Konten dari Pengguna

Apakah Tanda Hamil Harus Ada Bercak Darah?

Mama Rempong

Mama Rempong

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi apakah tanda hamil harus ada bercak darah? (Sumber: iStock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi apakah tanda hamil harus ada bercak darah? (Sumber: iStock)

Mama mungkin bertanya-tanya terkait tanda kehamilan yang seharusnya terjadi sebagai tanda positif kehamilan. Salah satunya adalah pertanyaan bercak atau flek yang muncul. Apakah tanda hamil harus ada bercak darah? Mari kita kupas bersama-sama, Ma!

Mama dengar dari saudara Mama, katanya sih kalau kita hamil muda maka akan kelihatan tandanya melalui pendarahan ringan yang mirip dengan flek menstruasi. Namun, perbedaan secara spesifiknya sendiri Mama pun awalnya belum paham.

Mama pun mencari tahu dengan membaca berbagai sumber. Karena informasi ini tentunya penting diketahui oleh Mama-Mama yang hendak memiliki anak termasuk Mama di masa dulu. Selengkapnya seperti apa? Simak setelah ini ya, Ma!

Apakah Tanda Hamil Harus Ada Bercak Darah?

Ilustrasi apakah tanda hamil harus ada bercak darah? (Sumber: iStock)

Bercak darah yang sebelumnya sudah Mama singgung tadi ternyata bukanlah flek biasa lho, Ma. Karena bercak darah atau pendarahan ringan menjadi tanda jika sel telur yang telah dibuahi berhasil menempel pada dinding rahim.

Kondisi tersebut bisa disebut juga sebagai implantasi. Kemunculan bercak darah ini normal kok terjadi pada awal kehamilan.

Tapi, bagaimana dengan Mama yang tidak melihat adanya bercak darah di awal kehamilan?

Hal itu juga tidak menjadi masalah, Ma, karena beberapa penelitian menyebutkan bahwa proses ini hanya terjadi kepada satu dari tiga ibu hamil di seluruh dunia. Di mana artinya tanda kehamilan tidak selalu harus ada bercak darahnya. Ada juga Mama yang tidak mengalami bercak darah, namun tetap mengalami kehamilan.

Untuk memperjelas cara membedakan bercak darah tanda hamil dengan menstruasi, kamu bisa simak gejala-gejala di bawah ini, Ma.

Ilustrasi apakah tanda hamil harus ada bercak darah? (Sumber: iStock)

1. Darah Berwarna Merah Muda

Adanya proses implantasi menjadi penyebab perubahan pada dinding rahim. Mama perlu memperhatikan warna darah yang keluar di masa-masa awal karena darah implantasi berwarna pink cerah atau merah terang.

2. Tidak Muncul Darah Beku

Darah yang muncul dari proses implantasi tidak akan memunculkan darah beku. Berbeda dengan darah menstruasi yang tak jarang membeku dan agak padat. Hal ini karena darah implantasi berasal dari dinding rahim.

3. Jumlah Darah yang Berbeda

Kamu perlu memperhatikan jumlah darah yang keluar ya, Ma. Karena darah implantasi biasanya tidak sebanyak darah menstruasi. Darah menstruasi biasanya akan memenuhi pembalut bahkan di hari-hari awal, namun darah implantasi tidak akan memenuhi pembalut yang digunakan.

4. Lama Waktu Pendarahan yang Berbeda

Darah implantasi tidak keluar dalam waktu lama seperti darah menstruasi. Darah implantasi hanya akan keluar selama beberapa jam saja hingga maksimal mencapai 3 hari. Sementara itu, darah menstruasi biasanya keluar selama 3 sampai 7 hari atau lebih serta dalam jumlah yang lebih banyak.

Demikian bahasan terkait pertanyaan ‘apakah tanda hamil harus ada bercak darah?’ yang Mama harap bisa menjawab dan menambah pengetahuan kamu ya, Ma.

Pada intinya, tanda kehamilan tidak selalu harus ada bercak darah di awalnya ya, Ma. Karena hal ini tidak terjadi pada seluruh wanita di dunia. Semoga bermanfaat!

(SRP)