Berapa Suhu Tubuh Normal Bayi?

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mama-Mama mungkin pernah mendengar suhu tubuh normal manusia adalah 37°C. Tapi, angka ini hanya rata-rata saja. Suhu tubuh mungkin bisa sedikit lebih tinggi atau lebih rendah. Lalu, berapa suhu tubuh normal bayi?
Pembacaan suhu tubuh di atas atau di bawah rata-rata tidak secara otomatis berarti bayi sakit. Beberapa faktor dapat mempengaruhi suhu tubuh, termasuk usia, jenis kelamin, dan lain-lain.
Suhu Tubuh Normal Bayi
Mengutip laman resmi National Health Service, suhu normal pada bayi dan anak-anak adalah sekitar 36,4°C, tetapi ini dapat sedikit berbeda. Suhu tinggi atau demam biasanya adalah suhu 38°C atau lebih.
Bayi mungkin mengalami suhu tinggi jika mereka:
Tubuh terasa panas, terutama di bagian dahi, punggung, atau perut
Terlihat berkeringat dan panas
Pipinya terlihat merah merona
Jika menurutmu suhu bayi tinggi, sebaiknya periksa suhunya dengan termometer. Ini dapat membantu kamu mengetahui apakah si kecil perlu dibawa ke dokter atau tidak.
Lalu bagaimana cara mengukur suhu tubuh bayi? Idealnya, kamu memerlukan termometer digital untuk mendapatkan pembacaan yang cepat dan akurat.
Kamu bisa membelinya secara online atau dari apotek dan sebagian besar supermarket besar.
Untuk mengukur suhu anak dengan benar, berikut caranya:
Rebahkan bayi dan letakkan termometer di ketiak mereka. Selalu gunakan termometer di ketiak untuk anak di bawah 5 tahun ya, Ma.
Dengan lembut, tapi kuat, pegang lengan mereka ke tubuh mereka untuk menjaga termometer tetap di tempatnya selama kurang lebih sekitar 15 detik. Beberapa termometer digital berbunyi bip saat sudah siap.
Tampilan pada termometer kemudian akan menunjukkan suhu anak.
Saat suhu tubuh diukur, anak mungkin saja memiliki suhu yang tinggi. Suhu tinggi biasanya merupakan tanda tubuh anak sedang berusaha melawan infeksi.
Beberapa bayi dan anak kecil juga mengalami demam tinggi setelah divaksinasi. Tetapi suhunya akan normal dengan sendirinya.
Lalu, apa yang harus kita lakukan jika bayi demam tinggi? Mama-Mama biasanya bisa merawat bayi atau anak di rumah saat suhu tubuhnya tinggi.
Pastikan kamu memberi mereka banyak minum untuk menghindari dehidrasi. Jika kamu sedang menyusui, berikan bayi ASI lebih banyak.
Selalu hubungi dokter jika muncul kondisi seperti:
Anak memiliki tanda-tanda penyakit lain, seperti ruam.
Suhu bayi 38°C atau lebih tinggi jika mereka berusia di bawah 3 bulan.
Suhu bayi 39°C atau lebih tinggi jika mereka berusia 3 hingga 6 bulan
Bagaimana Cara Memastikan Pembacaan Suhunya Akurat?
Jika kamu menggunakan termometer digital di ketiak anak dan mengikuti instruksi dengan cermat, kamu akan mendapatkan pembacaan yang akurat.
Ada beberapa hal yang dapat sedikit mengubah hasil pengukuran suhu. Hal ini terjadi jika anakmu memiliki kondisi berikut:
Terbungkus erat dalam selimut
Di ruangan yang sangat hangat
Sangat aktif
Memeluk botol air panas
Memakai banyak pakaian
Baru selesai mandi
Jika anak baru selesai mandi, biarkan dulu selama beberapa menit, tetapi jangan biarkan anak sampai kedinginan atau menggigil, lalu ukur suhunya lagi untuk melihat apakah ada perubahan.
Jenis Termometer Lainnya
Mama-Mama bisa membeli termometer jenis lain, tetapi mungkin tidak seakurat termometer digital untuk mengukur suhu bayi atau anak kecil. Berikut beberapa jenis termometer lainnya.
1. Termometer telinga (timpani)
Termometer ini memungkinkanmu untuk mengukur suhu dari telinga dan cepat. Tetapi termometer ini cukup mahal, Ma.
Selain itu, termometer ini dapat memberikan pembacaan yang menyesatkan jika kamu tidak meletakkannya di telinga dengan benar, yang lebih mungkin terjadi pada bayi karena lubang telinga mereka sangat kecil
2. Termometer tipe strip
Termometer ini diletakkan di dahi dan bukan cara yang akurat untuk mengukur suhu. Mereka menunjukkan suhu kulit, bukan tubuh.
Itu dia info soal suhu tubuh normal bayi dan cara mengukurnya. Semoga bermanfaat ya, Ma!
(RPR)
