Berapa Tekanan Darah Normal Ibu Hamil? Ini Penjelasan dan Cara Menjaganya

Konten dari Pengguna
29 Desember 2022 6:18
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi tekanan darah normal ibu hamil. Foto: Pexels
ADVERTISEMENT
Saat hamil, Mama mungkin mengalami beberapa gangguan kesehatan, misalnya tekanan darah yang tinggi atau tekanan darah yang rendah. Naik turunnya tensi selama kehamilan sebenarnya merupakan fase normal.
ADVERTISEMENT
Kendati demikian, Mama juga perlu mewaspadai tekanan darah yang terlalu tinggi atau terlalu rendah. Sebab, tekanan darah tinggi dapat menyebabkan berbagai masalah untuk Mama dan calon buah hati. Mengetahui angka tekanan darah yang normal penting untuk Mama-mama ketahui.
Lantas, berapa tekanan darah normal ibu hamil? Dan bagaimana cara menjaga tekanan darah agar tetap normal? Simak penjelasannya berikut ini.

Berapa Tekanan Darah Normal Ibu Hamil

Ilustrasi tekanan darah normal ibu hamil. Foto: Pexels
Mengutip Medical News Today, menurut Asosiasi Jantung Amerika (AHA), tekanan darah normal yang dianggap ideal berada di antara 120/80 mmHg. Apabila nilai tekanan darah di bawah angka 90/60 mmHg saat hamil, ini menandakan tekanan darah rendah pada ibu hamil.
Jika Mama mengecek tensi dan menunjukkan hasil yang tinggi, bumil mungkin mengalami tekanan darah tinggi. Saat tekanan darah tinggi terjadi selama kehamilan, dapat membuat Mama dan si kecil berisiko mengalami masalah selama kehamilan. Tekanan darah tinggi juga dapat menyebabkan masalah selama dan setelah persalinan.
ADVERTISEMENT
Komplikasi dari tekanan darah tinggi untuk ibu dan bayi dapat meliputi hal-hal seperti Mama yang mengalami preeklampsia, stroke, dan solusio plasenta. Sementara, untuk bayi untuk mengalami kelahiran prematur dan berat badan yang rendah.
Menurut hasil penelitian American Journal of Hypertension, selama hamil 10-15% ibu hamil menunjukkan satu atau lebih angka tekanan darah yang tinggi. Selama kehamilan, tekanan darah tinggi dikenal sebagai hipertensi gestasional.
Hipertensi gestasional terjadi jika tekanan darah bumil berada dalam kisaran normal selama 20 minggu pertama kehamilan. Kemudian, meningkat menjadi 140/90 mmHg atau lebih tinggi selama paruh kedua kehamilan.
Para ahli tidak mengetahui penyebab pasti dari hipertensi gestasional. Dalam kebanyakan kasus, hipertensi hilang setelah melahirkan. Namun, mengutip Cedars-Sinar, faktor potensial dari hipertensi gestasional, meliputi:
ADVERTISEMENT

Cara Menjaga Tekanan Darah Normal pada Ibu Hamil

Ilustrasi tekanan darah normal ibu hamil. Foto: Pexels
Dihimpun dari Mayo Clinic, agar tekanan darah tetap normal dan kehamilan berjalan dengan lancar, bumil dapat melakukan beberapa cara berikut ini.

1. Olahraga Secara Teratur

Aktivitas fisik secara teratur dapat menurunkan tekanan darah tinggi sekitar 5-8 mmHg. Penting untuk Mama berolahraga secara teratur agar tekanan darah tinggi tidak naik lagi.
Olahraga juga dapat membantu menjaga tekanan darah tinggi agar tidak berubah menjadi tekanan darah tinggi (hipertensi). Bagi penderita hipertensi, aktivitas fisik secara teratur dapat menurunkan tekanan darah ke tingkat yang lebih aman.
Namun, Mama perlu memastikan ke dokter terlebih dahulu untuk saran olahraga terbaik yang aman dilakukan bagi Mama dan calon buah hati.
ADVERTISEMENT

2. Konsumsi Makanan Sehat dan Bergizi Seimbang

Mengonsumsi makanan yang kaya biji-bijian, buah-buahan, sayuran, dan produk susu rendah lemak serta rendah lemak jenuh dan kolesterol penting untuk menjaga tekanan darah normal saat hamil.
Kamu juga perlu menghindari makanan yang mengandung lemak jenuh dan tinggi garam serta MSG. Ini karena makanan tersebut dapat meningkatkan tekanan darah pada Mama.

3. Kurangi Stress

Stres emosional jangka panjang (kronis) dapat menyebabkan tekanan darah tinggi. Meski, penyebab dari stress bisa dari berbagai hal, kamu bisa melakukan beberapa cara berikut ini untuk mengurangi stress selama kehamilan, antara lain:
ADVERTISEMENT
(ANS)