Konten dari Pengguna

Bagaimana Cara Menggunakan Termometer pada Bayi yang Benar

Mama Rempong

Mama Rempong

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara menggunakan termometer pada bayi (Sumber: Pexels)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara menggunakan termometer pada bayi (Sumber: Pexels)

Apakah Mama-Mama sudah mengetahui bagaimana cara menggunakan termometer pada bayi yang benar? Kelihatannya sih simpel ya, tapi ada beberapa hal yang perlu kamu pahami, nih!

Bagi para orang tua, mengetahui suhu normal bayi merupakan hal penting untuk diketahui. Ketika menyadari si kecil mengalami kenaikan suhu tubuh, jadi kita bisa mengantisipasi apakah dia mengalami demam maupun gangguan kesehatan lainnya.

Normalnya sih, suhu tubuh anak ada di kisaran 36,5-37 derajat Celsius. Kalau suhu tubuhnya sudah melebihi 38 derajat Celsius, bisa dikatakan dia sudah mengalami demam.

Makanya, memiliki termometer sendiri di rumah bisa sangat membantu ya buat mengetahui mengenai suhu tubuh anak ini. Ketika kita sudah mengetahui adanya perubahan suhu tubuh si kecil, jadi Mama-Mama bisa mengantisipasi langkah apa yang selanjutnya bisa dilakukan.

Namun, apakah Mama-Mama sudah mengetahui cara menggunakan termometer pada bayi yang benar? Jika belum, berikut akan Mama jelaskan selengkapnya yang telah dirangkum dari berbagai sumber. Simak di sini, ya!

Cara Menggunakan Termometer pada Bayi

Ilustrasi cara menggunakan termometer pada bayi (Sumber: Pexels)

Menurut laman resmi Seattle Children, bayi sedang mengalami demam apabila suhu tubuhnya seperti berikut:

  • Suhu rektal (pada dubur), dahi, dan telinga di atas 38 derajat Celsius.

  • Suhu oral (pada mulut) 37,5 derajat Celsius.

  • Suhu ketiak (aksila) 37,2 derajat Celsius.

Perlu Mama-Mama ketahui, suhu badan bayi yang meningkat atau demam ini sesungguhnya merupakan reaksi imun tubuh yang melawan suatu penyakit, infeksi, virus, maupun bakteri.

Pada bayi, meningkatnya suhu tubuh bisa jadi karena faktor cuaca, misal lingkungan yang terlalu panas dan bisa juga karena bayi sedang tumbuh gigi.

Mama-Mama juga perlu mewaspadai ketika suhu badan bayi menurun, hingga di bawah 35 derajat Celsius. Hal ini disebut dengan kondisi hipotermia, serta bisa terjadi karena pengaruh cuaca dingin maupun penggunaan pakaian yang masih basah.

Mengutip dari laman NHS, sebenarnya secara umum, Mama-Mama bisa mengetahui suhu tubuh bayi dengan menyentuh bagian pipi, dahi, punggung, serta perut bayi. Akan tetapi, kalau kamu ingin mengetahui lebih detailnya, sebaiknya memakai termometer untuk mengukur suhu tubuhnya.

Termometer yang bisa digunakan untuk mengukur suhu tubuh bayi sebenarnya ada berbagai jenis. Ada yang bisa ditempatkan di ketiak, mulut, dahi, serta pada bagian duburnya. Kalau kamu masih kebingungan cara memakainya, berikut adalah langkah-langkah pemakaian termometer sesuai dengan bagian tubuh yang ingin di ukur:

1. Suhu Aksila (Digunakan pada Ketiak)

Apabila Mama-Mama ingin mengukur suhu tubuh bayi dari ketiak, pastikanlah ujung termometer telah menyentuh bagian tubuh bayi tanpa terhalangan dengan pakaiannya.

Tunggu hingga beberapa saat sambil tetap memastikan termometer dalam jepitan ketiak bayi. Apabila termometer sudah berbunyi, maka kamu sudah bisa membaca hasil suhu tubuhnya.

2. Suhu Oral (Digunakan pada Mulut)

Kemudian bagi Mama-Mama yang ingin mengukur suhu tubuh bayi dari mulutnya, kamu tinggal meletakkan termometer di bawah lidah bayi dalam keadaan mulut tertutup.

Pertahankan posisi termometer dalam mulut dan tunggu hingga berbunyi. Lalu, tarik termometernya untuk mengetahui hasil dari suhu tubuhnya.

3. Suhu Rektal (Digunaan pada Dubur)

Buat mengukur suhu rektal atau melalui dubur, posisikan dulu bayi dalam keadaan tengkurap. Sebelumnya oleskan dulu sedikit petroleum jelly pada ujung termometer.

Masukkan dengan perlahan ujung termometer ke dalam rektumnya, tapi jangan sampai lebih dari 2 cm. Tahan dulu di tempatnya dan pastikan jangan sampai lepas. Tunggulah hingga terdengar bunyi lalu lepaskan termometer untuk melihat hasilnya.

4. Suhu dari Dahi

Ilustrasi cara menggunakan termometer pada bayi (Sumber: Pexels)

Termometer dahi ini sekarang umum banget digunakan ya Ma, sejak adanya pandemi covid-19. Keuntungan dari termometer dahi adalah tidak memerlukan kontak fisik.

Cara penggunaannya juga relatif mudah. Posisikan termometer kurang lebih 5 cm dari tengah dahi. Pastikan untuk memegang termometernya dengan stabil. Lalu, tekan tombol suhu dan perangkat termometer ini akan berbunyi saat suhu tubuh sudah dapat diketahui.

Oh iya, sebelum memakai termometer, pastikan termometer dalam keadaan bersih baik sebelum dan sesudah mengukur suhu tubuh anak. Cucilah termometer dengan menggunakan air sabun atau lap dengan alkohol, supaya termometer bersih dari kotoran serta bakteri yang berisiko menimbulkan penyakit.

Mama-Mama juga harus mencuci tangan dulu sebelum menggunakan termometer ya, agar tetap higienis.

Itulah dia cara menggunakan termometer pada bayi yang benar. Semoga informasi ini bermanfaat untukmu, ya!

(AN)