Konten dari Pengguna

Bagaimana Cara Pakai Test Pack? Ini Panduannya

Mama Rempong

Mama Rempong

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara pakai test pack. Foto: Freepik
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara pakai test pack. Foto: Freepik

Adakah di antara kamu yang lagi mencari informasi bagaimana cara pakai test pack? Mama tebak, ini mungkin pengalaman pertamamu ya? Soalnya Mama juga waktu masih newbie mengalami hal yang sama.

Sedikit curcol nih, waktu awal-awal menikah Mama memang enggak punya niat untuk menunda kehamilan. Jadi, waktu menggunakan test pack jujur saja rasanya deg-degan banget takut hasilnya enggak sesuai dengan yang diharapkan.

Waktu mau pakai test pack, sejujurnya Mama enggak tahu bagaimana caranya dan kapan waktu terbaik supaya hasilnya akurat. Nah, biar kamu enggak bingung seperti Mama dulu, Mama bakal kasih informasi soal pemakaian test pack.

Cara Pakai Test Pack

Ilustrasi cara pakai test pack. Foto: Freepik

Sebelum kita cari tahu cara pakainya, sebaiknya kita ketahui dulu bagaimana sih cara kerja test pack. Kalau Mama baca dari VeryWell Family, test pack atau alat tes kehamilan bekerja dengan mendeteksi hCG (hormon kehamilan) dalam urin. Soalnya, ketika sel telur yang dibuahi telah ditanamkan ke dalam rahim, maka tubuh akan mulai membuat hCG.

Test pack akan memberikan hasil positif (garis dua) jika kadar hCG setidaknya 20mIU. Terus bagaimana ya cara pakainya? Simak step by step-nya berikut ini ya, Ma.

  • Lakukan tes di pagi hari. Menentukan waktu untuk melakukan tes adalah hal yang penting, Ma. Sebaiknya, kamu melakukan tes kehamilan di pagi hari karena urine lebih terkonsentrasi. Kalau kamu memang sedang hamil, urine pertama di pagi hari memiliki tingkat hCG yang tinggi sehingga kehamilan lebih mudah dideteksi.

  • Untuk memulai, cuci tangan dengan air hangat dan sabun. Lepaskan test pack dari pembungkus foilnya. Lalu kamu harus buang air kecil di cangkir atau kencing langsung ke alat tes kehamilan.

  • Penting untuk mendapatkan "sampel aliran tengah". Ini berarti kamu harus mengeluarkan sedikit air kencing terlebih dahulu, dan kemudian menggunakan sisa air kencing untuk tes.

  • Jika test pack mengharuskan kamu untuk buang air kecil langsung ke stik, tempatkan sisi stik test pack dengan ujung penyerap di aliran urin dan kotak bagian hasil menghadap ke atas.

  • Jika kamu sudah mengumpulkan urine dalam cangkir, gunakan pipet yang disediakan untuk menempatkan sedikit kencing di tempat pengujian. Jika tes tidak memberikan pipet tetapi mengatakan bahwa kamu bisa menggunakan cangkir pengumpul, celupkan ujung penyerap tes kehamilan ke dalam cangkir kencing dan tahan di tempatnya selama 5 hingga 10 detik.

  • Letakkan stik tes kehamilan pada permukaan yang datar dan kering dengan "kotak hasil" menghadap ke atas. Instruksi akan memberi tahu kamu berapa menit untuk menunggu hasil muncul. Ini bisa berlangsung dari satu menit hingga sepuluh menit.

Ilustrasi cara pakai test pack. Foto: Freepik

Sebagian besar kotak hasil akan menampilkan garis atau simbol untuk menunjukkan bahwa tes tersebut valid. Jika indikator kontrol ini tidak muncul, kemungkinan besar tes tidak valid atau tidak berfungsi dengan baik.

Setelah beberapa saat, kamu bisa memeriksa hasilnya. Ingatlah bahwa alat tes yang berbeda dapat menampilkan hasil yang berbeda, jadi pastikan kamu membaca petunjuk penggunaanya dengan tepat. Misalnya:

  • Garis merah muda atau biru.

  • Tanda plus atau minus merah.

  • Perubahan warna di test pack.

  • Kata-kata "pregnant" atau "not pregnant".

Jika ada garis, simbol, atau tanda yang muncul di jendela hasil, meskipun samar-samar, kamu bisa menganggap kalau kamu positif hamil. Soalnya, garis tidak akan muncul sama sekali jika test pack tidak mendeteksi hCG.

Jika test pack menunjukkan hasil positif, segera ke dokter untuk memeriksakan diri lebih lanjut ya, Ma.

(RPR)