Konten dari Pengguna

ASI Eksklusif Berapa Lama? Ini yang Perlu Dipahami

Mama Rempong

Mama Rempong

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ASI ekslusif berapa lama (Sumber: Freepik)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ASI ekslusif berapa lama (Sumber: Freepik)

Belum lama ini Mama mendapatkan pertanyaan dari seorang teman yang akan melahirkan mengenai ASI eksklusif berapa lama?

Memberikan ASI untuk bayi memang banyak manfaatnya. Tak sekadar untuk pemenuhan nutrisi bagi si kecil saja. Lebih dari itu, menyusui juga dapat menjalin keterikatan atau bonding antara Mama-Mama dengan si kecil.

Bagi kamu yang sedang hamil atau menjelang persalinan, sangat penting nih untuk mengetahui seluk beluk mengenai ASI. Termasuk pemberian ASI eksklusif berapa lama untuk bayi.

Berikut telah Mama rangkum ya dari berapa sumber mengenai hal penting yang perlu kamu ketahui tentang ASI. Apa sajakah? Simak selengkapnya di sini ya!

ASI Eksklusif Berapa Lama?

Ilustrasi ASI ekslusif berapa lama (Sumber: Freepik)

Sebagian besar Mama-Mama tentunya ingin menyusui bayinya secara langsung serta enggak sedikit pula kan yang mungkin berencana memberikan ASI hingga usia 2 tahun. Pertanyaannya adalah ASI eksklusif ini sebenarnya sampai berapa lama sih diberikan kepada bayi?

American Academy of Pediatrics (AAP) merekomendasikan agar bayi disusui secara eksklusif selama sekitar 6 bulan pertama. Selanjutnya ibu disarankan terus menyusui sambil memperkenalkan makanan pendamping atau MPASI bergizi selama 2 tahun atau lebih.

Begitu pula dengan Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO yang merekomendasikan pemberian ASI eksklusif hingga 6 bulan pertama dan menyusui dengan makanan pendamping ASI sampai usia 2 tahun atau lebih.

Meski begitu, terkadang tidak semua ibu bisa dengan mudah menyusui si buah hati secara eksklusif. Ada beberapa kondisi seperti riwayat kesehatan tertentu, misalnya penderita penyakit kanker atau ginjal, serta gangguan kesehatan lainnya yang membuat ibu tidak bisa menyusui langsung bayinya. Bila mengalami hal itu, Anda tentu harus berkonsultasi dengan dokter, Ma.

Manfaat Memberikan ASI Eksklusif

Ilustrasi ASI ekslusif berapa lama (Sumber: Freepik)

ASI menjadi satu-satunya nutrisi penting untuk si kecil sampai 6 bulan pertama kehidupannya. ASI merupakan air susu yang diproduksi secara alami oleh tubuh dan memiliki kandungan gizi yang penting untuk tumbuh kembang bayi, mulai dari lemak, vitamin, karbohidrat, serta protein.

Tak hanya itu, ASI juga mengandung zat antibodi pembentuk kekebalan tubuh yang bisa membantunya melawan bakteri serta virus. Maka dari itu, bayi yang diberikan ASI tubuhnya akan lebih kuat untuk tidak diserang berbagai penyakit, seperti diare, asma, infeksi, penyakit saluran pernapasan, dan yang lainnya.

Menurut laman Center for Disease Control and Prevention (CDC), pemberian ASI juga dapat membuat si kecil menjadi lebih cerdas. Sudah banyak penelitian yang menyatakan dampak positif ASI untuk kecerdasan otak bayi.

Hubungan emosional yang semakin terjalin ketika Mama-Mama sedang menyusui juga dapat memberikan kontribusi yang baik bagi tumbuh kembangnya.

ASI eksklusif juga mampu mengurangi risiko terjadinya sindrom kematian bayi mendadak atau sudden infant death syndrome (SIDS) yang bisa terjadi ketika bayi tengah terlelap.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa efek ASI untuk mengurangi risiko terjadinya SIDS bisa terlihat ketika bayi sudah diberikan ASI eksklusif minimal sampai usianya 2 bulan.

Itu dia informasi tentang ASI eksklusif berapa lama yang bisa Mama bagikan. Agar suplai ASI Mama-Mama tetap melimpah dan berkualitas, jangan lupa untuk selalu mengonsumsi makanan yang tinggi gizi ya.

Apabila bayi tidak bisa diberikan ASI, kamu bisa menggantinya dengan susu formula atau susu soya. Ada baiknya juga kamu berkonsultasi dulu dengan dokter atau konsultan laktasi mengenai pemberian susu formula sebagai pengganti ASI.

Semoga informasi ini bermanfaat untukmu ya, Ma!

(AN)