang akan membutuhkan perawatan yang ekstra dibandingkan dengan bayi yang lahir normal.
Mungkin banyak Mama-Mama yang khawatir soal pertumbuhan dan perkembangan bayi prematur ini. Mengingat bayi prematur berisiko lebih tinggi mengalami gangguan medis tertentu.
Akan tetapi hal tersebut belum tentu loh bakal dialami oleh bayi prematur. Asalkan Mama-Mama dan Papa-Papa bisa memberikan perawatan dan perhatian yang lebih, serta selalu memberikan nutrisi yang terbaik, bayi prematur tetap bisa mempunyai tahapan perkembangan yang baik sesuai usianya.
Maka dari itu, Mama-Mama juga perlu mengetahui ciri bayi prematur yang sehat. Apa sajakah? Simak penjelasannya di sini yang telah Mama rangkum dari berbagai sumber.
Ciri Bayi Prematur yang Sehat
Sebagaimana yang telah Mama singgung sebelumnya, bayi prematur merupakan bayi yang lahir terlalu dini sebelum usia kehamilan 37 minggu. Menurut data dari March of Dimes, setiap tahun 1 dari 10 bayi di Amerika lahir dengan prematur.
Bayi prematur mungkin bakal mengalami komplikasi kesehatan saat lahir, sebab dia lahir disaat organ-organnya belum berkembang dengan matang. Selain itu, bayi prematur juga lahir dengan berat badan yang amat rendah dibandingkan bayi yang lahir normal, sehingga perlu dirawat lebih lama di rumah sakit.
Ada beberapa istilah yang menggambarkan kelahiran bayi prematur ini, di antaranya adalah:
Prematur terlambat: Bayi yang lahir di antara usia 34-36 minggu kehamilan.
Prematur sedang: Bayi yang lahir di antara usia 32-34 minggu kehamilan.
Sangat prematur: Bayi yang lahir kurang dari 32 minggu atau bahkan sebelum minggu ke 25 kehamilan.
Mengutip Mayo Clinic, sebenarnya penyebab kelahiran prematur belum diketahui secara pasti. Akan tetapi, ada beberapa faktor yang bisa mempengaruhi ibu hamil bisa mengalami kelahiran prematur. Mulai dari adanya masalah kesehatan pada ibu hamil, seperti darah tinggi atau diabetes, ibu hamil yang mengalami kelebihan berat badan, pernah keguguran, hingga masalah yang terjadi pada serviks maupun plasenta.
Semakin dini usia kelahiran bayi prematur, maka semakin besar pula kemungkinan dia memiliki masalah kesehatan. Melansir laman What to Expect, ada beberapa masalah yang umum ditemui pada bayi prematur, mulai dari masalah pernapasan, gangguan jantung, serta masalah pada sistem kekebalan tubuhnya.
Maka dari itu, biasanya bayi prematur perlu menghabiskan waktu di unit perawatan intensif bayi baru lahir (NICU) selama beberapa hari atau bahkan hingga beberapa minggu. Bayi prematur perlu tinggal di NICU sampai organ mereka cukup berkembang untuk tetap hidup tanpa dukungan alat medis.
Masih menurut March of Dimes, bayi prematur sudah bisa pulang dari rumah sakit atau dinyatakan sehat setelah menunjukkan tanda-tanda seperti berikut ini:
Beratnya setidaknya sudah 4 pon atau 2 kg.
Suhu badannya tetap hangat tanpa bantuan inkubator. Inkubator sendiri merupakan tempat tidur plastik bening yang membantu menjaga bayi supaya tetap hangat.
Berat badannya sedikit demi sedikit mulai bertambah.
Sudah bisa menyusui, baik langsung maupun melalui botol.
Bisa bernapas sendiri tanpa bantuan alat medis.
Setelah bayi pulang ke rumah, mungkin dia juga masih memerlukan obat-obatan serta perawatan khusus sampai nanti kondisinya bisa lebih baik lagi. Mama-Mama juga disarankan untuk rutin memeriksakan kondisi bayi ke dokter sekaligus memantau bagaimana tahapan perkembangan bayi prematur ini.
Itu dia penjelasan mengenai ciri bayi prematur yang sehat. Meski kelahiran prematur, seringkali membuat orang tua menjadi khawatir. Namun, dengan perkembangan dunia medis saat ini, bayi prematur tetap punya peluang besar untuk hidup dan bisa berkembang sesuai dengan tahapan perkembangannya.
Sehat-sehat terus buatmu dan si buah hati ya, Ma!
(AN)
Frequently Asked Question Section
Berapa lama berat badan bayi prematur naik?

Berapa lama berat badan bayi prematur naik?
Biasanya, berat badan bayi prematur akan naik 14 hari setelah dilahirkan, Ma. Tapi, hal ini juga bergantung pada kondisi bayi, ya.
Bagaimana cara menaikan berat badan bayi prematur?

Bagaimana cara menaikan berat badan bayi prematur?
1. Memberikan ASI 2. Melakukan skin to skin agar hangat 3. Berikan asupan tambahan sesuai anjuran dokter 4. Lakukan pemeriksaan rutin untuk mengetahui perkembangannya
Apa ciri bayi prematur yang sehat?

Apa ciri bayi prematur yang sehat?
Salah satu ciri bayi prematur yang sehat adalah berat badannya terus naik setiap harinya dan mampu bernapas tanpa menggunakan alat.
