Konten dari Pengguna

Bayi 5 Bulan Bisa Apa? Ini Tahap Perkembangannya!

Mama Rempong

Mama Rempong

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bayi 5 bulan bisa apa (Sumber: Pexels)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bayi 5 bulan bisa apa (Sumber: Pexels)

Melihat tumbuh kembang bayi, merupakan sesuatu hal yang membahagiakan ya, Ma. Kalau bayi 5 bulan bisa apa sih, serta gimana saja perkembangannya ya?

Apakah bayimu kini sudah berusia 5 bulan atau akan memasuki usia ini? Mungkin kamu bakal melihat ada banyak perubahan serta transisi yang cepat dalam perkembangan bayi usia 5 bulan.

Belum lagi, di usia ini artinya sebentar lagi dia akan menuju fase MPASI atau mengenal makanan padat di bulan sesudahnya. Jadi tidak hanya dari aspek perkembangannya saja, fungsi pencernaan dan penambahan nutrisinya pun bakalan mulai beradaptasi.

Untuk itu, penting buat kita sebagai orang tua buat selalu mengetahui bagaimana tumbuh kembang si kecil. Termasuk saat memasuki usia 5 bulan.

Lantas, bayi 5 bulan bisa apa? Serta apa saja yang perlu Mama-mama perhatikan saat bayi memasuki usia ini? Yuk, simak penjelasannya yang telah Mama rangkum dari berbagai sumber ini!

Bayi 5 Bulan Bisa Apa Saja?

Ilustrasi bayi 5 bulan bisa apa (Sumber: Pexels)

Jika dilihat dari segi fisik, bayi usia 5 bulan berjenis laki-laki umumnya memiliki berat badan mulai dari 6 hingga 9,5kg. Sementara itu, bayi perempuan mempunyai bobot tubuh di rentang 5,5-9kg.

Dalam perkembangan fisiknya, di usia ini bayi sudah mulai bisa berguling dari posisi telentang ke tengkurap. Sebagian besar bayi juga sudah bisa duduk tegak, meski masih harus ditopang oleh Mama-Mama. Saat dia belajar duduk, kamu bisa memberikan bantal kecil untuk menyokong punggungnya.

Kemudian, bayi juga mulai bisa merangkak di usia 5 bulan. Mama-Mama jadi perlu semakin hati-hati dalam mengawasinya. Mengingat pergerakan buah hatimu sudah semakin aktif.

Sementara itu, di aspek perkembangan kognitifnya, bayi usia 5 bulan sudah lebih responsif dan ekspresif. Dia sudah bisa menatap mata lawan bicaranya lebih lama.

Ilustrasi bayi 5 bulan bisa apa (Sumber: Pexels)

Bayi juga sudah mulai mengenali orang tua atau orang-orang terdekatnya. Umumnya dia bakalan tersenyum atau tertawa jika sedang dekat dengan orang tua atau orang yang dikenalinya.

Bayi juga semakin ekspresif saat mengungkapkan apa yang dia rasakan. Kamu sudah bisa makin mengenali kapan sih saat dia marah, lapar, ingin dimanja, bahkan saat bayi sedang dalam keadaan gembira.

Biarpun kemampuan komunikasi bayi belum matang di usia ini, tapi kalau kamu perhatikan, dia sudah sedikit demi sedikit bisa berceloteh. Kamu mungkin bisa mendengar bayi menggumam "mmmm..." atau memanggil "papa" maupun "mama", biarpun masih terbatas.

Kemudian ngomongin pola tidur bayi, di usia 5 bulan, sebagian besar bayi sudah akan tidur sepanjang malam. Dia juga sudah memiliki jadwal tidur siang serta tidur malam yang teratur.

Biar bayi bisa beristirahat dengan tenang dan enggak rewel, kamu bisa menjauhkan hal-hal yang bisa mendistraksinya, seperti cahaya lampu yang terlalu terang atau suasana bising dan berisik.

Enggak ada salahnya juga buat kamu mulai membacakan dongeng menjelang bayi tidur. Hal ini sangat baik loh untuk menstimulasi kemampuan pendengaran dan bahasanya.

Itu dia penjelasan bayi 5 bulan bisa apa. Memang sangat menyenangkan ya jika ngomongin soal tumbuh kembang si kecil. Semoga buah hatimu selalu dalam keadaan sehat ya, Ma!

(AN)

Frequently Asked Question Section

Bagaimana perkembangan fisik bayi 5 bulan?

chevron-down

Bayi usia 5 bulan yang berjenis laki-laki umumnya memiliki berat badan mulai dari 6 hingga 9,5kg. Sementara itu, bayi perempuan mempunyai bobot tubuh di rentang 5,5-9kg.

Apa saja perkembangan motorik yang ditunjukkan bayi usia 5 bulan?

chevron-down

Sudah bisa belajar duduk, merangkak, dan berguling.

Bagaimana perkembangan bahasa bayi di usia 5 bulan?

chevron-down

Bayi sedikit demi sedikit bisa berceloteh. Orang tua juga bisa mendengar bayi menggumam "mmmm..." atau memanggil "papa" maupun "mama", biarpun masih terbatas.