Konten dari Pengguna

Berapakah Usia Minimal Masuk SD pada Anak?

Mama Rempong

Mama Rempong

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi usia minimal masuk SD (Sumber: Pexels)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi usia minimal masuk SD (Sumber: Pexels)

Daftar isi

Mama baru-baru ini membahas mengenai usia minimal masuk SD dengan seorang tetangga Mama. Soalnya tetangga Mama tahun depan anaknya sudah akan memasuki SD.

Memang ya, kadang waktu enggak berasa begitu saja berlalu. Rasanya baru kemarin buah hatimu masih balita, eh sekarang ternyata dia sudah mau memasuki SD.

Buat orang tua, memilih sekolah terbaik untuk anak-anak merupakan sebuah hal yang sangat penting ya. Akan ada berbagai pertimbangan yang nantinya Mama-mama dan Papa-papa butuh diskusikan bersama.

Ada orang tua yang menginginkan anak masuk ke sekolah yang tidak terlalu jauh dari rumah. Alasannya, agar waktunya tidak banyak terbuang di jalan dan anak masih memiliki waktu untuk bermain.

Namun, ada juga orang tua yang ingin memasukkan anak ke full day school, yang memiliki pola pembelajaran yang lebih padat serta fasilitas yang lebih lengkap. Balik lagi, semua ini tergantung juga pada kesepakatan orang tua dan kebutuhan si kecil.

Selain itu, Mama-mama juga perlu mengetahui berapa usia minimal anak masuk SD serta berbagai syarat yang harus dipenuhi buat masuk SD. Apa sajakah?

Simak penjelasannya yang telah Mama rangkum dari berbagai sumber ini ya!

Usia Minimal Masuk SD

Ilustrasi usia minimal masuk SD (Sumber: Pexels)

Ada banyak hal yang perlu Mama-mama dan Papa-papa persiapkan sebelum anak masuk SD. Salah satunya mengetahui usia anak yang siap masuk ke jenjang pendidikan ini.

Menurut keterangan resmi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengenai syarat masuk SD Negeri tahun 2022, diprioritaskan usia anak telah mencapai usia 7 tahun.

Meski begitu, sekolah masih bisa menerima calon peserta didik paling rendah 6 tahun per tanggal 1 Juli pada tahun yang sama. Lalu, bagaimana apabila usia anak di bawah 6 tahun? Apakah sudah bisa mendaftar ke SD?

Masih menurut laman resmi Kemendikbudristek, usia terendah dalam persyaratan peserta didik baru adalah usia 5 tahun 6 bulan per 1 Juli pada tahun yang sama.

Dengan catatan, aturan ini berlaku dengan persyaratan khusus. Di mana calon siswa telah mempunyai kecerdasan maupun bakat istimewa serta kesiapan fisik dan psikis untuk masuk sekolah.

Ditambah lagi, perlu juga dibuktikan dengan rekomendasi profesional, seperti dokter, psikolog anak, maupun dewan guru atau sekolah yang bersangkutan.

Jadi, kalau si kecil masih di bawah usia tersebut dan dirasa belum siap baik secara fisik maupun psikis untuk masuk SD, jangan dulu dipaksakan ya, Ma! Sebaiknya fokus dulu pada pendidikan saat ini guna semakin mempersiapkan anak memasuki jenjang pendidikan yang berikutnya.

Persiapan Anak Masuk SD

Ilustrasi usia minimal masuk SD (Sumber: Pexels)

Sebelum ada masuk SD, anak perlu benar-benar dipersiapkan secara mental, Ma. Soalnya, cara belajar di TK tentu bakalan berbeda dengan di SD yang lebih formal. Belum lagi, anak mulai menghadapi banyak tugas dan perlu bersosialisasi dengan teman-teman, guru, serta lingkungan yang ada di sekolahnya.

Maka dari itu, ada beberapa persiapan anak masuk SD yang bisa Mama-mama dan Papa-papa lakukan, antara lain:

1. Ajak Anak Mengetahui Lingkungan Sekolahnya

Apabila kamu sudah memilih tempat sekolah yang dirasa paling cocok buat anak. Sebaiknya Mama-mama coba ajak dulu si kecil melihat lingkungan sekolahnya sebelum dia benar-benar bersekolah di sana.

Tujuannya agar si kecil lebih memiliki gambaran mengenai lingkungan sekolahnya kelak. Dia pun nantinya akan terbiasa dengan lingkungan sekolahnya, di mana si kecil bakalan lebih banyak menghabiskan waktunya di sana.

2. Latih Kemampuan Anak

Ilustrasi usia minimal masuk SD (Sumber: Pexels)

Pola pembelajaran di SD tentunya akan berbeda dengan di TK yang masih lebih banyak waktu bermainnya. Agar si kecil semakin siap belajar di SD, enggak ada salahnya untukmu melatih kemampuan anak. Mulai dari kemampuan motorik, kognitif, serta bahasanya.

Caranya tetap bisa dilakukan sambil bermain kok Ma, yakni dengan memilih permainan edukatif. Seperti menyusun puzzle, bermain angka dan hitungan, serta membuat prakarya.

3. Mulai Terapkan Disiplin

Akan ada beberapa kebiasaan yang perlu dibangun ketika anak masuk SD. Sehingga sebagai orang tua kita sudah perlu menerapkan disiplin.

Di mana anak sudah perlu mengetahui kapan waktunya dia belajar, bermain, kapan dia tidur, dan saatnya bangun pagi. Mulailah kebiasaan ini sedini mungkin ya, biar nantinya dia enggak kaget dengan rutinitas yang bakalan si kecil hadapi nantinya.

4. Tetap Support Anak

Dukungan dan support dari kedua orang tua tentunya sangat berpengaruh bagi kesuksesan anak saat belajar di SD. Jadi, tetaplah dampingi si kecil saat dia ada tugas maupun pekerjaan rumah.

Jangan sungkan juga buat Mama-mama dan Papa-papa memberikan bantuan ketika anak kelihatan kesulitan memahami materi pembelajarannya.

Itulah dia penjelasan mengenai usia minimal masuk SD serta persiapan lainnya yang perlu orang tua ketahui sebelum anak duduk di bangku SD. Semoga informasi ini bisa bermanfaat bagimu ya, Ma!

(AN)

Frequently Asked Question Section

Apa saja persyaratan anak usia 5 tahun 6 bulan bisa masuk SD?
chevron-down

Calon siswa telah mempunyai kecerdasan maupun bakat istimewa serta kesiapan fisik dan psikis untuk masuk sekolah. Ditambah lagi, perlu juga dibuktikan dengan rekomendasi profesional, seperti dokter, psikolog anak, maupun dewan guru atau sekolah yang bersangkutan.

Apa manfaat mengajak anak mengetahui lingkungan sekolahnya?
chevron-down

Anak bisa lebih memiliki gambaran mengenai lingkungan sekolahnya kelak.

Apa permainan yang bisa dilakukan orang tua anak untuk persiapan masuk SD?
chevron-down

Menyusun puzzle, bermain angka dan hitungan, serta membuat prakarya.