Konten dari Pengguna

Berat Badan Turun saat Hamil 8 Bulan, Apa Sebabnya?

Mama Rempong

Mama Rempong

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Mama Rempong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi berat badan turun saat hamil 8 bulan. Foto: Freepik
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi berat badan turun saat hamil 8 bulan. Foto: Freepik

Teman Mama baru saja cerita saat ini dia sedang khawatir karena berat badan turun saat hamil 8 bulan. Dia takut kalau hal tersebut disebabkan oleh berat badan bayi yang ikut berkurang. Tetapi, apa ya penyebab yang sebenarnya?

Dari apa yang Mama baca di What to Expect, pada trimester ketiga ibu hamil memang kemungkinan akan mengalami penurunan berat badan. Hal ini normal ya, Ma, dan kamu enggak perlu khawatir.

Penurunan beat badan saat hamil besar mungkin sedikit mengejutkan, dan mungkin sedikit meresahkan. Tetapi tenang saja ya, Ma, soalnya ini enggak ada kaitannya dengan penurunan berat badan bayi seperti yang dipikirkan teman Mama tadi. Yuk, kita cari tahu apa penyebabnya!

Penyebab Berat Badan Turun saat Hamil 8 Bulan

Ilustrasi berat badan turun saat hamil 8 bulan. Foto: Shutterstock

Jika kamu sekarang sedang hamil di trimester ketiga, kamu mungkin sudah tidak akan lagi mengalami kenaikan berat badan. Alih-alih naik seperti biasa, berat badan dalam beberapa minggu terakhir kehamilan mungkin tetap, atau bahkan turun, Ma.

Pengurangan atau penghentian berat badan yang normal ini sebenarnya adalah salah satu cara tubuh kamu bersiap-siap untuk persalinan. Selain itu, bayi justru cenderung menambah berat badannya, Ma.

Supaya lebih jelas, berikut beberapa penyebab penurunan berat badan di trimester ketiga kehamilan yang mungkin kamu alami.

  • Menjelang akhir kehamilan, tingkat cairan ketuban mulai berkurang – bahkan sebelum ketuban benar-benar pecah. Lebih sedikit cairan ketuban berarti lebih sedikit berat air.

  • Meningkatnya dorongan untuk buang air kecil sekarang karena kepala bayi menekan kandung kemih. Dengan begitu, kamu mengeluarkan cairan lebih cepat daripada sebelumnya. Lebih sedikit air dalam tubuh berarti lebih sedikit berat dalam tubuhmu.

  • Saat mendekati persalinan, usus akan mengendur. Kondisi ini membuatmu lebih sering buang air besar dan itu bisa mengurangi berat badanmu.

  • Menjelang persalinan, ibu hamil juga mungkin lebih banyak berkeringat. Hal ini disebabkan tubuh sedang sibuk membersihkan dirinya sendiri dari cairan yang tidak akan dibutuhkan setelah bayi lahir. Semakin banyak kamu berkeringat, semakin banyak berat badan yang kamu turunkan.

  • Kamu mungkin kehilangan nafsu makan dan kesulitan untuk makan makanan dalam jumlah besar.

Ilustrasi berat badan turun saat hamil 8 bulan. Foto: Shutterstock

Meskipun penurunan berat badan ini hal yang normal, kamu mungkin khawatir kalau penurunan berat badan yang kamu alami terlihat cukup drastis. Terus apa yang harus dilakukan kalau terjadi hal seperti ini?

Untuk itu, coba kamu perhatikan bagaimana nafsu makanmu akhir-akhir ini. Kalau kamu jadi malas makan, kamu harus berusaha sebaik mungkin untuk tetap makan makanan yang bernutrisi.

Kamu harus ingat, kalau makanan yang dikonsumsi ibu adalah satu-satunya sumber nutrisi bagi bayi. Jadi, kalau kamu kehilangan berat badan karena kamu enggak nafsu makan, perbaiki pola makanmu ya, Ma. Terlebih konsumsi makanan yang mengandung DHA yang penting untuk perkembangan otak bayi.

Kalau kamu sudah kembali makan dengan baik, lalu berat badan enggak naik lagi, itu bukan berarti usahamu enggak berhasil ya, Ma. Di trimester tiga kehamilan, banyak ibu hamil yang memang enggak mengalami lagi kenaikan berat badan. Tetapi tenang saja, soalnya bayi tetap menyerap nutrisi yang kamu makan, dan berat badannya juga bisa bertambah.

Itu dia beberapa penyebab turunnya berat badan saat hamil usia 8 bulan yang bisa kamu pahami. Kalau kamu merasa ada hal yang lebih serius, segera konsultasikan dengan doktermu agar mendapat solusi yang lebih akurat ya, Ma.

(RPR)