Konten dari Pengguna

Apa Saja Syarat Masuk SD yang Perlu Orang Tua Ketahui?

Mama Rempong

Mama Rempong

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi syarat masuk SD (Sumber: Pexels)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi syarat masuk SD (Sumber: Pexels)

Mama lagi sering membahas syarat masuk SD dengan beberapa sahabat Mama. Apalagi jadwal pendaftaran PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru 2022) sudah dibuka sejak 17 Mei 2022 kemarin.

Enggak kerasa ya, sekarang si kecil sudah mau masuk SD saja. Kayaknya baru kemarin dia bayi, belajar jalan, eh sekarang ternyata sudah mau daftar ke SD. Makanya banyak Mama-Mama yang sekarang mulai sibuk melakukan segala sesuatunya untuk menghadapi PPDB 2022 ini.

Memilih sekolah untuk anak bukan merupakan hal yang mudah juga, ya. Tentunya bakal banyak banget pertimbangan dari Mama-Mama dan Papa-Papa sebelum sepakat memasukkan si kecil ke sekolah dasar.

Ada orang tua yang memilih sekolah yang letaknya tidak jauh dari tempat tinggalnya, supaya kegiatan anak di sekolah lebih mudah terpantau. Akan tetapi enggak sedikit juga Mama-Mama dan Papa-Papa mempertimbangkan buat memasukkan anak ke sekolah yang agak jauh dari rumah, namun dengan fasilitas yang lebih lengkap. Jadi, itu semua tergantung kesepakatan dari kamu dan pasangan ya, Ma.

Sebelum anak masuk SD, ada beberapa hal juga yang perlu Mama-Mama perhatikan dan persiapkan. Hal ini juga mengingat pola belajar di SD sangat jauh berbeda ketika anak di TK. Termasuk salah satunya mengetahui apa saja syarat masuk SD.

Bagaimana selengkapnya? Simak penjelasannya yang telah Mama rangkum dari berbagai sumber ini, ya!

Syarat Masuk SD

Ilustrasi syarat masuk SD (Sumber: Pexels)

Berdasarkan Permendikbud atau Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 1 Tahun 2021, berikut adalah beberapa syarat masuk SD yang perlu orang tua ketahui:

  1. Calon peserta didik baru untuk kelas 1 SD, diprioritaskan untuk anak berusia 7 tahun.

  2. Calon peserta didik baru untuk SD yang akan mendaftar minimal berusia 6 tahun per tanggal 1 Juli tahun berjalan.

  3. Anak-anak yang berusia lebih muda diperbolehkan buat mendaftar, dengan syarat usia paling muda adalah 5 tahun 6 bulan pada 1 Juli tahun berjalan. Asalkan anak tersebut mempunyai potensi kecerdasan maupun bakat istimewa. Kemudian dinyatakan sudah siap secara psikis yang dibuktikan dengan rekomendasi tertulis dari psikolog atau profesional lainnya.

  4. Apabila tidak tersedia rekomendasi dari psikolog, maka rekomendasi tersebut bisa diperoleh dari dewan guru atau dari tingkatan sekolah sebelumnya.

  5. Segala persyaratan tersebut harus dibuktikan juga dengan menyertakan akta kelahiran atau surat keterangan lahir yang telah dikeluarkan oleh pihak berwenang serta dilegalisir oleh lurah, kepala desa, atau pejabat setempat lainnya yang berwenang sesuai dengan domisili calon peserta didik.

  6. Syarat usia masuk SD tersebut tidak berlaku untuk sekolah pendidikan khusus, pendidikan layanan khusus, serta berada di wilayah 3T (terluar, tertinggal, dan terdepan).

Mengapa Ada Batas Usia Anak untuk Masuk SD?

Ilustrasi syarat masuk SD (Sumber: Pexels)

Kalau kita lihat dari persyaratan yang di atas, memang diprioritaskan anak yang sudah berusia 7 tahun untuk masuk SD. Mungkin masih banyak orang tua yang berpikir kalau anak yang sudah bisa menulis, membaca, serta menghitung, artinya sudah siap buat masuk SD. Padahal, sebenarnya ada beberapa hal yang perlu Mama-Mama perhatikan.

Dilansir laman Made for Mums, sebelum mempertimbangkan buat memasukkan anak ke jenjang yang selanjutnya, orang tua perlu memperhatikan beberapa aspek perkembangan anak, seperti bagaimana kemampuannya kognitif, motorik, bahasa, hingga sosial dan emosionalnya.

Tingkat pendidikan SD tentu saja akan sangat berbeda dengan apa yang anak jalani pada saat dia TK. Saat sudah masuk SD, si kecil tidak hanya belajar menulis, membaca, dan menghitung saja, namun dia juga bakalan mulai beradaptasi dengan teman-teman yang baru, mulai mengembangkan ide serta imajinasinya, hingga belajar bagaimana mengikuti instruksi dengan benar.

Usia 7 tahun dianggap ideal bagi anak untuk mulai berkembang dan belajar mengenai hal-hal yang baru tersebut. Ketika mental si kecil sebenarnya masih belum siap namun dipaksakan untuk masuk SD maka dikhawatirkan dia bukan hanya gagal dalam mengikuti pelajaran saja, tapi bisa jadi juga terhambat dalam hal bersosialisasinya.

Itulah dia beberapa syarat masuk SD yang perlu orang tua ketahui. Semoga informasi ini bermanfaat untukmu ya, Ma!

(AN)

Frequently Asked Question Section

Berapakah usia yang diprioritaskan anak untuk masuk SD?

chevron-down

Menurut Permendikbud atau Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 1 Tahun 2021, calon peserta didik baru untuk kelas 1 SD, diprioritaskan untuk anak berusia 7 tahun.

Bolehkah anak berusia di bawah 6 tahun mendaftar SD?

chevron-down

Masih berdasarkan Permendikbud atau Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 1 Tahun 2021, Anak-anak yang berusia lebih muda diperbolehkan buat mendaftar, dengan syarat usia paling muda adalah 5 tahun 6 bulan pada 1 Juli tahun berjalan.

Apa saja aspek perkembangan anak yang perlu diperhatikan orang tua sebelum anak

chevron-down

Sebelum mempertimbangkan buat memasukkan anak ke jenjang yang selanjutnya, orang tua perlu memperhatikan beberapa aspek perkembangan anak, seperti bagaimana kemampuannya kognitif, motorik, bahasa, hingga sosial dan emosionalnya.