Konten dari Pengguna

Bayi Susah Tidur Menurut Islam, Kenapa Ya?

Mama Rempong

Mama Rempong

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bayi susah tidur menurut Islam (Sumber: Pexels)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bayi susah tidur menurut Islam (Sumber: Pexels)

Salah satu tantangan yang mungkin kamu alami saat mengurus bayi adalaha saat si kecil kesulitan tidur. Beberapa alasan sering dikaitkan dengan sulit tidur ini, termasuk bayi susah tidur menurut Islam.

Bayi yang susah tidur terkadang membuat Mama-Mama menjadi khawatir, ya. Belum lagi ketika dia semakin rewel dan menangis di malam hari saat sulit tidur.

Di masyarakat kita, masih terdapat banyak mitos mengenai bayi yang susah tidur. Salah satu yang mungkin paling sering kamu dengar adalah bayi tidak bisa tidur karena adanya gangguan makhluk halus.

Hal tersebut kira-kira benar adanya enggak ya? Atau ada alasan lain mengapa bayi menjadi susah untuk tidur?

Kalau dalam ajaran Islam sendiri, orang tua dianjurkan buat tidak begitu saja mempercayai mitos yang ada. Lantas bayi susah tidur menurut Islam, kira-kira apa ya alasannya?

Apabila kamu penasaran, berikut adalah penjelasannya yang telah dirangkum dari berbagai sumber ini. Simak infonya di sini, ya!

Bayi Susah Tidur Menurut Islam

Ilustrasi bayi susah tidur menurut Islam (Sumber: Pexels)

Bayi yang susah tidur tentu saja membuat Mama-Mama menjadi cemas. Pasalnya si kecil jadi lebih rewel dan sering menangis saat malam hari. Jika dibiarkan, bayi yang susah tidur juga bisa mempengaruhi perkembangan otak serta fisiknya.

Ketika bayi kesulitan tidur, hal ini juga otomatis berpengaruh pada waktu istirahat Mama-Mama. Tubuhmu menjadi lebih lemas atau bahkan sering pusing, akibat waktu tidur yang berkurang.

Kalau dalam ajaran Islam, dijelaskan bahwa sesuatu itu pasti ada penyebabnya. Melansir NU Online, gangguan tidur sendiri dapat disebabkan oleh banyak hal, termasuk munculnya kegelisahan, kecemasan yang terus menghantui pikiran seseorang.

Lalu, ada mitos atau anggapan kalau bayi yang susah tidur di malam hari adalah bentuk gangguan dari makhlus halus atau jin. Hal tersebut benar adanya enggak ya?

Menurut ajaran Islam, sesungguhnya setiap manusia memang tidak akan lepas dari godaan jin atau setan. Tidak terlepas dari kapan waktunya, gangguan jin itu akan selalu ada. Makanya, sebagai umat muslim, kita dianjurkan untuk selalu berdoa dan berzikir biar dijauhkan dari godaan setan.

Termasuk ketika kita maupun si kecil mengalami susah tidur. Orang tua dianjurkan untuk lebih banyak berdoa dan membaca zikir.

Ilustrasi bayi susah tidur menurut Islam (Sumber: Pexels)

Masih menurut laman NU Online, Rasulullah SAW telah mencontohkan cara bagaimana mengatasi susah tidur dengan membaca doa. Seperti yang terjadi ketika seorang sahabat, yakni Zaid bin Tsabit mengadu kepada Rasulullah jika dia mengalami kesulitan tidur.

Kemudian Rasulullah menganjurkan Zaid bin Tsabit untuk membacakan doa seperti berikut:

Allâhumma ghâratin nujûm wa hada’atil ‘uyûn, wa anta hayyun qayyûmun, lâ ta’khudzuhû sinatun wa lâ naum. Yâ hayyu, ya qayyûm, ahdi’ laylî wa anim ‘aynî.

Artinya: “Tuhanku, bintang-bintang telah ‘tenggelam’, dan banyak bola mata menjadi tenang sementara Kau adalah zat maha hidup dan zat maha tegak. Kantuk dan tidur tidak mempengaruhi-Mu. Wahai Zat Maha Hidup dan Zat Maha Tegak, tenangkan malam hamba dan istirahatkan sepasang bola mata hamba.”

Selain membaca doa tersebut, Mama-Mama bisa menggendong bayi sambil membacakan ayat kursi, surat Al Fatihah, maupun surat-surat pendek. Supaya bayi senantiasa mendapatkan perlindungan Allah SWT saat dirinya terlelap.

Pastikan juga kamu meredupkan cahaya lampu dan menjauhkan berbagai stimulus yang bisa membuat bayi menjadi susah tidur. Kalau perlu, Mama-Mama pun bisa memberikannya ASI, supaya bayi merasa lebih kenyang dan menjadi gampang mengantuk.

Itulah dia penjelasan bayi susah tidur menurut Islam. Semoga informasi ini bermanfaat untukmu ya, Ma!

(AN)

Frequently Asked Question Section

Apa efek kurang tidur yang bisa dirasakan oleh ibu?

chevron-down

Tubuh menjadi mudah lemas dan pusing saat mengurus bayi.

Siapakah nama sahabat Rasulullah yang pernah memiliki gangguan tidur?

chevron-down

Zaid bin Tsabit.

Amalan apa saja yang bisa dilakukan untuk mengatasi bayi yang susah tidur?

chevron-down

Membaca ayat kursi, surat Al Fatihah, berbagai surat pendek, dan memperbanyak dzikir.