Berapakah Porsi Makan Bayi 7 Bulan yang Ideal?

Konten dari Pengguna
29 November 2022 13:14
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi porsi makan bayi 7 bulan yang ideal (Sumber: Pexels)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi porsi makan bayi 7 bulan yang ideal (Sumber: Pexels)
ADVERTISEMENT
Ngomongin soal MPASI bayi, tentu banyak banget yang bisa dibahas. Salah satunya adalah berapakah porsi makan bayi 7 bulan yang ideal?
ADVERTISEMENT
Seperti yang kita ketahui, seiring dengan bertambahnya usia si kecil, ASI sudah enggak bisa lagi memenuhi seluruh kebutuhan nutrisinya.
Makanya, bayi memerlukan makanan padat atau makanan pengganti ASI yang kaya akan nutrisi buat menunjang tumbuh kembangnya.
Hal ini juga sesuai dengan rekomendasi dari Kementerian Kesehatan yang menyebutkan bahwa pemberian ASI eksklusif, wajib diberikan pada bayi hingga usianya 6 bulan.
Setelah usia bayi mencapai 6 bulan, bisa jadi si kecil telah menunjukkan tanda-tanda siap mengonsumsi makanan padat. Artinya Mama-mama sudah bisa memberikan bayi MPASI.
Pemberian MPASI atau makanan padat bayi ini pun bakalan disesuaikan dengan pertambahan usianya. Apabila di MPASI perdana bayi usia 6 bulan, dia lebih banyak mengonsumsi makanan dengan tekstur yang lebih cair dan halus. Ketika memasuki umur 7 bulan, akan ada beberapa penyesuaian dalam pemberian makanan padat bayi.
ADVERTISEMENT
Lantas, berapakah porsi makan bayi 7 bulan yang ideal? Jika kamu penasaran, yuk simak penjelasan lebih lengkapnya di sini!

Porsi Makan Bayi 7 Bulan yang Ideal

Ilustrasi porsi makan bayi 7 bulan yang ideal (Sumber: Pexels)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi porsi makan bayi 7 bulan yang ideal (Sumber: Pexels)
Sebenarnya enggak jauh berbeda dengan MPASI di usia 6 bulan, porsi makan bayi 7 bulan menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) adalah sebanyak 3 sendok makan atau setengah mangkuk berukuran 250ml untuk 2-3 kali dalam sehari.
Masih berdasarkan keterangan dari laman resmi IDAI, bayi usia 7 bulan telah bisa makan makanan yang teksturnya bubur kental atau puree. Bisa juga disajikan makanan yang dilumatkan sampai halus atau mashed.
Adanya peningkatan tekstur ini dapat membantu bayi belajar mengunyah yang akan membantu melatih kekuatan otot mulut serta rahangnya.
ADVERTISEMENT
Selain itu, adanya perubahan tekstur makanan juga bisa membantu bayi buat semakin mengenali berbagai makanan, ketika dia tumbuh besar nanti.
Biar enggak bingung bagaimana membuat jadwal makan bayi usia 7 bulan. Nih, akan Mama contohkan sebagai berikut:
Ilustrasi porsi makan bayi 7 bulan yang ideal (Sumber: Pexels)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi porsi makan bayi 7 bulan yang ideal (Sumber: Pexels)
  1. Pagi usai bangun tidur, kamu bisa memberikannya ASI atau susu formula sebanyak 150 mililiter.
  2. Pagi hari setelah si kecil mandi, Mama-mama dapat memberikannya MPASI dengan tekstur yang kental atau dihaluskan, dengan takaran 3-4 sendok makan.
  3. Di siang hari, kamu bisa kembali memberikan makanan dengan porsi yang serupa ketika makan di pagi hari.
  4. Memasuki sore hari, si kecil bisa kembali diberikan ASI atau susu formula sebanyak 180 mililiter. Atau pada saat sore hari, kamu juga bisa memberikan camilan sehat, misalnya berupa buah-buahan segar.
  5. Memasuki malam hari, berikan lagi makanan dalam bentuk lumat.
  6. Sebelum tidur di malam hari, Mama-mama bisa memberikan ASI lagi hingga si kecil terlelap.
ADVERTISEMENT
Itulah dia penjelasan porsi makan bayi 7 bulan yang ideal beserta dengan jadwal makannya. Semoga kamu dan si kecil bisa melewati fase MPASI ini dengan lancar ya, Ma!
(AN)
Apakah kepanjangan MPASI?
chevron-down
Berapakah porsi MPASI untuk bayi 7 bulan menurut IDAI?
chevron-down
Mengapa tekstur makanan bayi perlu ditingkatkan?
chevron-down
editor-avatar-0
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020